Ha ha ha.  PLN sejak jaman saya kecil sudah 'membuat saya terkagum2'.  Para 
petugas yang datang memeriksa meteran dan petugas di loket pembayaran yang 
membuat hati miris berbanding terbalik dengan kawan main saya yang ortunya 
petinggi disana!

Setelah dewasa mengertilah saya apa pangkal kesemrawutan tsb!  Maka semua 
pengalaman masa kecil dan bertumbuh saya muncul seperti pengulangan rekaman 
film....


ED


Sent from my BlackBerry� wireless device from XL GPRS network

-----Original Message-----
From: "abdul_firman" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Fri, 24 Oct 2008 18:46:11
To: <[email protected]>
Subject: Re: Balasan: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kronologis Pemeriksaan Petugas PLN 
yang cenderung memeras


hahaha.....memang betul bung!! dinegara ini, apapun itu sudah
menjadi kebiasaan ( red: bukan budaya yang saya maksud namun hampir
mendekati) yang semuanya masih bersumber bagaimana meraup uang
negara ??!kalau KKN yang terjadi di instansi pemerintah dari
presidan/gubernur hingga pak lurah baik itu tidak transparansinya
berbagai macam kepengurusan izin, saya sudah mahfum karena semua
masyarakatpun tahu kalau ia dibodohi namun apa daya kitapun tak
mampu untuk menahan ketidakbenaran ini ??

nah....sekarang mari kita lihat bahwa PLN yang menjual energi
listriknya kepada masyarakat, kondisinya makin tidak transparan dan
dibuat secara transparanpun sebagian masyarakatpun tidak akan
mengerti !?apalagi tidak transparan !! hehe....emang edan moral
oknum jamaah pengurus masyarakat ini !! kalau bisa dibilang bahwa
salah satu penyebab terjadinya revolusi bangsa, maka Indonesiapun
sudah memenuhi syarat !! namun insya Allah semoga itu tak terjadi !!

kalau kita cermati bahwa, penjualan energi listrik kepada masyarakat
berdasarkan sistem Kwh per sekian rupiah, namun kenyataan dilapangan
bahwa sistem Kwh yang diterima masyarakatpun tidak seimbang yang
diterima masyarakat dari apa yang mereka bayar !! misalnya pasok
listrik yang masuk dirumah kita sebesar 1300 watt, namun kenyataan
yang ada masyarakat hanya menerima 900 watt saja !! lebih dari itu ,
pyarrrr listrik padam !! kenapa ini terjadi ? PLN dalam memasang
perangkat listrik ke rumah masyarakat kebanyakan menggunakan
kontraktorX2 perorangan diluar struktur petugas PLN sendiri dan
kebayakan mereka mencari objek diluar dgn kerjasama pihak dalam (
coba anda kekantor PLN disana penuh dengan kontraktorX2 amatiran
yang siap melayani anda), selain itu alat pembatas energi (NCB)
banyak yang sudah tidak layak pakai namun masih tetap saya lihat
masih digunakan!!( saya hampir 3 X komplain ke PLN karena NCB di
rumah saya sering jatuh padahal pasokan listrik saya cukup tinggi
sebesar 4400 watt, dan peralatan listrik yg saya gunakan tidak lebih
hanya 2000 watt saja ( saya ukur melalui alat tang amper), akhirnya
petugas/kontraktor PLN datang dan mengganti NCB saya, namun baru
seminggu kemudian hal ini terjadi lagi !! petugas datang lagi dan
hanya mengutak atik NCB saya! dan seminggu kemudian terjadi lagi ??
akhirnya saya kehilangan kesabaran dan NCB itu saya ganti
dengan "merlin gerin" yang asli dan terdaftar daftar tera PLN di NCB
itu !! syukur alhamdulillah rumah saya tidak putus-putus
lagi ??........( apa konsekwensi yang terjadi bila kasus ini terjadi
sehingga terpaksa harus memutuskan kabel kawat yang ujungnya dapat
membahayakan rumah kami, sedangkan profesionalisme dari PLN sangat
diragukan termasuk moralitasnya)ini baru contoh yang paling kecil
dari segudang pelayanan PLN yang sarat kebobrokan?

selain itu, pernahkan anda perhatikan bahwa pembayaran listrik
perbulan yg kita lakukan selalu naik turun !! apakah itu berdasarkan
pemakaian Kwh yang dipakai atau apa !! sedangkan pemakain listrik
jalanpun dibebankan kepada masyarakat!!indikasi dari kwitansinya
nampak sangat tidak jelas ukuran perhitungannya ? ( coba anda telaah
saja )

ditambah, petugas pencatan PLN yang sering datang kerumah anda !!
coba anda tanyakan apakah beliau memang org PLN? sudah sering saya
menanyakan itu dan jawabannya adalah beliau sub kontraktor yang
dipercayakan oleh PLN !!

sekali waktu, teman saya melaporkan bahwa beliau harus membayar
denda karena pencurian listrik yang menggunakan relay NCB yang
memang beliau tidak tahu sama sekali karena rumah itupun baru 2
bulan beliau beli !!akhirnya sebagai warga yang baik beliau datang
ke PLN dan didenda hampir 30 jt dengan perincian yang tidak masuk
akal sama sekali, banyak sekali tanda kalinya sehingga nilainya
melambung tinggi !!akhirnya melalui kerendahan dan ketidakmampuan
kawan kami kita bernegoisasi dgn petugas yang ujungnya uang damai !!
hehehe........

waduh....mas dan rekan semuanya kalau saya bicarakan ini bakalan
penuh nich milis untuk mengupas kebobrokan PLN !! sebenarnya
Pasokkan listrik kita sangat cukup dan memadai, namun pengelolaan
yang tidak profesional dan sarat KKN-lah maka kita kekurangan energi
yang menjadi sumber penghidupan masyarakat!!

Kirim email ke