Setuju dengan Pak Subasita, bahwa pegawai KPPN Percontohan tidak boleh merasa "LEBIH" dalam pengertian negatif. Penjelasan dari Pak Sis, dalam SK mutasi KPPN Percontohan kali ini terdapat beberapa pelaksana di KPPN Percontohan yang dimutasi keluar dari KPPN Percontohan karena beberapa alasan diantaranya karena alasan SIKAP. Dan atas dasar beberapa alasan pula terdapat 3 Kepala Seksi yang "DIKANWILKAN" dan diganti dengan Kepala Seksi lulusan tes tahap IV kemaren.
Semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi siapa saja terutama temen-temen di KPPN Percontohan..... Mengenai kebijakan mutasi saya kira semakin mengarah ke kondisi yang lebih baik. Memang untuk bisa langsung memuaskan mayoritas pegawai DJPBN bukanlah pekerjaan mudah. Tapi saya yakin bahwa semakin hari akan semakin lebih baik lagi. Tentang muter-muter dari satu daerah ke daerah yang lain, saya dan beberapa temen mungkin tergolong yang sudah "cukup banyak" di puter-puter. Dengan masa kerja "baru" 9 tahun, saya sudah diputer 4 + 1 kali. Yang pertama Jakarta, 2) Kupang, 3) Merauke, 4) Purwodadi dan sekarang sedang menantikan puteran yang ke-5 di KPPN Percontohan. Setiap kota selalu ada hikmahnya. Di Jakarta saya menenmukan jodoh saya yang sudah mendampingi saya hampir 8 tahun dan juga selalu ikut muter-muter. Di Kupang saya mendapatkan rejeki berupa anak dan kesempatan mengembangkan bakat MC saya yang Alhamdulillah hasilnya saya kumpulkan dari satu event ke event yang lain untuk modal uang muka rumah. Di Merauke Papua saya kembali diberi rejeki anak dan saya beri nama tengahnya HIRGUSPA (laHIR bulan aGUStus di PApua). Di Merauke saya kembali bisa ngemsi walau intensitasnya tak sebanyak di Kupang. Untuk level kabupaten saya dipercaya untuk ngemsi acara Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kab. Merauke. Pada saat itu saya udah diminta untuk menjadi MC untuk acara Pemilihan Putri Indonesia Tingkat Propinsi Papua bulan Mei ini, ( Sama dengan acara yang pernah saya pandu di Kupang yaitu Pemilihan Putri Indonesia Tinkat Propinsi NTT Tahun 2004 dan 2005)sayangnya saya dimutasi dari Merauke bulan Januari lalu. Di Merauke saya juga berkesempatan menjadi penyiar (malam) di RRI Pro 2 dengan segmentasi pendengar anak muda/remaja. Selain mengembangkan bakat, menambah wawasan dan pergaulan, honor yang saya terima pun lumayan untuk ukuran menyalurkan hobby. Besarannya bahkan 2 kali lebih besar dari tunjangan jabatan Eselon IV. 2 tahun 3 bulan di Merauke saya diputer lagi ke Purwodadi. Baru 2 bulan di Purwodadi akhirnya mendapat kesempatan untuk ikut tes KPPN Percontohan Tahap IV. Suatu kesempatan yang tidak saya dapatkan selama di Merauke. Entahlah, mungkin Pak Kanwil punya pertimbangan sendiri sehingga saya selalu tidak diikutsertakan dalam tes tahap I - III. Hari ini, bersama kurang lebih 150 temen lulusan KPPN Percontohan Tahap IV, kami sedang menantikan SK Mutasi ke KPPN Percontohan, dan saya tentunya juga menantikan HIKMAH apa lagi yang akan saya dapatkan di tempat yang baru nanti. Namun, saya percaya bahwa dimanapun nantinya saya bertugas Insya Allah HIKMAH itu tetap ada. Salam hormat buat Yangkung, Orang tua kami saat sama-sama bertugas di Papua. Ucapan-ucapan beliau juga sering menjadi inspirasi bagi saya ketika siaran di radio maupun di atas panggung. --- In [email protected], suba sita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dari surat kantor pusat DJPB, nampaknya KPPN Percontohan tahap ke empat diharapkan akan mulai beroperasi pada tanggal 1 Juni 2008. Artinya bagi mereka yang telah lulus tes tahap tsb siap-siap. Sk pastinya akan terbit sebelum tanggal 1 Juni 2008 kan? > > Selamat untuk yang lulus tes KPPN Percontohan Tahap 4 semoga tetap rendah hati dalam melaksanakan komitmen reformasi birokrasi Dep Keu. Apa ada yang berubah??? (setelah lulus KPPN percontohan, harus benar2 lebih komit, lebih bersih, tapi tidak merasa menjadi lebih... lebih dari kawan lainnya yg masih kurang beruntung? Tidak menjadi eksklusif, just follow the rules) Semoga. > > Sekali lagi selamat menjalankan dan mengawal reformasi birokrasi depkeu sampai ke tujuan yang di cita-citakan. wassalam. > >
