Assalamu'alaikum

Para miliser yang terhormat

Marilah coba kita renungkan apa yang dikehendaki bu menteri dari
Remunerasi yang kita terima.  Kita tidak perlu mempersoalkan orang
lain untuk berubah, tapi coba kita tanya pada diri kita sendiri apa
yang sudah kita perbuat dengan remunerasi yang kita terima.  Sudahkan
kita berubah? Pantaskah kita menerima remunerasi dengan apa yang telah
kita lakukan?? Yang perlu kita ingat bahwa tujuan remunerasi salah
satunya kalau saya tidak salah adalah untuk meningkatkan kinerja kita.
Jadi cobalah kita rubah diri kita sendiri kalau memang belum bisa kita
ngajak orang lain untuk berubah.  Karena kalau masing-masing dari kita
 pingin semua orang serentak berubah sepertinya sulit.  Tapi kalau
masing-masing mencoba untuk merubah diri barangkali tidak sesulit
kalau ngajak rame-rame berubah, karena lain kepala lain pula isinya.
Masalah Pembatalan remunerasi saya kira kalau bu menteri memang
menghendaki tidak sesulit waktu beliau memperjuangkan remunerasi
dihadapan DPR dulu.  Barangkali disini perlu kita hargai perjuangan bu
menteri untuk menggolkan remunerasi dulu, tentunya kita berusaha agar
apa yang diinginkan bu menteri berkaitan dengan remunerasi bisa kita
wujudkan, walaupun mungkin sulit.  Jadi marilah kita coba untuk
merubah diri kita berbuat sebisa kita untuk melakukan yang terbaik
menurut kita, toh menurut kita terbaik juga belum tentu terbaik
menurut orang lain. Bukankah begitu?? Dan bagi mereka yang masih sama
saja menurut kita, barangkali kalau memungkinkan coba kita ajak mereka
untuk melakukan yang terbaik menurut mereka. Jadi cobalah kita jangan
terlalu menuntut orang lain, tapi tanya pada diri kita sendiri apa
yang sudah kita lakukan????

Hanya ini saja dari saya, mohon maaf barangkali ada yang kurang
berkenan bagi para miliser yang terhormat

Wassalamu'alaikum wr. wb






--- In [email protected], "jackjon55" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pertama2 saya ucapkan terimakasih atas komentar/tanggapan para miliser
> atas postingan saya. Kondisi yang saya a

Kirim email ke