Saya juga kurang setuju dengan yang terjadi akhir akhir ini, padahal Romo Franz 
Magnis Suseno (begitu juga dengan seluruh rakyat Indonesia) mengharapkan 
seorang negarawan muncul dengan fitrah mereka.  ada sisi positif dan negatif 
yang ditampilkan meskipun tetap dalam konteks pencitraan. jika karakter mudah 
tersinggung yang diperlihatkan, waduh.... bagaimana sistem dalam negara ini 
dapat berjalan, lha wong seorang pemimpin harus memimpin orang yang dia suka 
atau tidak sesuai dengan prinsip semua warga negara sama kedudukannya di depan 
hukum.

--- On Tue, 16/6/09, P Giri Hatmoko <[email protected]> wrote:

From: P Giri Hatmoko <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Monolog Butet sangat memukau
To: [email protected]
Date: Tuesday, 16 June, 2009, 9:48 AM



      Apa yang dirusak oleh Butet ? Dia khan hanya menceriterakan kondisi 
masyarakat dalam bentuk monolog. Bagaimana pendapat anda kalau ada yang berani 
membaca puisi atau menyayikan lagu (ini khan bentuk kesenian juga) yang 
menceriterakan tentang kehebatan SBY ?

Kirim email ke