Saya mau jadi Sekjennya Pak...ngelamarnya dimana? Kalau partai ini terealisir langkah pertama yang saya lakukan adalah mencekal Pak Sohib Machmud untuk naik Busway dikemudian hari.
ANTON Pengen Jadi Sekjen Partai Busway --- In [email protected], sohibmachmud <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > untuk menangkal reaksi akibat macet yg ditimbulkan jalur busway yg > baru maka dibentuklah partai busway (pb). > partai busway dibentuk utk menggalang dukungan proyek busway yg > menimbulkan kerugian trilyunan rupiah. > pengurus busway ini adalah orang2 yg berkepentingan thd busway spt > pejabat terkait busway, pengusaha busway dan orang2 yg mengaku > pengguna busway. > seperti layaknya partai maka tema yg diusung pb adalah kemikisnan, > wong cilik yg memerlukan busway. > karen isu2 tsb paling menarik banyak simpati. > di samping isu angin surga bahwa busway mengatasi kemacetan. > jurkam pb juga mengeluarkan jargon seperti : busway membawa > perubahan yg lebih baik. > yg mengeluh macet busway adalah orang yg tidak siap terhadap > perubahan, keras kepala, wong sugih, egois, generasi tahun 70 yg > mapan. > sebaliknya yg mendukung busway adalah peduli wong cilik, generasi > muda anti kemapanan, peduli akan transportasi massal, peduli akan > kemacetan dll. > penggalangan dukungan ini sangat diperlukan. > karena awal lahirnya busway di zaman megawati ini dipenuhi ketidak > transparan, kolusif dan korupsi. > dari awal saja sudah ada terpidana dalam kasus mark up pengadaan > bus. > publik hanya tahu ketika peresmian busway sutiyoso ditemani > pengusaha taufik kiemas. > tidak pernah diumumkan di media bagaimana skema kerja sama pemda > dki dan pengusaha, siapa saja konsorsium trasnjakarta, tender > pelaksanaan busway. > transjakarta juga diduga melakukan monopoli , tidak tahu apakah kppu > sudah memeriksa kasus transjakarta ini. > pb ini juga nampaknya akan mendukung bapak busway sutiyoso sebagai > calon presiden pada pemilu yad. > kampanye dilakukan di milis2 juga spanduk2 di pinggir jalan. > seperti ada spanduk di jalan Hang Lekir yg berbunyi : "Jangan > memaksakan kehendak, kami membutuhkan busway". > > kurang jelas siapa yg memaksakan kehendak ? siapa yg membutuhkan > busway ? > > hidup partai busway. > > sohib >
