Mungkin ditahun 2030 air adalah sumber yang menjadi masalah paling besar 
didunia ini. Karena dibeberapa tempat agriculture sudah berubah, mereka akan 
menanam sayuran dan buah-buahan untuk di-export. jadi memerlukan sumber air 
yang lebih besar dari pada untuk konsumsi dinegara sendiri. Demand pada air 
akan naik 10 kali lipat mulai dari sekarang sampai 2050 dan akhirnya akan 
menimbulkan kekurangan air yang lebih besar. Apalagi seperti Indonesia ini yang 
penduduknya ratusan juta, namun "Rainforest" nya semakin berkurang setiap 
tahun-nya. Padahal rainforest adalah sumber penghasil air terbesar. Namun 
pemerintah tidak melakukan tindakan yang tegas atas para perusak hutan dan 
"illegal loggers", yang semakin dahsyat melakukan tindakan penebangan hutan.
 
Prediksi "futurologist" adalah bahwa air-lah yang akan menjadi penyebab perang, 
jika para pemegang pemerintahan tidak menjadi arif dan bijaksana untuk 
melakukan penjegahan secara cepat dalam menjaga hasil air-nya dari hutan-hutan 
tropis yang hanya sebagian negara-negara didunia yang memilikna, hanya untuk 
mengahsilkan sedikit keuntungan dengan membiarkan lingkungan dirusak untuk 
mengambil dan menambang hasil bumi, tetapi dampaknya akan merugikan masyarakat 
luas, yang akan kekurangan sumber airnya. Dan akhirnya lebih banyak masalah 
yang akan dihadapi, bukan keuntungan yang diharapkan.
 
Salam,
Yuli

--- On Wed, 8/5/09, bakri arbie <[email protected]> wrote:


From: bakri arbie <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Skenario Energi Dunia 2030 dan Dunia makin 
PANAS.
To: [email protected], "arbie bakri" <[email protected]>, 
[email protected]
Cc: [email protected]
Date: Wednesday, August 5, 2009, 10:04 PM


 



Yth Bung Umar,

Terima kasih atas komentar Bung Umar.
Dari hasil penelitian geoscientist, Prof.P.Clark dari Oregon State University 
ternyata,
masalah ice age terkait dengan konsentrasi CO2 sekitar 172 ppm hingga 180 ppm.
Sedang panasnya bumi terjadi pada konsentrasi CO2 sebesar 260 ppm hingga 300 
ppm.
Tentang konsentrasi ppm hingga 380 seperti sekarang ini,mungkin pernah terjadi 
sekitar 2 juta tahun lalu.
Memang kita seperti sedang naik perahu yang ada cabang sungai,yang satu menuju 
Niagara Falls,sedang satunya juga belum tahu pasti.
Demikian informasi tambahan.

Salam Hormat,
Bakri Arbie.

Kirim email ke