Kebijakan kantor pusat yang memperlakukan semua pegawai dengan adil dan memberi kan hak dan kewajiban yang sama ternyata tidak juga bisa diterima semua pihak, apalagi kalau tidak adil yaa.., pak Boys dengan tidak mengurangi rasa simpati saya kepada bapak dan teman teman yang keberatan dengan hal tersebut, tentunya pak boys tahu bahwa kami dari prodip telah diperlakukan demikian, baik jamannya KPKN KPPN dan jaman KPPN P sekarang, bahwa kami harus pindah dan memulai segalanya dari nol lagi setiap lima tahun sekali adalah hal yang memang diwajibkan kepada kami, tadinya kami berpikir hal tersebut untuk menghindari asas hub kerja dari profesionalitas berubah menjadi asas personalitas ( KKN gituh.. ), tapi semakin lama kami di DJPBN kami semakin tahu bahwa KKN nya pelaksana tidaklah seujung kuku dibanding dengan KKN nya Para Dewa2 itu .
--- In [email protected], "boysbogang" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Ass Wr Wb > Sehubungan dengan surat DJPB tentang Asesment angkatan ke V yg > memberi kesempatan kpd karyawan/karyawati DJPB yg s.d usia max 54 > tahun untuk seluruh jajaran djpb seantero, maka dengan adanya > kebijaksanaan dimaksud saya sangat setuju bahwasannya kanpus masih > memikirkan para karyawan/karyawati DJPB seantero untuk diberi > kesempatan mengikutinya, saya sangat berterima kasih atas > kebijaksanaan bapak/ibu yg telah sudi memajukan > karyawan/karyawatinya, namun saya sangat menyesal sekali pada > kebijaksanaan yg ada di daerah semua karyawan/karyawati tanpa ter- > kecuali semua diwajibkan mendaftarkan diri dan atau hukumnya WAJIB > untuk diusulkan ke kanpus guna mengikuti asessment angkatan ke V > dimaksud. Saya tdk habis berpikir nah bagaimana seandainya karyawati > yg sdh berkeluarga disuatu daerah yg tinggal sdh lama antara lain > mengikuti suami, dan dia tdk berambisi utk mengikutinya dan setelah > nantinya hasil testnya baik apakah dia juga dipindah untuk konsumsi > ke Luar Jawa yg terdapat KPPN-P. Dan bagaimana secara rasio anak dan > keluarganya yg ditinggalkan sang ayah ada diseberang dan sang ibu > juga diseberang terus bagaimana anak-2nya apakah juga dibagi dua sama- > 2 diseberang, bagaimana utk kedepannya nantinya anak-2 tersebut kan > sangat-2 lah kasihan. Kiranya mohon dipertimbangkan bahwa untuk > mengikuti asessment angkatan ke V dimaksud agar ditawarkan yg > BERMINAT saja jangan dibuat secara kolektif untuk diikutkan secara > WAJIB > Demikian keluhan yg saya tampung dari semua temen-2 atas pemikiaran > asesment angkatan ke V tersebut, akhir kata bila terdapat prakata yg > kurang berkenan dihati bapak/ibu mohon dimaafkan > Wass Wr Wb > B o y >
