Setuju pak Andi,

Aku juga ikutan bingung, habis dikit-dikit alasannya
HAM. Kenapa waktu Tibo Cs, nggak ada tuch anggota DPR
apalagi si tua MPR yang selalu protes HAM,  membela
Tibo Cs. malah berkata Hukum harus ditegakkan..
walah-walah . Lagi pula sekarang proses hukum Amrozi,
dkk juga nggak jelas.. malah mereka bisa
menikmatifasilitas internet dan HP di Prodeo hotel he
he he hehe

Saya ucapkan terima kasih dan salut pada kinerja
polisi.... biar nggak timbul asalan dari A-Z, kenapa
nggak ditembak azah kepalanya???, kan udah jelas dia
mengakui merencanakan pengeboman diberbagai tempat di
Indonesia.



Salam,

Sari


--- si_andi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Mas Totot, Mas Martin
> 
> Numpang nanya (nanya beneran, karena saya tidak
> nonton televisi):
> 
> Jadi orang yang tertangkap ini sudah mengaku di SCTV
> kalau dia benar-
> benar Abu Dujana yang sedang "berjuang" lewat jalan
> kekerasan? Dan 
> dari wawancaranya orang ini ternyata memang sealiran
> dengan yang 
> membom Marriott, Bali, dan Kedubes Australia itu?
> Jadi dengan 
> demikian orang ini sudah jelas berpaham terorisme,
> terlepas dari 
> prosedur hukum yang dilaluinya?
> 
> Lantas keuntungan politik apa yang didapat anggota
> DPR dengan 
> berbaik-baik kepada isteri Abu Dujana yang
> semestinya dijadikan 
> tersangka juga karena menyembunyikan buronan polisi,
> atau dengan TPM 
> yang kerjanya ngebelain teroris itu?
> 
> Soal tembak di kaki itu kan soal teknis hukum. Soal
> apakah dia 
> terbukti membom atau membantu ngebom itu juga soal
> teknis. Tapi apa 
> isi kepalanya kan sudah jelas: terorisme.  Kok ya
> bisa dapat 
> perhatian sebegitu besar dari anggota DPR? Apa
> mereka gak mikir 
> kalau tahu-tahu ada bom meledak di Plaza Senayan,
> anak-isteri-
> suaminya juga bisa jadi korban?
> 
> Salam bingung.
> 
> Andi

Kirim email ke