Bu Mariana,

Seingat saya yang nonton Titanic di bioskop itu kebanyakan ya cewek-
cewek, Bu. Film romantis begitu; mana Leonardo de Caprionya mati 
dengan gagah perkasa menyelamatkan pacarnya. 

Kalau saya sih lebih suka yang dar-der-dor macam Die Hard, Bu. Bruce 
Willisnya juga jadi hero karena terpaksa, pakai nangis dan ngomel-
ngomel. Mungkin karena saya merasa lebih mirip Bruce Willis yang 
nangis dan ngomel menghadapi masalah, ketimbang Leonardo De Caprio 
yang heroik itu. 

Cuma tidak tahu juga, kenapa mantan pacar saya dulu ngajaknya nonton 
Titanic dan bukan Die Hard. Mungkin saya salah role model...

Andi

PS: Saya sih jarang nonton sinetron. Sudah ceritanya jelek, iklannya 
juga produk-produk buat wanita semua. Apa yang punya tivi tidak 
mikir, ya? Mana ada perempuan yang mau menonton film yang selalu 
menggambarkan kaumnya sebagai makhluk tak berdaya? 


--- In [email protected], Mariana Amiruddin 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Wah pengalaman Mas Andi dan Mas Eko ini luar biasa ya.
> Lagian nontonnya Titanic sih... coba nonton film lain
> dong kayak saya nih sukanya film Jean de Arc, Xena the
> Warrior Princes, Iron Jawed Angel, dll.
> 
> Satu lagi, jangan kebanyakan nonton sinetron yang peran
> ceweknya kayak gituan: nggak berdaya dan bergantung
> sama laki-laki. Ya jelas laki-laki bisa dimanfaatkan
> juga. Nanti alasannya kalau nggak gitu nggak Macho
> lagi.. Nggak seperti lelaki gitu loh.
> 
> Kenapa ya kalian ini tidak bisa menangkap inti dari
> aktivitas membela hak-hak perempuan? Padahal tujuannya
> juga untuk laki-laki. Pasti capek juga jadi laki-laki
> nggak boleh nangis, nggak boleh pasif, kalau tidak
> jantan dibilang banci-lah, apalah, serba nggak boleh.
> 
> Maknailah, laki-laki itu juga partner kami dalam memperjuangkan
> umat manusia.
> 
> Ntar saya ngomong gini dibilang marah-marah deh. Hehehe.
> 
> Mariana
> 
> Tuesday, April 24, 2007, 8:54:45 AM, you wrote:
> 
> > Wah, ide bagus itu Mas Eko.
> 
> > Nanti Koalisi Laki-laki ini bisa bikin class action menuntut 
James 
> > Cameron yang bikin film Titanic itu. Kalau susah, bisa juga 
class 
> > action melawan Bioskop 21 yang muter filmnya.
> 
> > Masih ingat adegan terakhir Titanic? Semua PEREMPUAN dan anak-
anak 
> > diselamatkan naik sekoci, sementara yang laki-laki dibiarkan 
> > tenggelam bersama. Kenapa perempuan? Mengapa bukan LAKI-LAKI dan 
> > anak-anak coba? Budaya macam apa yang mengorbankan satu jender 
atas 
> > keselamatan jender lainnya? Kita mesti berjuang melawan pola 
pikir 
> > yang menempatkan laki-laki dalam posisi marjinal ini, Mas Eko.
> 
> > Pantas mantan pacar saya dulu selalu merengek minta ditemani 
nonton 
> > Titanic. Rupanya, sebagai bagian dari KONSPIRASI PARA WANITA 
seluruh 
> > dunia, dia ingin menanamkan ke dalam kepala saya bahwa kalau 
nanti 
> > kami naik angsa-angsaan di Ancol dan angsanya terbalik, jangan 
> > sampai salah siapa yang dapt privilege duduk atas (yaitu pacar 
saya)
> > dan siapa yang kebagian berbasah-basah di dalam air (yaitu saya).
> 
> > :-)
> 
> > Andi
> 
> 
> 
> > --- In [email protected], "EKO KERTAJAYA" 
> > <id050_alt@> wrote:
> >>
> >> Salam
> >> 
> >> Usulan aja, untuk pak Iwan, bikin LSM saja pak, kasih nama 
Koalisi 
> > Laki-laki Indonesia.
> >> Bikin program pemberdayaan laki2 atau apa saja ide dari pak 
Iwan. 
> > Dan yang penting
> >> diusahakan bisa masuk menjadi sub di Komnas HAM. Trus, bikin 
juga 
> > web bernama
> >> Jurnal Laki-laki, bikin milis, blog dsb. Itung2 khan bisa jadi 
> > kekuatan penyeimbang,
> >> Moga2 banyak yang mendukung :-)
> >> Maaf usulanya jadi usilan.
> >> 
> >> Wasallam
> >> 
> >> 
> >> -------Original Message-------
> >> 
> >> From: fauziah swasono
> >> Date: 04/23/2007 02:44:13 PM
> >> To: [email protected]
> >> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: 2009, Gaji PNS Terkecil Rp 
2 
> > Juta
> >> 
> >> --- In [email protected], Iwan Wibawa
> >> <iwanw1963@> wrote:
> >> >
> >> > ha..ha...ha hus nanti ada yang marah lho.......katanya istri
> >> sekarang gak suka menuntut, pada sabar semua, calon surga ...ha 
ha 
> > ha
> >> >
> >> 
> >> hehehe.. Pak Iwan ini lucu juga..
> >> 
> >> Just because you've met bad women, are all women bad?
> >> 
> >> Kalau melihat berbagai posting Pak Iwan mengenai wanita, 
tampaknya
> >> pengalaman buruk anda dg mahluk ini cukup traumatis. Sekedar
> >> mengingatkan, banyak pula wanita mendapatkan laki-laki jahat.
> >> Intinya setiap individu bisa baik, bisa jahat, regardless 
gender.
> >> 
> >> Kata orang biasanya aura itu akan memancar dan menimbulkan 
reaksi
> >> balik yang setara. Kalau bawaannya selalu curiga dan sinis sama
> >> perempuan, tidak heran selalu bertemu perempuan yang memang 
tipe 
> > yang
> >> dicurigai tsb.
> >> 
> >> Maaf. Cuma memberi masukan. Kebaikan akan dibalas kebaikan oleh 
> > Tuhan,
> >> keburukan akan dibalas keburukan. Ada kalanya nasib 
kita "sial". 
> > Tapi
> >> jika kita berpikir positif maka akan selalu ada hikmahnya, kalau
> >> berpikir negatif maka akan berlipat ganda muramnya :)
> >> 
> >> Semoga berbahagia.
> >> 
> >> salam,
> >> 
> >> fau
> >>
> 
> 
> 
> 
> 
> -- 
> Best regards,
>  Mariana                            mailto:[EMAIL PROTECTED]
>


Kirim email ke