Wah wah wah... kategori jadul itu HP model apa ya?

Setahu saya seh komunikasi antar HP operator mempunyai catatan nomor
yang dipanggil dan pemanggil, juga nomor IMEI masing-2 HP tercatat
saat panggilan berlangsung. HP jadul sekalipun pasti mempunyai IMEI.

HP jadul tidak bisa dilacak kayaknya pernyataan yang menyesatkan.

Para pejabat memburu HP jadul mungkin saja untuk menyamar agar
kelihatan miskin, karena fungsi HP bagi sebagian pejabat adalah untuk
pamer kedudukan dan kekayaan, menunjukkan status sosial tinggi jika
HP-nya canggih, bukannya menghindari pelacakan. Saat ini masih banyak
kok pejabat yang pake HP canggih, macam Nokia Communicator meskipun
fungsi-2 didalamnya belum tentu bisa menggunakan.



salam
nano biak papua


--- In [email protected], Yuliati Soebeno
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Lho Mas dan Mbak,
> �
> HP JADUL kan TIDAK mempunyai FITUR-FITUR yang canggih, seperti GSM,
dll,�bukan? Dengan begitu si pemakai HP JADUL, tidak akan bisa
DILACAK KEBERADAAN-NYA dimana dan tidak bisa DISADAP SETIAP
PEMBICARAAN-NYA. Nomer yang ditilpun TIDAK BISA diketahui juga.
> �
> Nah dengan begitu.....maka masih bisa main KORUPSI. KETEMUAN dengan
CUKONG dimana, ya tidak bisa deketahui, dong? Apa yang dibicarakan
TIDAK AKAN BISA DIKUMANDANGKAN DI KEJAKSAAN SAAT PEMERIKSAAN.
> Itu kan juga permainan para pejabat dan para polisi dan juga para
jaksa, bukan?
> Sudah saya katakan sebelumnya, bahwa hal-hal yang benar di Indonesia
ini akan DIHANCURKAN, sedangkan orang-orang yang menyengsarakan
masyarakat luas akan MUJUR! Lha wong selalu dibantu�oleh
APARAT�dan pemegang HUKUM, kok?
> �
> Gitu loch kira-kira mengapa HP JADUL jadi AFDOL lagi. Kasihan deh
Pak Antasari, kerja keras sebayak apapun, masih banyak GARONG yang
harus DIPERANGI.
> �
> Salam,
> Yuli
> 


Kirim email ke