harian bisnis indonesia sering ada iklan anti merokok.
iklan anti merokok dng mengklik www.stopmerokok.com
sayang oplahnya jauh dari kompas.

----- Original Message ----- 
From: "Fuad Baradja" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; "tobacco control" 
<[EMAIL PROTECTED]>; "anti tembakau" <[EMAIL PROTECTED]>; 
"aliansi totalban" <[EMAIL PROTECTED]>; "Komnas Pengendalian 
tembakau" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, December 05, 2008 7:55 AM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re : Masalah Rokok


Dear milissers ,

Umumnya media massa memang tidak pro penanggulangan masalah rokok.
Ditengah masifnya iklan rokok di media elektronik yang menggerojok mereka 
dengan trilyunan rupiah , adakah mereka sediakan sedikit slot untuk 
memberitahu pemirsanya tentang bahaya merokok ? Nyaris tidak ada .
Kalaupun ada , itu hanya pada kesempatan kesempatan khusus , seperti pada 
Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap tgl 31 Mei .
Kenapa ?
Karena memang belum ada aturan yang melarang iklan rokok.
Bila nanti sudah ada aturan pelarangan iklan rokok di media massa seperti di 
hampir seluruh negara beradab , baru media akan banyak menulis tentang 
bahaya merokok.
(kalau di Indonesia mungkin baru di abad yang akan datang.)

Ada pepatah bahasa tegal : Don't bite the hand that feeds you .
Umumnya media mendapat jatah kue yang sangat besar dari iklan rokok.
thats why mereka rata rata ambigu dalam menyikapi ini.
Namun sudah banyak kok media cetak yang "mengharamkan" iklan rokok 
samasekali .
Republika , Media Indonesia , Koran Tempo , Suara Pembaruan dll adalah 
beberapa yang telah melakukan "pengharaman" itu.
Mengapa ? Karena mereka tidak ingin menyajikan racun kepada para pembacanya 
.
Jadi sesungguhnya tinggal cara memandang pepatah : Don't bite the hand that 
feeds you tadi , yaitu siapa memberi makan siapa .
Media yang tidak mau menggigit tangan industri rokok , atau media tidak mau 
menggigit tangan pembaca/pemirsanya , karena keduanya memang memberi mereka 
makan...

Fuad Baradja
Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM-3)
Jakarta.

Kirim email ke