Satu lagi bukti bahwa institusi negara berseragam dan bersenjata memang punya
kecenderungan menjadikan perempuan sebagai targetnya. Namun, kata Si Andi, tak
ada tuh kejadian kaya gini di negeri ini. Ini cuma imajinasi aja...
manneke
lanogan ginting <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pertanyaannya adalah mengapa polisi tersebut berani melakukan hal
tersebut di lingkungan kantor polisi ?
Jawabannya mungkin hal tersebut sudah tidak aneh atau sudah biasa terjadi
dilakukan oleh polisi-polisi lain, dan mereka saling melindungi. Kecuali kalau
si korban berani buka mulut dan sudah jadi berita maka demi nama baik polisi,
maka komandan akan mencari palaku dan meghukumnya ( dengan catatan tidak ada
lagi jalan untuk menyelamatkan si pelaku ).
Saya yakin salah satu masalah republik ini adalah karena di atur oleh
orang-orang yang isi kepalanya sejengkal di bawah puser!!
Apa sih yg bisa kita harapkan dari orang yg isi kepalanya sejengkal di bawah
puser!!!!!????
Percuma memberi saran! Percuma mengeritik! Percuma ngedumel!
Kalau boleh meramal, kasus ini akan diam dan dilupakan seiring dengan
perjalanan waktu, dan si pelaku akan hahahehe tersenyum.
Tapi mudah-mudahan ramalan saya salah 1100%!!!
Semoga......
tabik
nogan
Reporter Jalanan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ada yang tahu siapa MH ini? Maria Hasugian tidak mungkin. Dilihat dari
usianya sptnya MH anak jurnalis baru di Tempo. Rekan-rekan dari Tempo mau
menjelaskan inisial MH...
Reporter Jalanan
---------------------------------
All new Yahoo! Mail -
---------------------------------
Get a sneak peak at messages with a handy reading pane.
[Non-text portions of this message have been removed]