om sawung,

Terima kasih koreksinya so, gile bener ya para elit kita (berasyik-mesyuk) 
mempersoalkan (carut-marutnya DPT) yang sesungguhnya "Process Flow" nya  dah 
sangat jelas ! sementara itu mereka "Buta dan Tuli" terhadap (carut-marutnya) 
"Perjalanan Sejarah Bangsa" ini ! pada hal mereka sendiri merupakan 'Bagian" 
yang tak terpisahkan dari (carut-marutnya) "Perjalanan Sejarah Bangsa" ini !

Maseh pantaskah kita gantungkan "Hope & Trust" kita pada mereka ? So, how about 
you (om sawung) ?

Salam hangat,
Suhaimi
 
    

  ----- Original Message ----- 
  From: sawung 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, April 16, 2009 8:52 AM
  Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Prabowo

  > Posisi AG waktu bukan dir-A bais. Memang benar yang menelpon adalah AG,
  > kalo pangdam ga nelpon waktu itu. Pangadam tidak merasa kehilangan
  > batalyonnya. Kasdam bertugas menyiapkan personil untuk serangan tersebut.
  > Komandan dilapangan adalah kapolres (polri masih jadi satu dengan TNI) yang
  > sekarang pangkatnya bintang satu dan jadi kadivhumas polri. Batalyon dari
  > TNI dari yonkav dan brigifjaya sakti.
  >

  regards

  -- 
  Seperti tanah, walaupun subur, ia takkan bisa produktif tanpa penyemaian.
  Demikian juga pikiran, tanpa budaya takkan pernah menghasilkan buah yang
  berkualitas. Seneca

  www.soehartoincbuster.org
  sawung.blogspot.com

  

Kirim email ke