Dengan keintelektualan saya yang rendah, saya tetap bisa menangkap pembelaan bung Nesare pada Jokowi maupun Ahok dengan argumentasi yang telah diberikan. Setiap orang tentu saja boleh setuju, boleh juga tidak sependapat! Dalam berdiskusi, hendaknya saling memberikan data dan argumentasi kuat untuk membenarkan pembelaan ataupun penentangannya saja! Tapi tidak seperti bung bilang hanya membuta memuja-muji itu, ... bahkan memberi label “penjilat pantat” saja tanpa argumentasi!
Cara dan sikap demikian ini yang menyalahi diskusi sehat, ...! Dan tidak saya kehendaki terjadi berkepanjangan di GELORA45. Harap bung bisa mengerti, ... Salam-damai, ChanCT From: [email protected] [GELORA45] Sent: Thursday, December 8, 2016 10:29 AM To: [email protected] Subject: Re: [GELORA45] Penjilat pantat sederhana saja opini2 beliau hanya sekedar memuja muji dan membela membuta penguasa begitu saja atau katakanlah cari muka, dan itulah kesan yg didapat selama diskusi dgn beliau sekian lama. kurang lebih sama dgn alasan anda waktu memberi komentar "jilat pantat SBY" itu, hanya saja dalam hal ini jilat pantat Jokowi ataupun jilat pantat Ahok. kenapa bung Chan? apakah anda alergi dgn gambar karikatur penjilat pantat itu? ---In [email protected], <SADAR@...> wrote : TIDAK begitu, bung Goei! Tidak ada maksud saya meminta bung untuk mengaduk-aduk data lama, ... cukup memasuki masalah/kasus terakhir ini saja, dalam diskusi sampai pada penggunaan “penjilat pantat”. Yang menurut saya ada BETULNYA tuntutan bung Nesare, bung Goei hendaknya memberikan argumentasi/penjelasan dengan pemberian label itu! Jadi, jangan lari dan pindah berbelok mempermasalahkan merendahkan intelektual saya sebagai moderator! Itu saja, ... harap bisa dimengerti! Salam-damai, ChanCT From: Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] Sent: Thursday, December 8, 2016 12:14 AM To: Yahoogroups Subject: Re: [GELORA45] Penjilat pantat ya bersyukurlah kalau begitu ha ha ha. si orang lain itu sesudah memuaskan nafsu me-maki2 kelihatannya masih kurang puas bikin karangan penuh sumpah serapah yang intinya sesumbar gak bakalan ditegur karena diundang moderator. kasihan juga moderator yg dengan maksud baik mengundang beliau malah di-koar2kan sambil menepuk dada dan di-kuya2 secara tidak langsung. ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote : Tenang, kalem. Semua paham kok yang Anda tulis di bawah sana: "saya tidak berniat eyel2an tidak ada isinya seperti ini, diskusi dgn anda saya akhiri." Pada thread lain semua juga paham waktu Lusi mengambil langkah serupa: "tidak perlu diperpanjang dengan bung" Jadi, kenapa tidak coba memahami Chan dengan cara menegur Anda di atas posting orang lain begini? Bersyukurlah Anda masih ditegur, karena yang satu jelas sudah kagak mempan. Hehe.. --- jonathangoeij@... wrote: lho...... saya yg mengikuti diskresi moderator kok malah ditegor lagi bahkan dihukum utk memberi penjelasan label ber-macam2 apa saya mesti menelusuri bermacam diskusi panjang penuh eyel2an selama bulanan bahkan tahunan tiap topik nggak habis2 itu buat ngasih bukti.... ya keberatanlah. yang bisa saya katakan tiap label tsb ya cocoklah buat beliau. tapi saya ngasih label baru buat beliau "ular berbisa" yang lempar batu sembunyi tangan, ini contohnya omongan hari ini juga tanpa ba bi bu beliau dengan lantang menuding "Menghormati moderator sembari merendahkan intelektualnya itu menghormati ya?!!!! Hahahahahaha." coba lihat disatu sisi beliau memaki moderator "intelektual rendah" disisi lain beliau memfitnah seakan orang lain yg berkata. ha ha ha betapa culasnya hasrat me-maki2 keturutan tapi orang lain yg dituduh khan benar2 ular berbisa. --- SADAR@... wrote : Nampaknya masih ada masalah MENGGANJEL yang PERLU diseleaikan antara kalian berdua, bung Nesare dan Jonathan, ... saya yang rendah intelektual mencoba mengangkat dan mengharapkan sangat bung Goei bisa memenuhi permintaan saya yang menjadi TUNTUTAN bung Nesare itu: “Bukan labelnya yg orang2 permasalahkan, tetapi argument/alasannya yg tidak ada dimana artinya ente menuduh orang, mencerca orang, bashing orang secara tidak bertanggungjawab!” Ada BENERNYA! Yang perlu di-STOP itu eyel-eyelan dengan sebutan “penjilat pantat” nya, jadi coba bung Goei beri ARGUMENTASI, alasan kuat mengapa bung Nesare diberi label begitu banyaknya, sampai dituduh “penjilat-pantat”, ... selama ini TANPA argumentasi yang meyakinkan dan bisa diterima bung Nesare, ...!!! Jadi sekali lagi, HENTIKAN eyel-eyelan nya, dan bisa memasuki masalah sesungguhnya yang berarti dan berguna bagi kita semua! Mudah-mudahan saja dengan demikian bisa mencapai penyelesaian dengan baik, ... kembali berDISKUSI dengan SEHAT! Salam-damai, ChanCT From: nesare1@... Koq ane eyel2an? Yang eyel2an itu ente! Koq disebut diskusi kaya’ gini? Ini bukan diskusi! Ini eyel2an dan eyel2an itu ente yg mulai! Dasar goblok eyel2an dan diskusi saja tidak mengerti apa bedanya. Suka menyerang pribadi orang lain tanpa alasan! Belagak paling pinter! Indonesia menerapkan hukuman mati, ente label Jokowi vampire penghisap darah! Sedangkan dari dulu Indonesia dan negara ente menerapkan hukuman mati. Ente tidak mau lihat alasan/argument orang lain dana ne. Ente melabel orang. Begitu juga penjilat pantat, kunyuk, mental disorder dst….dst…. Label2 ini tidak ente kasih argument/alasan. Bukan labelnya yg orang2 permasalahkan, tetapi argument/alasannya yg tidak ada dimana artinya ente menuduh orang, mencerca orang, bashing orang secara tidak bertanggungjawab! INI MASALAHNYA!!!!! Ane ini masih baek hati, biarin dan diterusin…. Walaupun label2 umpatan2 ente itu ane pake’, sebetulnya utk mengingatkan ente bahwa ente itu salah. Ini umpatan2. Belum lagi substansi yg jelas2 ente salah seperti rupiah melemah, effective interest rate, private company dll itu jelas2 sekali ente itu ndak ngerti bisnis! Tapi ente ngeyel, ente maen Bahasa, ente lari dst…. Ini kalibernya ente. Diluar itu ente memposisikan diri sebagai pejuang demokrasi, pejuang ham, pejuang rakyat kecil dst…yang hampir semua member milis ini sangat mengerti. Jauh lebih mengerti daripada ente! Sudah ane tulis berulang2 kali ente itu cupat pikirannya. Ane sudah kalibernya ente itu dari obralan2 singkat ini. Orang2 seperti inilah yg bikin minoritas runyam!!! Persis dengan hendrotan. Persis jalan pikirannya. Seakan2 mengerti semuanya sdangkan tidak. Semua digeneralisir. Semua yg bertentangan dicaci maki. Dari mana ente tahu ane itu penjilat ahok dan Jokowi? Kalau pertanyaan sesederhana ini ente tidak bisa jawab, kan berarti ente bikin2! Salama ini ane hanya menyalahkan pendapat ente yang memang salah. Tidak ada satupun yang ane komentari itu ente benar! Tidak ada! Ane belum mulai sama sekali membela ahok dan Jokowi! Baru menyalahkan ente saja! Bayangkan kalau ane sudah belah ahok dan Jokowi! Nesare From: jonathangoeij@... bung nesare saya tidak berniat eyel2an tidak ada isinya seperti ini, diskusi dgn anda saya akhiri. --- nesare1@... wrote : Ngomong apa ini. Bahasa dewa jangan dibawa2 kesini. Kalau Bahasa dunia ane masih ngerti. Begitu juga kalau ndak tahu ane disekitar ahok dan Jokowi koq bisa menuduh ane “penjilat dan yes man”? memang para penjilat dan yes-man seperti anda, para dorna dan sengkuni, yg selalu memuja muji membela membabi buta sang junjunganlah yg justru menjerumuskan beliau. sudah gila ya? Tulisan sendiri dari dulu dan barusan ditulis lagi tidak dimengerti?!! Minta ampun gobloknya!!!! Ini pasti kunyuk yang nulis begini! Kunyuknya dari dunia laen bukan dari dunia sini! Hehehehehe Nesare
