Yth Bung Ruslan,
Sebagai suatu saran untuk calon DPR/DPD dan calon Pemimpin ada situs yang baik untuk belajar secara gratis, tak perlu biaya studi banding miliaran rupiah. Mohon klik www.innovation.harvard.edu dari Harvard Kennedy School,ASH Insitute fo Democratic Governance and Innovation.Ada juga situs Inggeris,www.cabinetoffice.gov.uk. Asalkan mau IQRA' di banyak situs maka banyak yang dapat dipelajari untuk diterapkan sesuai kondisi Indonesia. Apalagi orang sedang terpesona dengan Obama.Ternyata beliau jebolan Harvard dan aktif di LSM tentang pemberdayaan masyarakat miskin sebelum jadi Senator. Salam Hormat, Bakri Arbie. --- On Thu, 12/4/08, Ruslan Chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Ruslan Chandra <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] DPR Seperti Anak SMA Tawuran To: [email protected] Date: Thursday, December 4, 2008, 9:19 AM Sejujurnya saya lebih respeks kepada lembaga Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI). Idealisme para Anggota DPD RI untuk kepentingan daerahnya maupun nasional sudah teruji. Jika saja masyarakat Indonesia medukung lembaga DPD RI sepenuh hati, maka check and ballace untuk kekuasaan legislatif dan eksekutif akan lebih baik lagi. Di negara-negara maju sistem penguatan "DPD" (Senator) oleh masyarakat luas sangat fantastis. Sehingga yang diuntungkan kembali adalah masyarakatnya sendiri. Kalau ada yang masih "tawuran ala SMA" karena ingin tampak ototnya kuat maka tentunya kita lebih respek pada yang pasca "Gita Cinta dari SMA." Berfikirnya secara dewasa dan lebih berani walaupun mereka perorangan. Salam, Ruslan Andy Chandra
