Dalam orasinya, Butet mengaku kalo sebelum itu ia juga tampil dalam acara kampanye Boediono di Yogya, lalu dengan gaya becanda, tak bisa dipastikan serius atau tidak, ia menyatakan kesediaannya jika diminta tampil oleh JK-Win.
Dalam wawancara di belakang panggung, kalo ga salah oleh Trans7, Butet kembali mengakui soal tampilnya dia dalam acara Boediono, dan dengan mimik serius, menyatakan bahwa dia "jual cangkem". Tanpa bermaksud membesar-besarkan kasus ini, saya berpendapat terlalu cepat jika menyatakan Butet punya sikap politik. Minimalnya, Butet belum punya sikap politik. Salam, ________________________________ Dari: manneke budiman <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Senin, 15 Juni, 2009 11:19:53 Topik: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Monolog Butet sangat memukau Butet ini seniman, tapi sebagai warganegara dia juga berhak punya sikap politik. Kalo dia disewa oleh salah satu kubu dan dikasih proyek titipan, tapi tak sesuai dengan sikap politik dia, pasti dia akan menolak. Tapi kalo isi titipannya sejalan dengan sikap politik dia, ya pasti dia terima order itu dengan senang hati. Dapet bayaran sekaligus menyuarakan aspirasi politiknya. Enaknya sih, sikapi saja dengan rileks dan gak usah terlalu dibesar-besarkan. manneke
