Assalam wrwb,
Dalam postingan kemarin, saya hanya menyampaikan suatu wacana yang disampaikan 
dalam Rapimtas ketika itu, yi suatu fakta bahwa pegawai kita ada jg berada di 
remote areas, yg serba terbatas fasilitasnya, dan pastinya index biaya hidup 
lebih tinggi. Hal itu perlu mendapat perhatian pula. Hal ini disampaikan kepada 
Menteri Keuangan.  Menkeu memberi lampu hijau. 
Wacana ini perlu di kritalisasikan. Oleh karena itu dibentuklah Tim Kerja untuk 
itu.  Perjalanan itu masih cukup panjang dan perlu di perjuangkan oleh 
institusi, agar bentuk perhatian pimpinan DJPB dg pemberian remunerasi 
lebih terwujud.  
Jadi ini bukan JANJI, sekali lagi bukan JANJI. Karena kita hanya mengusulkan, 
pimpinan Departemen yang memutuskan.
Yang di maksud dengan pegawai DJPBN, tentu saja pegawai secara keseluruhan, 
bukan hanya yg berasal dari prodip/non prodip tp termasuk pula pejabatnya.
Pembedaan perlakuan antara prodip dg non prodip bisa menimbulkan permaslahan 
baru, yang tidak perlu.
Saya kira urutan kerja tim adalah : 1. menetapkan kriteria terpencil; 2. 
mapping kantor2 DJPBN atas dasar kriteria terpencil; 3. mengusulkan besaran 
remunerasi daerah terpencil ( mengingat keterpencilan berbeda-beda 
tingakatannya, maka besar usulan remunerasi bisa berbeda pula); 4. mekanisme 
perubahan menjadi tidak terpencil dst.
Jadi ini bukan suatu janji apalagi kebohongan, tetapi sesuatu yg harus 
diperjuangkan. Sebagai bentuk perhatian pimpinan, rasa empati, "fairness",  
kepada para pegawainya, yg suatu saat harus berada di daerah terpencil.
Wacana ini tidak perlu terlalu di perdebatkan, tetapi perlu di WUJUD kan. 
Masukan dari pr milliser sangat diperlukan, terutama untuk kriteria terpencil
Sekali lagi,  Tim perlu mendapat masukan sebanyak-banyaknya, sehingga dapat 
menghasilkan sesuatu yang benar-benar diharapkan. Tanpa masukan dari kita 
semua, hasilnya mungkin akan kurang optimal. Masukan yg diperlukan adalah 
masukan yg dapat di implemantasikan. Tidak usah yang rumit-rumit---sederhana. 
Silahkan !!! Itu tambahan dari saya.
Wassalam,
Subasita. 


----- Pesan Asli ----
Dari: Bayu Biru <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 8 Mei, 2008 14:36:51
Topik: [Forum Prima] Remunerasi di Remote Areas: Janji, Bohong dan Adil

Dear Milisers,l
 
Makasih infonya yg “mak..nyus”, Pak Subasita.  Alhamdulillah, trnyata peg2 DJPB 
yg di remote areas mo dikasih remunerasi yg lbh tinggi dr peg2 DJPB yg di areas 
biasa2 aja.
 
“TAPI” ntar dl, ini bsa dnamakn JANJI ato bukan seh. Soalnya, klo ntuh emang 
JANJI brarti klo trnyata ntar ingkar ntuh artinya INGKAR JANJI bin KEBOHONGAN. 
Tp klo 2009 bu Mentri diganti, ntuh namanya apa masih KEBOHONGAN juga ya?
 
 Trus, yg dperjoangkn pak Carlin ntuh kan Nasib Pegawai Prodip.  Smentara pak 
Subasita bilng remunerasi tinggi ntuh tuk semua peg DJPB di remote areas.  
Matching ga seh ya?  
 
N peg DJPB yg di remote areas ntuh kan kali ada peg prodip pelaksana, peg 
prodip pjabat, peg non-prodip biasa, peg non-prodip pjabat, n masing2 mungkn 
peg pndatang ato peg pribumi.  Pertanyaan gw, apa besaran selisih lebih 
remunerasi tuk peg remote areas ntuh prlu dibeda2in, misal tuk prodip n 
non-prodip, pndatang n pribumi, pjabat n non-pjabat?  Gmana seh rasio selisih 
lebih remunerasi tuk peg2 di remote areas yg paling ADIL?   
Spesial tuk Kakwl XXX Papua, apa beliau jg mnta remunerasinya ditinggiin lg 
atas nama“fairness, membangun  motivasi, dan mencapai tingkat kesejahterahan 
yang ‘sama’?   Klo pun ga mnta pastinya Beliau jg bakal dikasih 
kali..nanti...(: 
 
Pak Subasita yg kali lg buka buku-buku majemen kali bsa kasih komen dkit 
aja…(eh, banyak jg gada larangan kok pa/k).
 
 
 
>From Bayu with Love
Ketik A spasi S spasi JBA….Apa Seh..Janji, Bohong dan Adil?…... 


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga.Yahoo! Groups Links


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke