[Bu Nana] ………… Sebagai seorang feminis, aku hanya ingin memandangnya dari
kacamata perempuan yang bisa jadi adalah sang korban ………


[Jhoni]
Dear Bu Nana,


Saya juga melihat seperti itu.

Ketika kita sedang memperjuangkan sesuatu, kita bisa sedemikian terserap dengan 
sesuatu itu, sehingga bisa melupakan suatu sudut pandang lain yang menurut saya 
juga *sangat penting* untuk diperhatikan. Menurut saya, tulisan legalisasi 
aborsi dari artikel yang Bu Nana kirim adalah sebuah artikel yang seperti itu, 
sedemikian terserapnya dengan suatu pemikiran untuk suatu yang dianggap baik 
sampai melupakan bahwa:

1. bayi memiliki hak hidup yang merupakan *hak asasi* dia.
2. aborsi adalah *pembunuhan bayi* yang dilakukan oleh ibunya sendiri.

Untuk paham feminisme yang mendorong munculnya aborsi, berarti perlu muncul 
gerakan lain lagi yang memperjuangkan hak hidup bayi. Feminisme seperti itu 
kembali lagi menjadi seperti paham-paham lain yang egois yang hanya memikirkan 
dirinya / kelompoknya sendiri.
Seperti patriarkhal yang egois untuk pria, feminisme menjadi egois untuk 
wanita, dan karenanya perlu muncul kelompok yang membela bayi, dan seterusnya.

Hal lebih mendasar yang diperlukan manusia sebenarnya perjuangan membentuk 
kelompok-kelompok yang memiliki hati seperti Bunda Theresa, bagaimana membuka 
hati dan pikiran manusia sehingga kita hidup penuh kebaikan. Di artikel 
tersebut, menurut saya, alasan-alasan (advantage) aborsi yang diajukan terlalu 
practical dan bersifat egois, untuk keenakan dan kenyamanan kita.

Dan untuk ini, Bunda Theresa menjawab dengan: "jangan bunuh anak itu, saya 
menginginkan anak itu, biar saya yang urus kalau kamu merasa dia menimbulkan 
kesulitan dalam hidupmu". Dan di Kalkuta sendiri, beliau dan rekan2nya sudah 
menyelamatkan 3000 bayi dari aborsi.

Are we going to let people doing abortion? Or even influence them?
Atau membuat mereka merasa nyaman melakukan hal itu, dengan melegalkannya 
sehingga aborsi seolah-olah menjadi hal biasa dan wajar2 saja?

Or are we going to give ourselves to save those going-to-be aborted baby? 
That's a better, loving way to solve abortion problem.
Saya tidak akan tahan melihat bayi-bayi yang diaborsi itu. Too cruel for me. 
Saya sendiri hanya setuju aborsi kalau itu menyangkut keselamatan nyawa sang 
ibu, dan masih pikir-pikir kalau akibat perkosaan (sepertinya ada cara lain 
untuk menyelesaikan masalahnya dibandingkan aborsi, yang menurut saya, 
merupakan penyelesaian yang kejam untuk sebuah masalah).

My opinion.
Bagaimana pendapat Bu Nana?



 ------------------------------

*From:* Nana P [mailto:[EMAIL PROTECTED]
*Sent:* Friday, May 18, 2007 7:06 PM
*To:* Tuerah, Jhoni; FPK Kompas; Mediacare; Rumahkitabersama; Perempuan
*Subject:* Re: Abortion



Pak Jhoni,

Terima kasih atas kiriman quote dari Mother Teresa tentang abortion.
Apparently, Mother Teresa memandang masalah ini dari kacamata si calon bayi, 
sedangkan aku lebih memandangnya dari kacamata sang calon ibu. Kita semua 
memiliki alasan kuat untuk segala hal yang kita lakukan di dunia ini. 

Sebagai seorang feminis, aku hanya ingin memandangnya dari kacamata perempuan 
yang bisa jadi adalah sang korban, mungkin korban ketidaktahuannya sehingga dia 
hamil, korban perkosaan, korban masyarakat patriarki yang menganggapnya sebagai 
mesin mengembangbiakan anak, korban yang mungkin akan dikucilkan oleh 
masyarakat tatkala dia hamil karena belum menikah, korban yang mungkin 
membuatnya tidak akan mendapatkan pekerjaan karena dia memiliki anak, dan 
korban-korban lain. 

Anyway, thanks a million for your attention to my post.

Salam,
Nana


=====================================================
Pojok Milis Komunitas FPK:

1.Milis komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM)
3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota
4.Kontak moderator E-mail: [EMAIL PROTECTED]
5.Untuk bergabung: [EMAIL PROTECTED]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke