Lebih celaka, ... kalau hendak ditinjau dari sudut patriotisme, kenapa yang 
diangkat Lieus? Lalu harus dimirip-miripkan? 
Apakah Lieus itulah yang menjadi idola pendukung Habib Rizieg kebanggaan 
bung??? 



-----原始郵件----- 
From: Lusi D. 
Sent: Saturday, August 7, 2021 8:41 PM 
To: Chan CT 
Cc: GELORA45_In ; nasional-list ; GELORA45_In ; chalik.hamid 
Subject: Re: [GELORA45] Lencana Ketua Mao 

Saya memandangnya bukan karena sangkaan yang bung persamakan itu. Tapi
dari segi patriotisme. Apa ada mirip-miripnya.




Am Sat, 7 Aug 2021 20:03:16 +0800
schrieb "Chan CT" <[email protected]>:

> Memang kenapa harus sama dengan Lieus, ... hanya karena sama-sama
> Tionghoa? Lalu, bung yang Jawa juga sama dengan Soeharto yang Jawa?
> Hehehee, ... 
> 
> -----原始郵件----- 
> From: Lusi D. 
> Sent: Saturday, August 7, 2021 5:17 PM 
> To: nasional-list ; GELORA45_In ; chalik.hamid 
> Subject: Fw: [GELORA45] Lencana Ketua Mao 
> 
> Maksud kalimat bung ". . . hati saya masih saja melekat tertinggal di
> Indonesia, dimana saya dilahirkan dan dibesarkan." apa maunya seperti
> Lieus Sungkharisma ini?
> https://www.youtube.com/watch?v=z3Ae4nDYgVw
> 
> 
> 
> Beginn der weitergeleiteten Nachricht:
> 
> Datum: Sat, 7 Aug 2021 10:30:59 +0800
> Von: "Chan CT" <[email protected]>
> An: "Jaya Suprana" <[email protected]>, "GELORA45_In"
> <[email protected]> Betreff: Re: [GELORA45] Lencana Ketua
> Mao
> 
> 
> Ooouh, ... jadi dirasakan saya tak gentar membela negara dan bangsa
> Tiongkok? Dilihat dari KTP yang saya pegang sekarang, tentu
> WN-Tiongkok, tapi hati saya masih saja melekat tertinggal di
> Indonesia, dimana saya dilahirkan dan dibesarkan. Membela keadilan
> dan kebenaran! Itulah yang sesungguhnya! 
> 
> Terimakasih atas sanjungan begitu tinggi, bung Jaya! Hehehee, ...
> 
> 
> From: Jaya Suprana 
> Sent: Saturday, August 7, 2021 8:57 AM
> To: Chan CT 
> Cc: GELORA45_In 
> Subject: Re: [GELORA45] Lencana Ketua Mao
> 
> Saya mengagumi kegigihan semangat maju tak gentar pak Chan membela
> negara dan bangsanya ! Bravissimo Pak Chan ! 
> 
> On Sat, 7 Aug 2021 at 07.42 Chan CT <[email protected]> wrote:
> 
>   Lencana Ketua Mao
> 
>     
> 
>   Disaat penobatan Medali-emas Olympic-Tokyo bagi Pembalap-sepeda
>   Tiongkok, panitia Olympic memprotes bahkan memberi peringatan bisa
>   membatalkan pemenang Tiongkok karena mereka berdua kenakan Lencana
>   Ketua Mao, yang dianggap propaganda politik! Katanya melanggar
>   ketentuan Olympic, pasal-50! Apa dan dimana salahnya?
> 
>   Dimedsos juga terjadi banyak komentar atas teguran dan peringatan
>   panitia Olympic itu, ... ada yang sangat menarik menjadi perhatian
>   saya: Apa itu propaganda politik? Coba saja perhatikan, saat
>   Olympiade Musim Dingin di Salt Lake City, Amerika Serikat, polisi AS
>   menyanyikan lagu kebangsaan dan membawa bendera Amerika yang
>   compang-camping kelapangan, 
> 
> 
>   Lalu, saat program "Tokyo Eight Minutes" Rio, mantan Perdana Menteri
>   Jepang Shinzo Abe berlari sebagai Mario; tahun ini, Kaisar Jepang
>   berada di Tokyo Pidato pada upacara pembukaan Olimpiade, Jepang
>   mengusulkan untuk mengamati ledakan nuklir Hiroshima di Olimpiade
>   Tokyo ... Bukankah ini merupakan "politisasi" yang sesungguhnya!
>   Itulah POLITIK, itulah "depolitisasi", ...! Jadi, ketika atlet dari
>   berbagai negara menangkan kejuaraan, saat mereka mengibarkan bendera
>   nasional dan memngumandangkan lagu kebangsaan, itu juga POPLITIK!
>   Lalu, dimana salahnya???
> 
>   Satu contoh lagi, "The March of the Volunteers" awalnya adalah lagu
>   anti-Jepang, penuh dengan sentimen nasionalis. Jadi, apakah Komite
>   Olympiade akan melarang kumandangkan lagu Olympiade itu? Lagu
>   kebangsaan setiap negara di dunia seringkali mewakili sejarah
>   berdirinya satu negara dan memiliki ekspresi politik yang jelas,
>   apakah harus dilarang? TENTU SAJA TIDAK!
> 
>   Ketidak adilan harus dilawan, ...! Tak ada yang perlu ditakuti, ...
>   Ketua Mao adalah pemimpin bangsa Tionghoa yang seanantiasa dicintai
>   dan dihormati Rakyat Tiongkok! Ketua Mao itulah yang membuka jalan
>   kehidupan baru bagi 1,4 milyar Rakyat Tiongkok sekarang ini, kenapa
>   kami tidak boleh kenakan Lencana Ketua Mao saat menerima
> Medali-emas! Menyandingkan lencana Ketua Mao dengan lambang Nasional
> RRT tidak ada salahnya! Yang mempermasalahkan itulah “politisasi”
> usaha nyata anti-Tiongkok! -- Anda menerima pesan ini karena
> berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti
> berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke
>   [email protected]. Untuk melihat diskusi ini
> di web, kunjungi
>   
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/AB585DC391804BCFB8753E6FC63B7702%40A10Live.
> 

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210807144123.735e93b9%40lilik-ThinkPad-T420s.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/95830B4B2249457EAD00FF6BF006A957%40A10Live.

Reply via email to