Salam, Inilah akibat karena uang Repubik Indonesia MEROSOT terus nilainya sampai tidak berharga sehingga mencapai angka2 ASTRONOMIS. Apakah sudah tiba SAATNYA untuk REEVALUASI dengan menghilangkan tiga NOL dibelakangya?. Jadi Rp.1000,- menjadi Rp 1,- seperti yang pernah dilakukan?. Namun harus dibungkus sedemikan rupa sehingga tidak berbentuk SANERING atau pengguntingan uang.Kalau dibiarkan terus akan semakin gila.Untung sekarang uang giral sudah populer,kalau tidak sejarah berulang lagi dan orang harus membawa KARUNG untuk menempatkan uang(sebenarnya sudah terjadi). Wasalam, Wal Suparmo
[email protected], "EKO KERTAJAYA" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salam > > Sekedar info saja. > > Memang sekarang untuk stok uang logam pecahan 50 atau 100 sulit > sekali di dapat, sekalipun oleh kalangan perbankan. Pihak BI pun > kayaknya juga berpikir ulang untuk pengadaanya, soalnya sekarang > nilai intrinsik pecahan tersebut lebih tinggi daripada nilai nominalnya. > Bahkan di masyarakat sudah bukan rahasia lagi banyak pengumpul > uang logam tersebut dan menjualnya dalam bentuk logam leburan. > Biaya pengumumpulan +/- 10 jt bisa laku +/- 12 jt an. > Tekanan hidup memang bisa menghasilkan ide yang cerdas. :-) > >>
