om Bambang, Maap ikut nimbrung, konon menurut sinyalemen yang pernah beredar diangkasa terkait dengan hal ihwal ini dimulai dari saat klimaks KLB PDI di hotel Kemang Jakarta, konon katanya sang ketua umum terpilih (de facto) sudah akan diculik dari hotel dan diselamatkan oleh 2 pati baret merah saat itu yaitu mayjen HP (saat itu Pangdam Jaya) dan brigjen AG (saat itu direktur Bais-A) Kisah berlanjut saat penyerbuan kantor DPP PDI, seharusnya berdasarkan jadwal pagi itu (27 Juli) sang ketua umum (de facto) dengan didampingi oleh para penasehat setianya akan mendatangi sekaligus menyampaikan orasi politik di kantor DPP PDI, namun mendadak jadwal itu dibatalkan karena konon sang ketum jam 05 subuh pada 27 Juli itu mendapat tilpon langsung dari pangdam jaya (om Sutiyoso) yang menyarankan pada sang ketum agar membatalkan jadwalnya ke kantor DPP PDI demi keselamatan ybs mengingat sang pangdam berasa kehilangan beberapa batalyon dari baraknya.
Apakah ini ada hubungannya dengan yang om Bambang maksud ? kalo iya..duh ! Bung Karno Ku, kasian nian putri mu hanya dijadikan boneka. Salam hangat, Suhaimi ----- Original Message ----- From: Bambang Sulistomo To: [email protected] Sent: Wednesday, April 15, 2009 7:25 AM Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Prabowo om Manneke, kalau mau tahu apa saja peranan siapa saja dalam penyerbuan kantor pdip waktu tu, tanya aja deh sama om sutiyoso sebagai pangdam, makanya itu sebagai mantan gub dki, dia aman-aman aja bos, hehehehe aman dari segala mecem, ente tau maksud nya kan ? salam bambangsulistomo.
