Lho Mas dan Mbak, � HP JADUL kan TIDAK mempunyai FITUR-FITUR yang canggih, seperti GSM, dll,�bukan? Dengan begitu si pemakai HP JADUL, tidak akan bisa DILACAK KEBERADAAN-NYA dimana dan tidak bisa DISADAP SETIAP PEMBICARAAN-NYA. Nomer yang ditilpun TIDAK BISA diketahui juga. � Nah dengan begitu.....maka masih bisa main KORUPSI. KETEMUAN dengan CUKONG dimana, ya tidak bisa deketahui, dong? Apa yang dibicarakan TIDAK AKAN BISA DIKUMANDANGKAN DI KEJAKSAAN SAAT PEMERIKSAAN. Itu kan juga permainan para pejabat dan para polisi dan juga para jaksa, bukan? Sudah saya katakan sebelumnya, bahwa hal-hal yang benar di Indonesia ini akan DIHANCURKAN, sedangkan orang-orang yang menyengsarakan masyarakat luas akan MUJUR! Lha wong selalu dibantu�oleh APARAT�dan pemegang HUKUM, kok? � Gitu loch kira-kira mengapa HP JADUL jadi AFDOL lagi. Kasihan deh Pak Antasari, kerja keras sebayak apapun, masih banyak GARONG yang harus DIPERANGI. � Salam, Yuli
--- On Wed, 10/15/08, rima salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: rima salim <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] pejabat cari hp jadul To: [email protected] Date: Wednesday, October 15, 2008, 1:05 AM Gitu yaaa... Tapi bagaimana dengan pejabat yang serius gak punya banyak uang dan hanya punya hp jadul? Kan kasihan juga mereka. Ada lho...pejabat daerah yang memang cuma mampu beli hp jadul. � Huahaha Pak Manneke nge-fans ama aku, jadi malu... Aku tidak begitu cerdas (enggak bodoh juga sih, hehehe), jadi ngomong itu gak bisa belok sana sini dulu. Apa yang ada di otak, ya langsung dituangkan. Kata temen-temen, gak ada saringannya, hehehe. Yaa...memang tipe-tipe dr. Evi siiih (gue bawa-bawa deh loe Vi...), makanya bisa nyambung ngomong sama dokter satu itu. Sama gilanya soalnya. � Btw, kembali ke pejabat negara. Aku cukup salut ama Antasari, yang sebenarnya pernah diragukan saat diangkat jadi Ketua KPK, dia cukup berani. Mungkin cuci dosa, mungkin entah apa lagi. Tapi lumayan lah... Melihat aksi KPK, serasa masih ada harapan hukum di bumi kita ini. � Rima
