Saya tidak habis pikir kenapa kita harus membahas "Benarkah Neil Armstrong 
menjejakkan kaki di Bulan" dengan mengajukan berbagai kecurigaan.
Sama halnya dengan pembahasan teori konspirasi (?) benarkah Jutaan orang Jahudi 
tewas dalam holocaust?
Nanti akan kah kita akan membahas benarkah Musa membelah laut merah?
dan teori bahwa "Bush bekerja sama dengan .... dalam peristiwa 9/11 WTC" ?
Tidak cukupkah kita membahas dan perduli kepada masyarakat Indonesia saja?



      

----- Original Message ----- 

  From: Manneke Budiman 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, March 16, 2007 12:36 PM
  Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Tentang Holocaust


  Begitulah menurut setumpuk data dari akhir perang dunia, jumlah orang Yahudi 
dalam tiap keluarga yahudi se-Eropa yang hilang setelah dikirim ke kamp 
konsentrasi, jumlah mayat yang dan survivors yang ditemukan di kamp-kamp itu, 
data yang terungkap dari pengadilan atas penjahat perang di Nuremberg, jumlah 
kamp konsentrasi, daya tampungnya, dll. Kalo setiap orang yang kehilangan 
anggota keluarganya akibat dibawa ke kamp,lalu setelah perang mereka melapor, 
maka angka itu kurang lebih bisa diperoleh. Dengan catatam, tentu saja, bahwa 
yang dibawa ke kamp itu juga terdapat kaum gypsi dan homoseksual.

  Kalo Anda bilang jumlahnya tak sampai jutaan? Lalu berapa? Siapa yang 
melakukan penghitungan? Mana dokumennya? Kalo cuma berdasar teori konspirasi 
saja, yang dilandasi kebencian terhadap Yahudi, sama aja bo'ong.

  Kalo mau menyangkali holocaust, atau mau mengatakan bahwa jumlahnya tak 
sampai jutaan, seharusnya punya dasar kuat, bukan pakai teori konspirasi. Kita 
sudah kenyang dengan terlalu banyaknya teori konspirasi. Nggak mendidik, cuma 
membangun kecurigaan terhadap orang lain, tanpa bisa membuktikan sumber atau 
dasar kecurigaan itu.

  manneke

  

Kirim email ke