Seandainya jalan isu rokok tsb seindah yg kamu paparkan maka tidak akan pernah 
timbul masalah, Jenny.  Industri akan tetap mengupayakan pertumbuhan, pun dlm 
rokok.  U/itu mereka membuat strategi pemasaran yg makin lama makin adi luhung. 
 Pesan komunikasi yg ujung2nya yaitu u/meningkatkan penjualan hasil industri 
mereka makin lama makin halus sehingga tak terasa lagi bahwa akhirnya kita 
sudah 'sleeping with the enemy'!

Kala industri rokok diganggu gugat karena memang dampak buruknya sudah jelas, 
berdasarkan beragam penelitian, maka dia akan menyorongkan isu perburuhan.  Ada 
sebuah pabrik rokok yg membuat pesan komunikasi yg menggunakan kendaraan CSR 
'begitu menyentuh' shg beberapa kolega saya dengan dungunya (krn memang dia 
dungu sih) menyatakan dia menangis melihat betapa menyentuhnya gambaran 
'kemalaikatan' industri rokok tsb dlm 'memperhatikan kesejahteraan para 
buruhnya sehingga anak2 buruh tsb diberikan beasiswa dan ada yg sukses menjadi 
sarjana'.  

Pesan komunikasi bisa dibentuk semampu uang industri tsb membayar jasa agen 
PR/Komunikasi sehingga kita bisa dibutakan akan kenyataan jahatnya pembiaran 
dampak buruk merokok.  Lihatlah kenyataan yg ada saat ini, betapa makin mudanya 
usia perokok.  Upaya yg sedang dilakukan u/hal ini akan tetap menghormati hak 
para perokok namun bermaksud u/mencegah sebaran jumlah calon perokok baru atau 
manusia yg terpapar dampak buruk merokok.  Studi yg ada membuktikan bahwa 
industtri rokok tidak akan mati ketika dilakukan pengatruarn spt ini.  Para 
buruh mereka akan tetap hidup namun sang industriawan, yg selama ini hidup dari 
derita panjang dampak merokok, akan berkurang jumlah keuntungan yg masuk ke 
pundi2 uangnya!


ED
Sent from my BlackBerry� wireless device from XL GPRS network

-----Original Message-----
From: jenny tampi <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Sat, 6 Dec 2008 19:55:43 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re : Masalah Rokok


sebenarnya perokok dan larangan merokok sama-sama punya kepentingan..
yang satu diliat dari segi kesehatan
yang lain diliat dari segi ekonomi dan lapangan kerja..
dua-duanya sama-sama ngotot..gak ada jalan tengahnya....
saya sih anti rokok dan gak mau terkena dampak asap perokok...
perokok pasif itu lebih parah lho..
cuman gini aja...
kita gak bisa melarang orang untuk tidak merokok...
yah, anggaplah membantu orang mendapat pekerjaan..
jadi marilah kita saling menghargai....
seperti negara2 lain, hormati juga yang tidak merokok...
asap rokok itu membahayakan kesehatan...
pemilik industri rokok juga tau..
kalo gak, gak mungkin dong dia ikut mengingatkan kalo merokok itu berbahaya...
biar lebih afdol...telan aja asapnya sendiri..jangan dihembuskan ke orang lain 
yang tidak merokok..
ikuti aturan pemerintah dan hati nurani....jangan mencelakai orang lain gara2 
diri sendiri...
merokoklah di tempat2 yang telah ditentukan....titik...
kalo udah ada sanksi yang berat karena peraturan sudah diberlakukan, 
terima..jangan ngotot...
orang Indonesia emang cenderung melanggar koq..
bukan cuman rokok....udah tau jam segini jalur 3 in 1 hanya untuk minimal 3 
orang dalam 1 mobil...masih ada aja yg melanggar...
kenapa sih harus cari masalah? apa masalah sendiri kurang banyak?
jadi.....
taati peraturan dan jauhi masalah demi orang banyak..
mau jadi orang baik kan? mulailah dari hal2 yang kecil, dari diri sendiri dan 
sekaranglah saatnya..



------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas FPK [Forum Pembaca KOMPAS] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ dan 
http://kompas.com/
3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota
4.Moderator E-mail: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED]
5.Untuk bergabung: [EMAIL PROTECTED]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke