mungkin dikala itu tidak banyak pegawai Depkeu yang suami istri bekerja
tapi istri saya bekerja..saya kerja di depkeu, dan dia bekerja di swasta 
dan betul seperti yang anda katakan.. 
bahwa kita harus memahami arti penting perkawinan..
lalu bagaimana ketika saya mengalami mutasi ke luar jawa.. 
salah satu mengalah.. 
istri saya mengalah.. 
dia lepas pekerjaan nya.. karena ingin ikut bersama saya..
didalam hal ini kita harus berani menunjukkan/membuktikan
bahwa dengan satu roda, 
kelangsungan hidup keluarga dapat tetap berjalan
setelah di mutasi kembali ke jawa.. 
istri kembali bekerja (di perusahaan swasta yang lain). 

saya kira, kebijaksanaan zaman dulu, 
tetap sama dengan zaman sekarang
tidak ada yang dilebih lebihkan.. 
demikian dari saya.. 
wassalam 
----- Original Message ----
From: Family In Love <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, November 7, 2007 9:22:50 AM
Subject: Re: [Forum Prima] Re: tahukah anda (mutasi), data dan fakta?? :)==> 
konsekuensi yang h

Deskripsinya tentang kondisi seseorang yang diuntungkan 
dan dirugikan karena mutasi sangatlah bagus, kita bekerja 
itu sebetulnya untuk keluarga, memberi nafkah lahir dan 
bathin sepenuhnya untuk anak isteri kita. Antara lahir dan 
bathin ¡seharusnya¢ seimbang. Apa jadinya jika seseorang 
terkena hantu mutasi dan diceraiberaikan olehnya. Okelah 
kalau anak dan isteri bisa ikut keliling nusantara, tapi 
gimana kalau isterinya/suaminya bekerja di instansi lain 
atau karena suatu hal misalnya sakit atau merawat anaknya 
yang masih kecil yang tidak memungkinkan dibawa ikut 
serta???? Apakah tidak ada kebijaksanaan lain yang lebih 
bijak??? Adakah diantara kita sudah memahami arti penting 
perkawinan??? Adakah hantu itu terus menghinggapi kita??? 
Apakah setiap permohonan kita selalu didengarkan???? Hanya 
Alloh yang Maha Mengetahui, karena Dialah yang berhak 
mengubah-ubah hati nurani kita, baik hati nurani yang 
jahat ataupun hati nurani yang bijak.

Someone

  "idaman_gaji" <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> Tentang mutasi ...?
> 
> ada seseorang berpakain rapi, berparfum semerbak, 
>berwajah ceria, dan
> naik sepeda motor kinclong pergi ke kantor dengan 
>santai. 
> pekerjaan di kantor mampu ia selesaikan dengan baik.
> siang hari, saat istirahat, ia pun pulang ke rumah tuk 
>sejenak
> berkumpul keluarga sambil makan siang bersama.
> menjelang pukul 1, ia pun berangkat kembali ke kantor 
>tuk
> menyelesaikan pekerjaannya sampai pukul 5 sore.
> malam pun dilaluinya dengan berkumpul, belajar 
>membesarkan anak, serta
> belajar membina keluarganya.
> begitulah rutinitas seseorang itu setiap harinya.
> betapa bahagianya orang itu.
> 
> sementara, beberapa pula di seberangnya, ada seseorang 
>yang berpakaian
> sedikit tak rapi karena pakaian kantornya yg sudah 
>dipersiapkan sehari
> sebelumnya basah terkena air hujan akibat rumah 
>kontrakannya bocor.
> terlihat wajahnya sedikit lelah, dan parfumnya pun tidak 
>sempat
> disemprotkannya karena lupa membelinya.
> pergi ke kantor ia laksanakan dengan baik sebagai 
>hiburan untuk
> menghapus kejenuhan daripada memikirkan keluarganya yang 
>jauh di
> seberang pulau.
> saat istirahat siang, ia makan sesuai selera perut saat 
>itu. 
> kalo perut lagi mual krn magnya kumat akibat rindu 
>keluarganya makan
> siang itu bisa dilaluinya hanya dengan makan angin.
> saat pulang kantor tiba, ia pun berjalan sedikit gontai 
>karena akan
> melewati malam harinya dengan sedikit canda bersama 
>teman2 kontrakannya.
> begitulah rutinitas orang itu setiap harinya.
> 
> pertanyaannya adalah, dimanakah posisi kita..?
> saat kita merasakan senang, di seberang pulau ada teman 
>kita yg
> merasakan sedih.
> saat kita merasakan sedih, di seberang pulau ada teman 
>kita yg sedang
> menikmati senang.
> 
> saat kita menikmati sedih, di seberang pulau ada teman 
>kita yg ingin
> terus mengharapkan senang.
> saat kita ingin terus mengharapkan senang, di seberang 
>pulau ada teman
> kita yg ingin melepaskan sedih.
> 
> saat kita merasakan senang karena pernah menikmati 
>sedih, di seberang
> pulau ada seseorang yg baru merasakan sedih setelah 
>menikmati senang.
> saat kita menikmati sedih karena telah merasakana 
>senang, di seberang
> pulau ada seseorang yg baru merasakan senang setelah 
>menikmati sedih.
> 
> penulis hanya mampu merenung tanpa mampu memberi 
>komentar....
> wassalam...
> 
> 



Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga. 
Yahoo! Groups Links








__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/forum-prima/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/forum-prima/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke