Wah, Pak Reinhart ini mantan guruku di SMAN 1 Jakarta di pertengahan 80an dulu, 
sekaligus kerabat ibuku!  

Selamat jalan, Tulang Reinhardt.  Bapa di surga telah meminta tulang kembali.  
Dari debu kembali ke debu.... 

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kelak dipertemukan 
dalam surga yang baka.  


Evi Douren


Sent from my BlackBerry� wireless device from XL GPRS network

-----Original Message-----
From: "Agus Hamonangan" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Wed, 22 Oct 2008 00:41:59 
To: <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Reinhart Simandjuntak Telah Tiada


Jakarta, Kompas - Wartawan harian Kompas (1973- 2005), Reinhart
Simandjuntak (70), Selasa (21/10) pukul 20.09, meninggal dunia di
Rumah Sakit Mitra Internasional, Jatinegara, Jakarta Timur. Almarhum
meninggal setelah dirawat sejak Rabu pekan lalu akibat penyakit jantung.

Menurut cerita putranya, Johson Simandjuntak, almarhum dioperasi pada
Jumat tengah malam, tetapi kondisi kesehatan almarhum terus merosot.

Menurut Johnson, jenazah almarhum akan disemayamkan di Rumah Duka
Rumah Sakit TNI AD Gatot Subroto sebelum dimakamkan Kamis besok di
Tempat Pemakaman Umum Kali Mulia, Depok, Jawa Barat.

Reinhart dilahirkan di Jawa Tonga, Pematang Siantar, Sumatera Utara,
16 Februari 1938. Ia menjadi wartawan Kompas sejak tahun 1973. Mantan
guru sebuah SMA di Jakarta ini banyak berkecimpung dalam peliputan
kegiatan-kegiatan di Departemen Penerangan dan Angkatan Bersenjata
Republik Indonesia pada masa Orde baru.

Johnson, putra sulungnya yang juga menjadi wartawan, melihat ayahnya
sebagai sosok yang keras. Namun, Reinhart juga ayah yang lembut.

Reinhart meninggalkan istri, Oktorida Selly Diana Hutabarat, tiga anak
yang semuanya sudah bekerja serta empat cucu. (OSD/HAR)

 
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/10/22/00144714/reinhart.simandjuntak.telah.tiada




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke