dear all, 

saya sangat setuju dengan pendapat pak Lukman, sangatlah tidak dewasa apabila kita 
memojokan suatu golongan tertentu tanpa memikirkan akibatnya, yaitu perpecahan 
diantara para alumni aka. bukannya kita memikirkan sesuatu untuk membuat aka menjadi 
lebih maju dan terbuka terhadap perbedaan. padahal perbedaan justru yang membuat kita 
"kaya" 
selama ini di aka memang terjadi gap terhadap golongan tertentu dan itulah yang 
menjadi mahasiswa/i 
aka berjalan di tempat dengan kata lain pakai kacamata kuda tanpa mengikuti perubahan 
di sekelilingnya yang berwarna-warni, apa iya mau seperti itu terus? please, wake up! 
setelah membaca wacana dibawah saya jadi bertanya-tanya pada diri sendiri, bukankah 
seorang muslim tidak boleh menjelek-jelekkan sesamanya? 
lebih baik bercermin pada diri kita sendiri, apa kekurangan kita sebagai manusia. 
atau memang mau bercermin di kaca yang retak? 

lagipula sangat naif mempercayai wacana di bawah tanpa menganalisisnya terlebih 
dahulu, saya yakin semua yang kuliah di AKA orang pandai semua sehingga tidak terjebak 
terhadap opini di bawah ini. dan satu lagi saya bukan pendukung SBY ataupun Mega, 
hanya prihatin terhadap milis ini. 


Sulis 

--- 
Communication Specialist 
Conservation International Indonesia 
Jl. RAjawali No. 38 
Sei Sikambing B, Medan Sumatera Utara 
Tel: 061-8454534 
email:[EMAIL PROTECTED] 
http: www.conservation.or.id 

--------- Original Message --------- 

DATE: Wed, 7 Apr 2004 16:58:06 
From: [EMAIL PROTECTED] 
To: [EMAIL PROTECTED] 
Cc: 

> 
> 
> 
>Ass. Wr.Wb. 
> 
>Dear Pak Moderator. 
> 
>Saya hanya menanyakan masalah forum Alumni AKA ini, setau Saya forum ini 
>adalah forum mewadahi forum lulusan AKA untuk menjembatani ALUMNI AKA 
>untuk bisa berdiskusi ataupun bertukar fikiran tetapi bukan sebagai wadah 
>politik 
>atau wadah untuk mendukung atau menjelek-jelekan orang lain apalagi kalo 
>sudah behubungan 
>dengan SARA. 
> 
>Di forum ini mungkin ada juga yang non-muslim, atau mungkin juga 
>ada yang mendukung SBY, atau mungkin MEGA atau mungkin Gusdur... who know 
>lah  . 
>karena itu waktu kita nyolok pemilu juga RAHASIA. 
> 
>Saya sendiri Muslim tapi bukan berarti Saya mendukung atau menentang opini 
>ini, tapi Saya pikir forum AKA ini bukan wadah yang tepat untuk masalah 
>ini. 
>Kenapa ..... ??? karena memang forum ini bukan wadahnya dan juga tidak 
>semua Alumni AKA tidak berfikiran sama tentang masalah Politik ataupun 
>SARA. 
> 
>Sekali lagi Saya hanya tidak ingin forum ilmiah kita ini terjebak dalam 
>diskusi praktis masalah politik dan sara. 
> 
>Wasalam 
>Lukman Nur Aalim 
> 
>From: [EMAIL PROTECTED] on 07/04/2004 02:38 PM 
> 
> 
>To:        [EMAIL PROTECTED] 
>cc: 
>cc:        (bcc: Lukman BKC1048 Nur Aalim/BKCP/BKC) 
>bcc:        Lukman BKC1048 Nur Aalim/BKCP/BKC 
> 
>Fax to: 
> 
>Subject:[AKA Bogor] SANDIWARA?? 
> 
> 
> 
> 
> 
>Sekedar wacana u/ perenungan! 
> 
>UNTUK MEMBUKA PIKIRAN KITA SEMUA ..... 
> 
>SBY BERSANDIWARA DENGAN MEGA ?? 
> 
>Telaah Panas 1 
>SBY ternyata direstui MEGA 
>Kalau ada pemilihan aktor dan artis peraih oscar pemilu 2004 ini pasti 
>jatuh 
>ke SBY dan Mega. Mereka berdua telah piawai bermain sandiwara dengan 
>pemeran 
>pembantu Bambang Kesowo dan sutradara Taufik Kiemas. Menurut kawan tadi, 
>sandiwara ini terinspirasi kisah Inul, dan kemudian mendapat "pembenaran" 
>skenario dari kasus pemilu Taiwan(dimana Chen Shui-bian "bersandiwara" 
>dengan 
>menyuruh orang menembak dirinya, sehingga Lien Chan yang sebelumnya leading 
>jadi kalah di pemilu). INTINYA bahwa secara psikologis rakyat cenderung iba 
>terhadap pihak yang tersia-siakan. Sebetulnya skenario ini (SBY dipaksa 
>mundur) sempat ragu-ragu dijalankan, tetapi hasil pemilu Spayol kemudian 
>Taiwan ternyata memberikan satu keberanian. 
>Begitu SBY mengundurkan diri, langsung ribuan gambarnya di bendera partai 
>demokrat terpasang di seluruh Indonesia. Media massa memback up penuh SBY 
>(coba lihat di TV, hampir tiap hari ada beritanya). Terus sandiwaranya 
>untuk 
>apa? 
>INI YANG PENTING, di lingkungan ring 1 Mega sudah 100% yakin hanya AR 
>satu-satunya lawan berat. Dengan munculnya SBY sebagai capres, sudah 
>dihitung 
>matang HANYA akan mengurangi suara AR tidak bagi Mega. Sebab, pendukung 
>ATM(Asal Tidak Mega) mempunyai calon alternatif selain AR. Artinya, suara 
>yang 
>mustinya ke AR terbagi ke SBY. 
>Kenapa SBY mau? Ada "hitung-hitungan" tersendiri (dengar-dengar kembali 
>sebagai menko polkam di kabinet Mega tapi dengan kekuasaan layaknya Perdana 
>Menteri), dan yang pasti juga sudah dibahas dengan partai Demokrat. AGAR 
>lebih 
>jelas, tolong pelototi PLATFORM partai Demokrat (Persis kalau tidak mau 
>disebut photocopy PDIP) serta menariknya lagi, partai Demokrat, MAAF 
>ternyata 
>didominasi oleh nonmuslim disusunan pengurusnya, dari DPP sampai DPD. 
>Tolong 
>dicari kebenarannya kalo ragu. Minimal Ketua Umum atau sekjennya pasti 
>nonmuslim. (Maaf, bukan berarti mau SARA, hanya sebagai pendukung opini 
>kenapa 
>Demokrat mengiyakan sandiwara SBY-Mega). 
> 
>Telaah Panas 2 
>Ada "kesepakatan" tidak tertulis, untuk menonjolkan parpol Islam tertentu 
>dengan "menenggelamkan" parpol lain di pemberitaan media massa 
>terlebih-lebih 
>yang berbau AR. Kenapa begitu? Soalnya, biar pendukung AR bingung, tidak 
>pede, 
>dan ragu-ragu.(Coba lihat TV, setelah banteng dan beringin, pasti PKS dan 
>demokrat yang riwa-riwi di TV) Ekstrimnya lagi, ada keinginan agar suara 
>PKS 
>diatas PAN. (Sebetulnya tadinya  PKB yang 'mau ditonjolkan dengan 
>"menggarap" 
>Gus Dur ngotot maju. Tapi Gus Dur kayaknya sudah "ngerti" arah angin 
>sehingga 
>buru-buru "menggoda SBY".) Kenapa begitu? Jelas, kalau suara PKS diatas 
>PAN, 
>AR jadi teramat wagu dan saru kalo AR ngotot jadi presiden. Dan Nur Wahid 
>akan 
>"terjebak" pada permainan Mega untuk maju sebagai capres. Soale Mega 
>teramat 
>yakin, Nur Wahid jauh lebih gampang dikalahkan. Isunya, sudah disediakan 
>setumpuk amunisi buat menyerang Nur Wahid di pemilu presiden. Antara lain, 
>Hantu Syariat Islam, Talibanisme, Poligami, Riba, kekacauan sistem 
>perbankan, 
>dll. Dan Mega yakin, secara umum rakyat Indonesia "takut" bin ngeri dengan 
>semua itu. 
> 
>PERCAYA GA PERCAYA, Tolong isu panas ini didiskusikan, siapa tahu berguna. 
>Jangan sampai kita terlena, tahu-tahu Nyonya Meneer lagi yang terpampang di 
>sekolah-sekolah. Apa kuat kita harus menanggung sengsara 5 tahun lagi. 
>Tobat-tobat!! 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>--------------------------------------------------------------------- 
>Media Komunikasi Alumni, mahasiswa dan seluruh civitas 
>AKADEMI KIMIA ANALISIS BOGOR 
>--------------------------------------------------------------------- 
>Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] 
>Untuk melihat perintah, e-mail: [EMAIL PROTECTED] 
>Website : http://www.alumni-akabogor.org/ 
>Archive : http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/ 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>--------------------------------------------------------------------- 
>Media Komunikasi Alumni, mahasiswa dan seluruh civitas 
>AKADEMI KIMIA ANALISIS BOGOR 
>--------------------------------------------------------------------- 
>Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] 
>Untuk melihat perintah, e-mail: [EMAIL PROTECTED] 
>Website : http://www.alumni-akabogor.org/ 
>Archive : http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/ 
> 
> 


Need a new email address that people can remember
Check out the new EudoraMail at
http://www.eudoramail.com

Kirim email ke