Yang selalu saya inget tentang Hakim Bismar Siregar adalah ketika dia memutuskan tentang perkara anak kecil yang didakwa memperkosa gadis dibawah umur, Bismar Siregar membebaskan karena menurut hati nuraninya dan moralitasnya anak kecil tersebut merupakan korban dari sistem masyarakat dan lingkungan yang tidak benar. Kebijakan Pak Bismar mirip kebijakan Nabi Sulaiman saat sang Nabi menjadi hakimÂ….
ANTON --- In [email protected], "anton_djakarta" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Masih inget tulisan Emha Ainun Nadjib..tentang slilit sang kyai? > > Di satu waktu ada seorang kyai wafat, tapi kemudian arwah sang kyai > menghantui murid-muridnya. Kyai itu tidak dapat masuk surga, karena > sesaat sebelum meninggal dia mengambil sesuatu yang bukan haknya. > Apakah itu? Sewaktu dia pulang dari memimpin kenduri, dia baru > terasa ada slilit di giginya. Kemudian dia mengambil secuil kayu > dari pagar tetangganya untuk mencungkil slilit tersebut. Namun > sampai dia meninggal dia lupa untuk meminta ijin kepada si empunya > tersebut. Dia telah mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya. > > Gimana ya kalo Adeline Lis, meninggal nanti kalau seruas bambu aja > gitu balasannya, gimana kalau jutaan kubik kayu? > Kalo pake logika spiritualnya Emha Ainun Nadjib kan ngeri > banget...hiiiiiyyyy > > ANTON > > -kalo slilitan buangnya pake jongkotan -
