Yth. Bapak Hari Ribowo dan mas Bedes Saya sependapat dengan keputusan Bapak Hari Ribowo. Sebagai kepala keluarga yang baik, Bapak (minta maaf) telah mengambil keputusan yang tepat dengan mengorbankan salah satu kepentingan isteri untuk berhenti bekerja. Tetapi Bapak, kalau boleh saya berpendapat.... kita itu bekerja bukan untuk hari ini saja, kita bekerja juga menabung untuk dimasa-masa mendatang. Dengan isteri bekerja dan berkarier di bidangnya, kita juga telah mendidik isteri kita belajar mandiri sebagai salah satu sumber cadangan pendapatan/pengasilan kita dalam berkeluarga, dan kita juga bisa mengandalkan isteri kita jika kita sewaktu-waktu sudah tidak dapat bekerja lagi. Demi kelangsungan keluarga kita. Gimana jadinya jika kita sudah tidak dapat bekerja lagi sementara isteri kita masih mengandalkan kemampuan kita????
Someone
