Salam, Apakah orang asing menguras kekayaan bumi Indonesia dsb, semuanya tergantung kepada kecerdasan otak bangsa Indoneia sendiri. Fakta lain adalah bahwa hal semacam ini merupakan perbuatan sebagaian orang Indonesia sendiri yang korup. Wasalam, Wal suparmo
--- Pada Ming, 19/4/09, ostaf almustafa <[email protected]> menulis: Dari: ostaf almustafa <[email protected]> Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Shell penyebab hilangnya Ambalat.... Kepada: [email protected] Cc: "Silih AW" <[email protected]> Tanggal: Minggu, 19 April, 2009, 6:58 AM Semua perusahaan yang bersifat transnasional dan multinasional, berperan aktif memiskinkan negara ini. Barang tambang diambil habis-habisan tanpa menyisakan sediktpun kemakmuran bagi mayoritas warga bangsa ini. Shell dan semua perusahaan sejenisnya memang hanya menghancurkan negeri ini. Bila Shell berperan dalam masalah Ambalat, itu juga benar. Kebenaran lainnya yakni Pemerintah Indonesia ini tak bisa melawan Malaysia. Era Megawati, Sipadan dan Ligitan lepas ke Malaysia, tanpa ada satupun letusan perlawan dari marinir Indonesia untuk menembak tentara laut Diraja Malaysia. Saat warga bangsa kita dihina tanpa ampun di Ambalat, juga tak ada letusan senjata api untuk menggertak keangkuhan tentara Malaysia. Negara macam apa ini, senjata tentara malah lebih banyak dipakai membunuh rakyat sipil! Pulau-pulau dicuri Malaysia, malah tak melawan! Indonesia adalah negara tentara, tapi tak pernah bisa melawan Malaysia sejak era Soekarno hingga SBY. Dari era Soekarno hingga Megawati, negara kita dan warga kita (TKI) dihina habis-habisan oleh Malaysia. Pulau diambil begitu saja semudah membalik telapak kaki, bahkan dalam masalah Ambalat pun presiden SBY tak pernah punya komentar apa-apa. Sekarang saya percaya kita selama ini hanya dipimpin presiden fiktif, karena pulau-pulau hilang begitu saja, tanpa ada perang apapun juga. Pulau-pulau itu tidak fiktif, presiden! "Democrashit is nothing but suxxx!" Ostaf Al Mustafa
