Bung Agus,
 
Dipanggil Polda tentu karena milis FPK sudah menjadi penting. Tidak semua milis 
'ditandai' polisi. Jadi, kalau ditandai berarti dinilai 
sudah berpotensi menimbulkan opini. Namun demikian, sepanjang yang saya amati 
FPK cukup berhati-hati.
 
Oleh sebab itu, berita tahu bapak-bapak di Polda bahwa:
 
- Milis FPK adalah berdasarkan Pancasila, sebagaimana diyakini oleh para 
penggunanya.
- Kendati ada huruf F di depannya, tidak ada kesamaannya dengan FKKP,FPI, dan 
murni
  pertemuan antar sobat di dunia  maya saja.
 
- Jika ada inisiatif untuk kop-dar, itu hanya semacam kerinduan untuk 
interaktif saja, dan
  kebetulan ada yang mau nyediain makanan, dan ruangan. Dipastikan bahwa 
sponsor 
  tidak menyimpan niat menentang hukum. 
 
- Janji bahwa jika akan berubah menjadi partai politik, maka akan melaporkan 
niat
  tersebut kepada polisi, dan tentu kepada 38 pengurus partai yang lain.
  Para pengurus itu sebagian besar tahu apa ini fpk.
 
- fpk tidak menyediakan kartu keanggotaan, tidak memungut uang, tidak menentukan
  kewajiban apapun kepada peserta, tidak melakukan demonstrasi, dan semua 
peserta
  bisa keluar dengan mengklik hapus seketika  kapan dia mau;
 
- menjadi ;peserta tidak  dibaiat;
 
- jika ada fpi maka fpk bukan macam yang sama, sebab fpk hanyalah komunitas
  dunia maya;
 
- tegaskan bahwa Agus tidak akan berkampanye berpihak kepada salah satupun 
Partai
  Politik yang tengah berjuang mencari suara untuk tahun 2009.
 
- tanyakan nasehat mereka, hal-hal apa yang  berpotensi mengganggu keamanan;
 
- kalau masih berlanjut, saya ingin ikut diundang menyertai bung  Agus. 
Kebetulan saya  
  sedang cari bahan untuk sebuah tulisan mengenai  gelombang baru yang  disebut 
e
  democracy.
 
Semua kerumunan ditanyai polisi untuk mengetahui tujuannya apa. Waktu masih 
remaja, kalau lagi ngrumpi larut malam, polisi suka menyambangi dan biasanya 
diucapkan  selamat-selamat saja. Tetapi itu lho, mata petugas polisi selalu 
curiga, sesuai tuntutan tugas mereka, karena siapapun di mata mereka berpotensi 
membuat gaduh.(Ada lagi yang lebih dahsyat. Di Ostrali sekarang ini semua 
pemandu muda dalam kegiatan keagamaan wajib memperoleh pengecekan/skrening dari 
polisi. Bah! untuk memandu orang ke surga perlu surat polisi?, sergah ibu-ibu 
tua kepada saya sambil geleng-geleng. Tetapi rupa-rupanya sudah ada catatan 
polisi bahwa pelaku kriminal ikutan memandu pengajian Kristen...)   
 
Saya pikir ada baiknya anda punya hubungan baik dengan petugas-petugas yang 
menjalankan tugasnya di sana. Sebagai warga biasa, pelu kiranya kita tahu
hal-hal apa dari fenomena permilisan yang berpotensi mengganggu keamanan.
 
 
 
cheers,
 
 
Lisman Manurung
 
 

--- On Mon, 9/1/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Moderator Milis FPK dipanggil pihakPolda 
Metro Jaya
To: [email protected]
Date: Monday, September 1, 2008, 2:33 PM






Agus yg baik,

Sy ikut prihatin dgn pemanggilan Anda ke ktr polisi, smg semua persoalan 
terselesaikan dgn baik.

Wass,
Budiarto Shambazy

Sent from my BlackBerry� wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network

Kirim email ke