-------- "Silakan lihat hasil diskusi saya dengan pak Ma'rufin Sudibyo"

Ha ha ha!
Ini adalah kekonyolan yang paling lucu yang pernah saya lihat di milis.

Anda TIDAK BERDISKUSI dengan pak Ma'rufin.
pak Ma'rufin BERUSAHA MEMBANTU ANDA paham!

------ "Saya sudah sepakat bahwa batu Bulan yang dibawa Misi Apollo dan Misi 
Luna memang berasal dari Bulan."

Ha ha ha!
Ini lagi!
Appolo? ... tanpak awak? .... kembali ke bumi?

GIMANA CARA RE-ENTRY NYA???

Ha ha!




________________________________
From: rudyanto_nebeng <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, July 24, 2009 12:23:14
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Manusia Belum  Pernah Mendarat di Bulan


Pak Jovin,

Silakan lihat hasil diskusi saya dengan pak Ma'rufin Sudibyo. Saya sudah 
sepakat bahwa batu Bulan yang dibawa Misi Apollo dan Misi Luna memang berasal 
dari Bulan. Alasannya? Karena ada dua pihak yaitu AS dan Uni Soviet yang 
sama-sama bawa batu Bulan dan ternyata memang keduanya punya kemiripan.

Artinya kalau nantinya  misi Eropa lah, misi Afrika lah, misi Temanggung lah 
juga mendarat di bulan dan bawa pulang foto mereka di bulan yang menunjukkan 
bahwa langit di bulan tidak ada bintangnya serta bendera Temanggung juga 
berkibar seperti nampak pada fotonya Neil Armstrong, saya sepakat Neil 
Armstrong pernah mendarat di Bulan.

Tapi kalau ternyata foto misi Temanggung ternyata menunjukkan langit bulan ada 
bintangnya dan bendera Temanggung tidak berkibar, silahkan disimpulkan sendiri 
ya Pak Jovin :)

Pak Jovin rupanya tidak menyadari bahwa selama ini Pak Jovin sebenarnya PERCAYA 
bahwa MANUSIA PERNAH MENDARAT DI BULAN. Contoh kasus foto bareng saya dengan 
Angelina Jolie saja seharusnya sudah menjelaskan pola pikir OTAK saya.

Jadi kalau masih belum paham juga, tanya dong di mana yang tidak PAHAM? Supaya 
saya bisa beri rekomendasi Pak Jovin harus ikut mata kuliah apa, gitu loh.

Kalau pak Verdi kan, sudah saya rekomendasikan mata kuliah ALJABAR LOGIKA :)

Btw, saya sudah hapus bagian "KOMPAS bahan tertawaan" dari judul email ini, 
karena rupanya kita perlu ganti bahan tertawaannya :)

Best Regards,
Rudyanto
Mari Dukung WAJIB BELAJAR ALJABAR LOGIKA

Kirim email ke