Saya juga termasuk yang setuju bahwa sebagian anggota DPR perlu diberi Laptop, tapi mungkin tidak semuanya, ya siapa saja yang membutuhkan lah. Jangan digebyah uyah bahwa semua anggota DPR perlu laptop. Mungkin bagi anggota DPR yang memerlukan, diwajibkan mengisi dan menandatangi form request laptop, dengan specifikasi tertentu sesuai dengan kebutuhanya. Dengan demikian, tentunya nanti beliau harus bertanggung jawab sesuai dengan requestnya. Ini tentu lebih ribet, dibanding dengan model gebyah uyah semua dikasih laptop.
Permasalahan utama dalam hal ini adalah penyusunan anggaran Laptop ini berdasar asumsi bahwa semua anggota DPR memerlukan Laptop dengan spesifikasi yang tercanggih, padahal faktanya tidak demikian. Faktanya adalah sebagian anggota DPR memerlukan laptop dengan specifikasi tertentu (pastinya bukan yang high end technology) untuk mendukung kinerja beliau. Kalau caranya digebyah uyah bahwa semua anggota DPR diberi laptop yang harganya Rp 21 juta, ya pasti rakyat ngamuk, kita semua tahu, laptop seharga Rp 10 juta saja, sudah sangat baik saat ini. Untuk merespon rakyat ngamuk, beberapa partai lantas secara emosional menolak laptop, ini juga jawaban yang emosional, untuk merespon tuntutan yang emosional. Jadi ada tiga point yang perlu saya sampaikan : 1. Beberapa anggota DPR memerlukan laptop dengan spesifikasi cukup untuk mendukung kinerja mereka. Siapa yang membutuhkan, ya tolong suruh mengisi dan menandatangani formulir untuk keperluan laptop ini. 2. Panitia pengadaan laptop, telah menempuh cara mudah saja yakni dengan menganggap bahwa semua anggota DPR perlu laptop yang paling canggih. Ini adalah bentuk rasa malas untuk kerja keras, maunya yang gampang saja. 3. Beberapa golongan telah menyikapi hal ini dengan begitu emosional sehingga menyebabkan masalah menjadi tambah ruwet. Semoga senantiasa diberikan kejernihan pikiran dan hati kepada kita semua. Amin Salam ----- Original Message ----- From: Deny Sidharta To: [email protected] Sent: Tuesday, March 27, 2007 2:08 AM Subject: [TAG] Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Anggota DPR RI yang juga anggota Milis FPK (Utk Agus H) Tadi pagi saya melihat tanyangan televisi, yang memuat berita tentang Ibu Angelina Sondakh .... salah satunya memuat tentang laptop ... Menurut berita itu, beliau termasuk anggota DPR yang menyatakan bahwa Laptop itu perlu untuk meningkatkan kinerja DPR .... CMIIW .. sayang saya lupa di acara apa ... Mungkin itulah jawaban beliau atas lalu lintas pertanyaan kita kepada YANG TERHORMAT ANGGOTA DPR yang MENJADI ANGGOTA MILIS FPK mengenai Laptop .... Mudah-mudahan ini tidak mewakili semua anggota DPR yang jadi anggota milis FPK .... atau mungkin diam-diam sudah unsubscribe dari milist .... risi dengan komentar kita-kita .
