persoalan utamanya dan prinsipipnya memang bukan soal daging Brazil

tapi soal aturan yg menyebabkan kita hanya bisa beli dr Australia 
dan  New Zealand

Peraturan itu yg harius diubah , krn tidak sesuai dgn peraturan yg 
diakui dunia.  (  OIE)

saat ini yg penting adalah adanya analsis aresiko yg benar yg 
menentukan apakah daging itu aman dan halal titik ..

soal harga ,  saya  punya data bhw Brazil dalah importir terbesar 
didunia dalam hal Volume.. Sedang Australia terbesar dalam hal 
nilai  . kesimpulan ya harga Brazil lebih murah. ( rata rata kita 
kira 30 persen)


Kalau memang ada  daging lebih murah dr negara lain, tapi memang bisa 
diimpor sesuai aturan yg ada.., ya impor aja .


Siapa yg larang.  ??


( ada yg bilang begini : "kan masih banyak negara lain.., yg  negara 
nya bebas PMK.., kenapa gak impor dr sana ?"  lha siapa yg larang 
..impor aja kalau ada, faktanya eksportir 3  terbesar dunia utk 
daging saat ini, Brazil, Australia dan India)

Itu saya katakan pada bahkan ketua asosiasi Importir .daging

Saya juga bilang kalau ternyata harga raging Brazil sampai disini 
lebih mahal dr Australia.., ya gak akan ada yg mau impor..s

Jadi dua pertanyaan anda.. memang pertanyaan yg gak perlu.



Jadi jangan ngeyel lagi...  yang mau diijinkan imipor adalah daging 
sehat aman halal..


lalu Rayat konsumen akan cari yang harga bersaing..


satu lagi... kalau ada pesaing..  , mak apesaingmanapun akan selalu 
berusaha :lebih : dr pesaingnya.., entah lebih murah atau lebih bagus.


Asdanya minat Brazil  dan bbrp negara lain ( mis. Irlandia , Uruguay, 
India )  tentunya setelah mrk lihat peluang  bisa bersaing di Existing market )


Jadi..  anda mau impor dr negara lain yg gak dilarang dgn peraturan 
lama yg ada..?. ya impor aja . .. ngapain protes soal daging Brazil..


kalau saya yakin peraturannya mesti diubah  dr sistim country menjadi 
sistim zone..., yang juga di anut oleh praktis hampir semua negara, 
termasuk OIE dan Amerika sekalipun..

Terbukti dr Btazil mengekspor ke 180 negara di dunia .Dan negara 
Asean semuanya juga menganut itu..,, sehingga harga daging di 
Malaysia misalnya jauh lebih murah drpd pasar di Indonesia.. , 
padahal pendapatan rakyatnya jauh berlipat ganda drpd rakyat kita


Ada pertanyaan lagi...??


  pertanyaan saya,   dalamkeawaman anda...



anda curiga  gak.. orang yg  menolak usulan kebijakan baru ini . 
mungkin sebenarnya, cuma cari cari alasan sedang ingin mempertahankan 
monopoli Australia ?



pertanyaan kedua ?

   anda setuju gak kenyataan bhw tidak pernah adanya impor daging  dr 
negara lain dr Australia/NZ selama ini menunjukkan  memang tidak 
adanya sumber daging yg kompetitif dr negara lain yg bisa 
diimpor  selain dr Australia.. , selama aturan belum diubah...?




HS





At 07:34 AM 22-12-08, you wrote:
>maaf kalau sudah pernah dibahas, ini pertanyaan 'bodoh2an' dari saya 
>yang awam tentang impor-mengimpor daging sapi:
>1. banyak yang bilang daging asal brazil lebih murah dari australia, 
>tapi saya kok belum pernah liat angka2nya. berapa biaya transportasi 
>dari brazil ke indonesia? berapa selisih harga jualnya di level 
>konsumen? saya penasaran banget sama hitung2annya.
>2. kalau alasannya buat melawan praktik monopoli impor dari 
>australia dan harga impor dari brazil ternyata memang lebih murah, 
>pertanyaannya apa pilihannya cuma brazil? apa gak ada alternatif 
>dari negara lain yang harganya juga kompetitif & bebas penyakit?
>
>-dv-

Kirim email ke