Selamat Datang Pemerintahan Baru 

2009-10-19 22:29:35 

Ucapan itu pantas kita berikan karena Selasa kita akan memiliki pemimpin baru. 
Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono secara resmi akan dilantik 
sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2009-2014.

Setiap datang pemimpin baru, kita pantas untuk bersuka cita, sebab pemimpin 
baru pasti membawa harapan baru. Harapan agar kemajuan yang telah kita capai 
selama ini bisa terus dilanjutkan, sehingga membawa kemakmuran bagi seluruh 
rakyat.

Kebetulan sehari menjelang pelantikan Presiden dan Wapres baru, kabinet yang 
akan membantu Presiden dalam bekerja juga sudah selesai disusun. Sepanjang tiga 
hari ini kita ikuti dari dekat penunjukan menteri yang akan duduk di kabinet 
yang akan datang.

Penyusunan yang relatif cepat ini menunjukkan bahwa pemerintahan baru ingin 
langsung bekerja. Sehari setelah pelantikan, Presiden akan mengumumkan secara 
resmi 34 menteri baru dan beberapa pimpinan lembaga yang hari-hari ini sudah 
kita ketahui orangnya. Menurut jadwal, sehari setelah pengumuman, mereka akan 
dilantik sehingga minggu ini seluruh acara serah terima jabatan bisa 
diselesaikan, dan minggu depan para menteri baru sudah bisa memulai tugasnya.

Ini sungguh membesarkan hati kita. Presiden telah memenuhi janjinya bahwa 
pemerintahan barunya akan langsung bekerja sejak hari pertama. Kita memang 
tidak bisa berlama-lama dan harus langsung bekerja karena tantangan yang kita 
hadapi tidaklah ringan.

Memang tantangan yang dihadapi pasangan SBY-Boediono adalah harapan masyarakat 
yang sangat tinggi bagi dilakukannya perbaikan terhadap kesejahteraan rakyat. 
Sementara itu jujur harus kita katakan, kecepatan bertindak yang dilakukan 
Presiden SBY dalam menyusun kabinet tidak diikuti dengan sosok yang meyakinkan.

Dari nama-nama yang dipanggil ke Puri Cikeas terasa sekali jika mereka lebih 
berat ke sosok politiknya. Terasa sekali aroma balas budi kepada partai politik 
pendukung, tanpa memperhatikan kompetensi dari yang bersangkutan.

Hampir seluruh pimpinan parpol pendukung mulai dari Partai Keadilan Sejahtera, 
Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, dan Partai Kebangkitan 
Bangsa duduk dalam kabinet. Bahkan Partai Golkar yang masuk belakangan 
mendapatkan jatah tiga kursi dalam kabinet kali ini.

Kita tahu bahwa menteri adalah jabatan politik. Namun penunjukan pimpinan 
parpol untuk sekadar jabatan politik tanpa memperhatikan kompetensi sangatlah 
mengkhawatirkan. Sebab, sekali lagi beban tanggung jawab yang harus dipikul 
membutuhkan keahlian khusus.

Kuatnya nuansa politik dalam penunjukan menteri kabinet terlihat juga dari 
tidak ada satu pun orangnya Wapres Boediono yang diakomodir di dalam kabinet. 
Para menteri yang ditunjuk kali ini benar-benar All President's Men, semua 
orangnya Presiden.

Pilihan memang sudah dijatuhkan. Kita tinggal menerima apa yang sudah 
diputuskan seraya berharap agar para menteri baru ini bisa menjalankan tugasnya 
dengan baik.

Kita hanya ingin mengingatkan, sebagai seorang pejabat publik yang harus 
dilakukan adalah kemauan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan kemudian 
mengambil keputusan untuk dilaksanakan. 

Keberanian untuk mengambil keputusan itu kadang tidak dimiliki para pejabat 
publik. Padahal keterlambatan mengambil keputusan seringkali justru membuat 
persoalan menjadi lebih pelik. Kita sudah punya banyak pengalaman akan hal 
seperti itu.

Sikap get things done yang kita harapkan dimiliki oleh para menteri yang baru. 
Keraguan yang sekarang muncul di tengah masyarakat hanya bisa dijawab dengan 
kesungguhan dalam bekerja.

Tidak ada satu pun di antara kita yang mau pemerintahan kali ini gagal. 
Kegagalan pemerintah dalam menjalankan tugasnya bukan hanya membuat kita semua 
membuang-buang kesempatan, tetapi seluruh bangsa akan menderita.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya kita ingin mengucapkan terima kasih 
kepada para menteri yang lama. Sekarang kita ingin mengucapkan selamat datang 
kepada pemerintahan baru dengan harapan bisa melanjutkan keberhasilan yang 
sudah dicapai serta memperbaiki segala kekurangan yang masih ada.

Copyright © 2008 Metro TV. All rights reserved 

Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS

2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ , 
http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/

3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota

4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]

5.Untuk bergabung: [email protected]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke