Maaf bukan bermaksud menggurui,
Semestinya yang harus disepakati adalah puas ataupun
tidak puas atas suatu kebijakan harus tetap disyukuri.
Yang menjadi persoalan adalah apakah kebijakan
tersebut sudah diketahui jauh jauh hari, kalo memang
demikian halnya maka anggaplah itu sebagai bagian
resiko yang mau tidak mau harus diterima. Sebaliknya
jika kebijakan tersebut terjadi di tengah jalan tentu
rasa tidak puaslah yang dominan muncul. Lantas
bagaimana cara menyikapinya? Kalo cuma menyuarakan di
milis rasanya kita juga harus siap manakala muncul
reaksi tidak seperti yang kita harapkan. Perdebatan
panjang juga tidak mampu membawa pengaruh apa apa.
Kalo dibandingkan jaman dulu yang TKPKN bahkan tidak
dibayar sama sekali, memang keadaan sekarang sudah
jauh lebih baik. Artinya meskipun status kita tugas
belajar tetapi masih dianggap memiliki kontribusi
positif terhadap organisasi.
Berbeda dengan gaji, TKPKN diberikan karena ada
kontribusi langsung maupun tidak langsung kepada
organisasi. Dengan tugas belajar kontribusinya dinilai
sebesar 50% itu sudah sangat bagus menurut saya.
Permasalahan take home pay yang menjadi berkurang
semestinya bukan TKPKN yang dituntut 100% tetapi coba
ajukan kepada pihak pemberi beasiswa agar diberikan
tunjangan yang lain yang paling tidak bisa mengganti
take home pay yang berkurang itu. Misal minta diberi
tunjangan buku, tunjangan asrama, tunjangan penelitian
atau apalah yang berkaitan dgn dunia pendidikan.
Kalo menuntut sama seperti yang tidak tugas belajar
rasanya itu keterlaluan. Karena nantinya sepulang anda
dari tugas belajar pangkat dan karir anda 'hampir
pasti' lebih bagus dari yang tidak menerima tugas
belajar.
Keputusan menerima beasiswa tugas belajar semestinya
dipertimbangkan lebih matang bagi yang sudah
berkeluarga. Istri harus benar benar memahami situasi
yang akan dihadapi sehingga ia tidak boleh ngomel jika
uang belanjanya menjadi berkurang.
Saya termasuk orang yang percaya bahwa penerima
beasiswa itu memiliki potensi yang besar dalam
dirinya. Barangkali yang anda perlukan hanya sedikit
keberanian untuk mengembangkan potensi yang ada supaya
dapat menghasilkan uang, jika memang anda merasa
kekurangan. Memberi bimbingan les, hobi fotografi,
menulis makalah/ artikel, atau membuka warung kopi
sederhana dapat anda lakukan disela sela kesibukan
anda belajar. Banyak peluang disekitar anda yang dapat
menghasilkan uang.
>From raha
HaBeWe
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs