Peraturan lalu lintasnya kan memang begitu, bila mau belok/berputar kanan
maka harus berada di jalur kanan bukan dari jalur kiri.
Bila banyak pengendara lain melakukan hal yang sama bukan berarti benar,
kan ?

Saya ada pengalaman melanggar marka jalan, saya diberhentikan polisi lalu
lintas dan saya mengakuinya serta bersedia ditilang.
Tanggapannya ternyata mengejutkan, bukan mencari-cari kesalahan lain untuk
denda damai tetapi beliau malah menyilahkan saya jalan kembali karena sudah
mengerti pelanggarannya dan meminta untuk tidak mengulanginya lagi. Mungkin
saya bertemu polisi lalu lintas yang memang berdedikasi terhadap
pekerjaannya.

Tentunya yang paling aman adalah dengan tidak melanggar peraturan lalu
lintas, tidak akan ada Polisi Lalu Lintas yang menangkap, jadi tidak ada
cerita "denda damai", mencari-cari kesalahan dll. Dari semua cerita tilang
dalam topik ini semuanya kan diawali dengan pelanggaran peraturan lalu
lintas.
Memang ada oknum polisi yang mencari kesalahan untuk kepentingan pribadi
tetapi bila kita tidak melanggar juga tetap tidak bisa ditangkap.





                                                                           
             kiki sulistiyani                                              
             <kikigeulistiyani                                             
             @yahoo.com>                                                

                                                                               
                                                                                
                                                                                
                                                                             
                                                                                
    
 Oh ya ya? bisa ya begitu? aduh kalo tiga hari yang lalu aku baca artikel ini 
pasti 
 udah aku coba...                                                               
    
                                                                                
    
 Hmm tapi kalo polisinya ga mau ngasih slip biru gimana? Dari cerita di kisah 
ini,  
 polisi ga mau ngasih slip biru karena lebih baik dapat 20 ribu daripada ga 
sama    
 sekali. Betul begitu? Tapi kalo ternyata polisi itu memang ngasih slip biru, 
trus  
 selanjutnya bagaimana dan apa benar kejadiannya nanti bakal semudah yang 
tertulis  
 di kisah ini?                                                                  
    
                                                                                
    
 Oh ya sekedar sharing...tiga hari yang lalu, saya dan suami naik motor dan     
    
 ditilang polisi dengan alasan "kalau mau belok ke kanan, ambil jalur kanan 
jangan  
 jalur kiri" Awalnya kami memang mau lurus, tapi karena berubah pikiran, (dan   
    
 melihat banyak juga yang seperti kami, belok ke kanan tapi tetap di jalur 
kiri)    
 maka kami tetap di jalur kiri...dan walhasil priiiiiit..polisi itu dengan 
tidak    
 takut mati (ga takut ketabrak) memberhentikan kami yang sedang dalam laju yang 
    
 cukup lumayan kencang....                                                      
    
                                                                                
    
 Awalnya suami mencoba nego dengan memberi uang sepuluh ribu (kami ga mau 
langsung  
 ngasih harga tinggi)...tau ga jawaban polisi itu???                            
    
 "Wah, mendingan uangnya buat mas beli es aja deh....!" Sakit ati ga sih....    
    
 Trus berdatanganlah dua orang polisi lagi..sehingga lengkap 3 orang...(Iya sih 
    
 kalo 10 ribu dibagi tiga berarti masing2 cuma dpt 3 ribu...)                   
    
                                                                                
    
 Akhirnya kami mengalah dengan memberikan 20 ribu...(setelah nego agak          
    
 mengesalkan...)                                                                
    
                                                                                
    
 Sori ya kalo jadi curhat...tapi makasih info slip birunya....                  
    
                                                                                
    
                                                                                
    

Kirim email ke