Sekedar wacana u/ perenungan!
                                                                                
 UNTUK MEMBUKA PIKIRAN KITA SEMUA .....                                         
                                                                                
 SBY BERSANDIWARA DENGAN MEGA ??                                                
                                                                                
 Telaah Panas 1                                                                 
 SBY ternyata direstui MEGA                                                     
 Kalau ada pemilihan aktor dan artis peraih oscar pemilu 2004 ini pasti jatuh   
 ke SBY dan Mega. Mereka berdua telah piawai bermain sandiwara dengan pemeran   
 pembantu Bambang Kesowo dan sutradara Taufik Kiemas. Menurut kawan tadi,       
 sandiwara ini terinspirasi kisah Inul, dan kemudian mendapat "pembenaran"      
 skenario dari kasus pemilu Taiwan(dimana Chen Shui-bian "bersandiwara" dengan  
 menyuruh orang menembak dirinya, sehingga Lien Chan yang sebelumnya leading    
 jadi kalah di pemilu). INTINYA bahwa secara psikologis rakyat cenderung iba    
 terhadap pihak yang tersia-siakan. Sebetulnya skenario ini (SBY dipaksa        
 mundur) sempat ragu-ragu dijalankan, tetapi hasil pemilu Spayol kemudian       
 Taiwan ternyata memberikan satu keberanian.                                    
 Begitu SBY mengundurkan diri, langsung ribuan gambarnya di bendera partai      
 demokrat terpasang di seluruh Indonesia. Media massa memback up penuh SBY      
 (coba lihat di TV, hampir tiap hari ada beritanya). Terus sandiwaranya untuk   
 apa?                                                                           
 INI YANG PENTING, di lingkungan ring 1 Mega sudah 100% yakin hanya AR          
 satu-satunya lawan berat. Dengan munculnya SBY sebagai capres, sudah dihitung  
 matang HANYA akan mengurangi suara AR tidak bagi Mega. Sebab, pendukung        
 ATM(Asal Tidak Mega) mempunyai calon alternatif selain AR. Artinya, suara yang 
 mustinya ke AR terbagi ke SBY.                                                 
 Kenapa SBY mau? Ada "hitung-hitungan" tersendiri (dengar-dengar kembali        
 sebagai menko polkam di kabinet Mega tapi dengan kekuasaan layaknya Perdana    
 Menteri), dan yang pasti juga sudah dibahas dengan partai Demokrat. AGAR lebih 
 jelas, tolong pelototi PLATFORM partai Demokrat (Persis kalau tidak mau        
 disebut photocopy PDIP) serta menariknya lagi, partai Demokrat, MAAF ternyata  
 didominasi oleh nonmuslim disusunan pengurusnya, dari DPP sampai DPD. Tolong   
 dicari kebenarannya kalo ragu. Minimal Ketua Umum atau sekjennya pasti         
 nonmuslim. (Maaf, bukan berarti mau SARA, hanya sebagai pendukung opini kenapa 
 Demokrat mengiyakan sandiwara SBY-Mega).                                       
                                                                                
 Telaah Panas 2                                                                 
 Ada "kesepakatan" tidak tertulis, untuk menonjolkan parpol Islam tertentu      
 dengan "menenggelamkan" parpol lain di pemberitaan media massa terlebih-lebih  
 yang berbau AR. Kenapa begitu? Soalnya, biar pendukung AR bingung, tidak pede, 
 dan ragu-ragu.(Coba lihat TV, setelah banteng dan beringin, pasti PKS dan      
 demokrat yang riwa-riwi di TV) Ekstrimnya lagi, ada keinginan agar suara PKS   
 diatas PAN. (Sebetulnya tadinya  PKB yang 'mau ditonjolkan dengan "menggarap"  
 Gus Dur ngotot maju. Tapi Gus Dur kayaknya sudah "ngerti" arah angin sehingga  
 buru-buru "menggoda SBY".) Kenapa begitu? Jelas, kalau suara PKS diatas PAN,   
 AR jadi teramat wagu dan saru kalo AR ngotot jadi presiden. Dan Nur Wahid akan 
 "terjebak" pada permainan Mega untuk maju sebagai capres. Soale Mega teramat   
 yakin, Nur Wahid jauh lebih gampang dikalahkan. Isunya, sudah disediakan       
 setumpuk amunisi buat menyerang Nur Wahid di pemilu presiden. Antara lain,     
 Hantu Syariat Islam, Talibanisme, Poligami, Riba, kekacauan sistem perbankan,  
 dll. Dan Mega yakin, secara umum rakyat Indonesia "takut" bin ngeri dengan     
 semua itu.                                                                     
                                                                                
 PERCAYA GA PERCAYA, Tolong isu panas ini didiskusikan, siapa tahu berguna.     
 Jangan sampai kita terlena, tahu-tahu Nyonya Meneer lagi yang terpampang di    
 sekolah-sekolah. Apa kuat kita harus menanggung sengsara 5 tahun lagi.         
 Tobat-tobat!!                                                                  
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                







---------------------------------------------------------------------
Media Komunikasi Alumni, mahasiswa dan seluruh civitas
AKADEMI KIMIA ANALISIS BOGOR
---------------------------------------------------------------------
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Untuk melihat perintah, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website : http://www.alumni-akabogor.org/
Archive : http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/

Kirim email ke