Tergantung dari pemeriksaan lab apa yg dilakukan pada pertama kali itu, 
Manneke.  Ketika dokter merekomendasikan suatu pemeriksaan penunjang, termasuk 
pemeriksaan laboratorium, hal ini didasarkan atas dugaan kemungkinan penyakit 
yang dialami pasien.  Pemeriksaan penunjang tsb merupakan suatu bukti penguat 
atas dugaan yg ditegakkannya yg didapat berdasarkan anamnesa (tanya jawab 
dengan pasien) dan pemeriksaan fisik/klinis pada pasien.  Tiap gambaran 
penyakit memiliki gambaran kondisi profil darah yang berbeda.  Tiap kenaikan 
atau penurunan suatu nilai gambaran darah akan menceritakan hal tertentu dan 
kemudian akan disesuaikan dengan pemeriksaan dasar (anamnesa dan pemeriksaan 
fisik).

Jika pemeriksaan pertama belum menunjang maka akan diikuti dengan pemeriksaan 
penunjang lainnya yang lebih tinggi atau canggih.  Pemeriksaan berikutnya yang 
sama (dg yang sebelumnya) bisa juga dilakukan dan ini sebagai penguat suatu 
bentuk gambaran penyakit yang diduga sebelumnya.  

Karena demam Dengue (DD), termasuk yang jenis berdarah (DBD), kini selalu hadir 
nyaris sepanjang tahun maka persangkaan kehadirannya akibat gejala utama demam 
yang dialami pasien pun dimasukkan dalam prioritas.  Durasi demam, frekuensi 
demam, sifat demam (senantiasa demam sepanjang hari atau demam pada waktu2 atau 
jam tertentu) juga memiliki makna yang berbeda.  Tiap penyakit memeiliki 
gambaran demamnya masing2.  Namun jika ingin menduga demam tifus (typhoid 
fever) maka gambaran demamnya bukanlah yang 3 hari, jauh lebih panjang.  Tapi 
cerita adanya gangguan buang air besar serta, mungkin, ketidakyakinan pasien 
kala ditanyai lamanya dia menderita demam akan membawa dokter u/tidak begitu 
saja menyingkirkan dugaan tsb.  Apalagi negeri kita, kan, jorok.  Begitu pula 
u/demam pada penyakit lain yang disebutkan.

Nah, begitulah kira2 alur pikir dokter ketika menangani pasien.  Dia harus 
bergerak sistimatis mulai dari penyebab sampai rencana terapi berdasarkan 
penyebab yang diduganya.  Kekuatan inilah yang harus ada yang kemudian garis 
besarnya dikomunikasikannya kepada si pasien dan instruksi penatalaksanaannya 
dibagikan kepada perawat dan dicatatkan di Rekam Medis pasien tsb.

Dalam menyampaikan gambaran kepada pasien tak jarang dokter berpikir secepat 
dia berkomunikasi dengan sejawatnya, pun dalam penggunaan istilah.  Dokter juga 
memiliki kecenderungan u/bercerita lengkap namun dengan penggunaan bahasa yang 
tak mudah, yang jika kemudian dilihatnya bahasa tubuh pasien tidak mampu 
menangkap uraiannya dia akan menghentikan penjelasan atau tidak mengganti 
penjelasan dengan cara yang lebih mudah.  Ada perasaan tertentu pada dokter 
bahwa jika penjelasannya diganti dengan cara tertentu maka penjelasan tsb tidak 
valid.  Hasilnya justru tak jarang membuat dokter tidak komunikatif.  Belum 
lagi kebiasaan dokter u/menjaga jarak (agar obyektivitas pemeriksaan terjaga) 
dengan pasien yang membuat seakan2 dokter tampil dingin.





ED



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: manneke budiman <[email protected]>

Date: Sun, 7 Jun 2009 00:53:16 
To: <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: RS Omni Klarifikasi Tuduhan Prita


Makasih banyak, dr. Evi. Nah kalo saya boleh nanya lagi, dari hasil periksa 
darah di lab itu, apakah dokter lalu bisa menentukan bahwa penyakitnya itu apa?
 
Ataukah hasil Lab itu masih terbuka dan ambigu: bisa DB, bisa tifus, bisa 
gondongan, bisa flu biasa?
 
Soalnya, titik masalahnya kan pembacaan hasil lab yang kemudian dikoreksi 
karena yang pertama tidak valid (atau hasil lab-nya yang tidak valid?).
 
manneke



------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS

2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://epaper.kompas.com/ , 
http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/

3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota

4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]

5.Untuk bergabung: [email protected]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke