Bung Chan, 
Pertama, selain saya bukan intelektual yang keminter juga dengan memakai kata 
"keintelektualan saya yang rendah" segala sewaktu berbicara dengan saya padahal 
itu tidak biasanya anda gunakan hal itu seakan anda membenarkan tuduhan berbisa 
seakan saya "merendahkan intelektual" anda. Saya tegaskan sekali lagi, perkara 
orang lain memaki anda "intelektual rendah" dengan cara memutar, ataupun anda 
sendiri merasa "intelektual rendal" hal itu sama sekali bukan urusan saya.
Kedua, saya bertanya apakah anda alergi thd gambar karikatur ataupun kata 
penjilat pantat itu sama sekali bukan tanpa alasan. Sudah ratusan atau mungkin 
ribuan posting yang berisi berbagai macam umpatan yg tidak kalah keras atau 
kotor dengan kata penjilat pantat yg ditujukan pada lawan diskusi dan sama 
sekali tidak pernah terjadi sso disuruh memberikan argumentasi kenapa kok 
menggunakan kata2 itu, tetapi kenapa kok justru pada posting gambar karikatur 
yg sebenarnya lucu dan menarik itu kok malah anda memberi teguran bahkan 
mengejar untuk memberi alasan segala macam. Dan lucunya anda sendiri juga 
pernah melabel sso "jilat pantat" sungguhpun anda berkilah itu hanya sekedar 
komentar menanggapi posting orang lain, tetapi esensinya toh sama saja anda 
melabel sso "jilat pantat." Bukankah aneh bin ajaib anda sendiri melabel sso 
"jilat pantat" tetapi anda menegur posting gambar karikatur jilat pantat.
Ketiga, maksud diskresi moderator itu khan agar berdiskusi yang sehat dengan 
menghindari makian thd lawan diskusi (please correct me if I am wrong). Tetapi 
setelah dua kali diskresi itu dikeluarkan tetap saja ada sso yg dgn entengnya 
mengabaikan dan tetap saja memaki goblok dan pengecut, dan herannya kenapa kok 
moderator diam saja bahkan biarpun sudah diforward kepada beliau dengan 
penegasan highlight dan bold apa yg dikatakan lengkap dgn keseluruhan posting. 
Kenapa? Apakah moderator memperlakukan member milis ber-beda2, ada kasta 
diantara sesama member?
Terima kasih!
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

Duuuuh, ... susahnya menghadapi intelektual yang keminter! Boouuuhuuaat, deh. 
Maunya apa siiih? Padahal masalah SEDERHANA banget, kok! Anak-anak SD saja bisa 
segera menangkap maksud saya, ... SEBENARNYA apa! Ini orang yang mengaku 
intelektual dan pinter-pinter amat kok masih saja berputar-putar berulangkali 
dijelaskan tidak juga bisa mengerti. Dalam berdiskusi, katakanlah dalam 
melihat/menilai program politik/ekonomi Jokowi atau Ahok, setiap orang tentu 
boleh-boleh saja SETUJU maupun MENENTANG, yang setuju bisa kasih argumentasi, 
dan yang menentang juga kasih alasan-alasannya. Tapi, setelah seseorang 
berulang kali mendukung dan membela kebijakan Jokowi, Ahok, ... kalau bung 
tidak bisa membantah dengan mengajukan alasan dan argumentasi yang meyakinkan, 
yaa, jangan lalu dikasih label penjilat-pantat! Kalau bung sudah TIDAK ada 
argumentasi lebih lanjut, yaa diam saja! Diskusi selesai! Tidak usah kasih 
label macam-macam pada lawan diskusi! Nah, itulah yang ternyata diTUNTUT bung 
Nesare, kasih argumentasi dan penjelasan bahwa Nesare penjilat-pantat penguasa! 
Atau mungkin Bung Nesare berambisi jadi penguasa, ...kuatir menjadi saingan 
bung??? Hehehee, ... Mudah-mudahan dengan ketegasan demikian, ... bung bisa 
mengerti! Dan untuk selanjutnya bung selesaikan sendiri dengan bung Nesare! 
Dan, ... Permintaan saya menghentikan menggunakan kata-kata “Penjilat-Pantat” 
dalam diskusi, sama sekali TIDAK ada hubungan dengan saya alergie dengan 
“Penjilat-Pantat”! Salam,ChanCT  From: jonathangoeij@... [GELORA45]Sent: 
Thursday, December 8, 2016 12:27 PMTo: [email protected]: Re: 
[GELORA45] Penjilat pantat 


perkara anda setuju dgn argumentasi Nesare atau tidak itu lain cerita, dan 
sejujurnya saya menganggap beliau sebagai penjilat pantat pencari muka 
penguasa. ngomong apa adanya sebenarnya tidak ada apa2nya gambar karikatur itu, 
juga istilah jilat pantat istilah yg umum saja yg seringkali dipakai bahkab 
dimuka umum, contohnya saya Ruhut Sitompul pernah melabel Setya Novanto jilat 
pantat dan dimuat banyak media tapi itu sebelum mereka sama jadi pendukung 
Ahok. anda belum menjawab pertanyaan saya apakah anda alergi pada jilat pantat?

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

Dengan keintelektualan saya yang rendah, saya tetap bisa menangkap pembelaan 
bung Nesare pada Jokowi maupun Ahok dengan argumentasi yang telah diberikan. 
Setiap orang tentu saja boleh setuju, boleh juga tidak sependapat! Dalam 
berdiskusi, hendaknya saling memberikan data dan argumentasi kuat untuk 
membenarkan pembelaan ataupun penentangannya saja! Tapi tidak seperti bung 
bilang hanya membuta memuja-muji itu, ... bahkan memberi label “penjilat 
pantat” saja tanpa argumentasi! Cara dan sikap demikian ini yang menyalahi 
diskusi sehat, ...! Dan tidak saya kehendaki terjadi berkepanjangan di 
GELORA45. Harap bung bisa mengerti, ... Salam-damai,ChanCT From: 
jonathangoeij@... [GELORA45]Sent: Thursday, December 8, 2016 10:29 AMTo: 
[email protected]: Re: [GELORA45] Penjilat pantat 

sederhana saja opini2 beliau hanya sekedar memuja muji dan membela membuta 
penguasa begitu saja atau katakanlah cari muka, dan itulah kesan yg didapat 
selama diskusi dgn beliau sekian lama. kurang lebih sama dgn alasan anda waktu 
memberi komentar "jilat pantat SBY" itu, hanya saja dalam hal ini jilat pantat 
Jokowi ataupun jilat pantat Ahok. kenapa bung Chan? apakah anda alergi dgn 
gambar karikatur penjilat pantat itu?


---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

TIDAK begitu, bung Goei! Tidak ada maksud saya meminta bung untuk mengaduk-aduk 
data lama, ... cukup memasuki masalah/kasus terakhir ini saja, dalam diskusi 
sampai pada penggunaan “penjilat pantat”. Yang menurut saya ada BETULNYA 
tuntutan bung Nesare, bung Goei hendaknya memberikan argumentasi/penjelasan 
dengan pemberian label itu! Jadi, jangan lari dan pindah berbelok 
mempermasalahkan merendahkan intelektual saya sebagai moderator! Itu saja, ... 
harap bisa dimengerti! Salam-damai,ChanCT   From: Jonathan Goeij 
jonathangoeij@... [GELORA45]Sent: Thursday, December 8, 2016 12:14 AMTo: 
YahoogroupsSubject: Re: [GELORA45] Penjilat pantat   ya bersyukurlah kalau 
begitu ha ha ha. si orang lain itu sesudah memuaskan nafsu me-maki2 
kelihatannya masih kurang puas bikin karangan penuh sumpah serapah yang intinya 
sesumbar gak bakalan ditegur karena diundang moderator. kasihan juga moderator 
yg dengan maksud baik mengundang beliau malah di-koar2kan sambil menepuk dada 
dan di-kuya2 secara tidak langsung. ---In [email protected], 
<ajegilelu@...> wrote :

Tenang, kalem. Semua paham kok yang Anda tulis di bawah sana:
"saya tidak berniat eyel2an tidak ada isinya seperti ini, diskusi dgn anda saya 
akhiri."
Pada thread lain semua juga paham waktu Lusi mengambil langkah serupa:
"tidak perlu diperpanjang dengan bung"
Jadi, kenapa tidak coba memahami Chan dengan cara menegur Anda 
di atas posting orang lain begini?
Bersyukurlah Anda masih ditegur, karena yang satu jelas sudah kagak mempan.

Hehe..
 --- jonathangoeij@... wrote: lho...... saya yg mengikuti diskresi moderator 
kok malah ditegor lagi bahkan dihukum utk memberi penjelasan label ber-macam2 
apa saya mesti menelusuri bermacam diskusi panjang penuh eyel2an selama bulanan 
bahkan tahunan tiap topik nggak habis2 itu buat ngasih bukti.... ya 
keberatanlah. yang bisa saya katakan tiap label tsb ya cocoklah buat beliau. 
tapi saya ngasih label baru buat beliau "ular berbisa" yang lempar batu 
sembunyi tangan, ini contohnya omongan hari ini juga tanpa ba bi bu beliau 
dengan lantang menuding "Menghormati moderator sembari merendahkan 
intelektualnya itu menghormati ya?!!!! Hahahahahaha."  coba lihat disatu sisi 
beliau memaki moderator "intelektual rendah" disisi lain beliau memfitnah 
seakan orang lain yg berkata. ha ha ha betapa culasnya hasrat me-maki2 
keturutan tapi orang lain yg dituduh khan benar2 ular berbisa.

--- SADAR@... wrote :

Nampaknya masih ada masalah MENGGANJEL yang PERLU diseleaikan antara kalian 
berdua, bung Nesare dan Jonathan, ... saya yang rendah intelektual mencoba 
mengangkat dan mengharapkan sangat bung Goei bisa memenuhi permintaan saya yang 
menjadi TUNTUTAN bung Nesare itu: “Bukan labelnya yg orang2 permasalahkan, 
tetapi argument/alasannya yg tidak ada dimana artinya ente menuduh orang, 
mencerca orang, bashing orang secara tidak bertanggungjawab!” Ada BENERNYA! 
Yang perlu di-STOP itu eyel-eyelan dengan sebutan “penjilat pantat” nya, jadi 
coba bung Goei beri ARGUMENTASI, alasan kuat mengapa bung Nesare diberi label 
begitu banyaknya, sampai dituduh “penjilat-pantat”, ... selama ini TANPA 
argumentasi yang meyakinkan dan bisa diterima bung Nesare, ...!!! Jadi sekali 
lagi, HENTIKAN eyel-eyelan nya, dan bisa memasuki masalah sesungguhnya yang 
berarti dan berguna bagi kita semua! Mudah-mudahan saja dengan demikian bisa 
mencapai penyelesaian dengan baik, ... kembali berDISKUSI dengan SEHAT! 
Salam-damai,ChanCT  From: nesare1@...

Koq ane eyel2an?Yang eyel2an itu ente!Koq disebut diskusi kaya’ gini?Ini bukan 
diskusi! Ini eyel2an dan eyel2an itu ente yg mulai!Dasar goblok eyel2an dan 
diskusi saja tidak mengerti apa bedanya.Suka menyerang pribadi orang lain tanpa 
alasan!Belagak paling pinter!Indonesia menerapkan hukuman mati, ente label 
Jokowi vampire penghisap darah!Sedangkan dari dulu Indonesia dan negara ente 
menerapkan hukuman mati.Ente tidak mau lihat alasan/argument orang lain dana 
ne.Ente melabel orang.Begitu juga penjilat pantat, kunyuk, mental disorder 
dst….dst….Label2 ini tidak ente kasih argument/alasan.Bukan labelnya yg orang2 
permasalahkan, tetapi argument/alasannya yg tidak ada dimana artinya ente 
menuduh orang, mencerca orang, bashing orang secara tidak bertanggungjawab!INI 
MASALAHNYA!!!!!Ane ini masih baek hati, biarin dan diterusin….Walaupun label2 
umpatan2 ente itu ane pake’, sebetulnya utk mengingatkan ente bahwa ente itu 
salah.Ini umpatan2. Belum lagi substansi yg jelas2 ente salah seperti rupiah 
melemah, effective interest rate, private company dll itu jelas2 sekali ente 
itu ndak ngerti bisnis!Tapi ente ngeyel, ente maen Bahasa, ente lari dst….Ini 
kalibernya ente. Diluar itu ente memposisikan diri sebagai pejuang demokrasi, 
pejuang ham, pejuang rakyat kecil dst…yang hampir semua member milis ini sangat 
mengerti. Jauh lebih mengerti daripada ente!Sudah ane tulis berulang2 kali ente 
itu cupat pikirannya.Ane sudah kalibernya ente itu dari obralan2 singkat 
ini.Orang2 seperti inilah yg bikin minoritas runyam!!!Persis dengan hendrotan. 
Persis jalan pikirannya. Seakan2 mengerti semuanya sdangkan tidak.Semua 
digeneralisir. Semua yg bertentangan dicaci maki.Dari mana ente tahu ane itu 
penjilat ahok dan Jokowi? Kalau pertanyaan sesederhana ini ente tidak bisa 
jawab, kan berarti ente bikin2!Salama ini ane hanya menyalahkan pendapat ente 
yang memang salah. Tidak ada satupun yang ane komentari itu ente benar! Tidak 
ada!Ane belum mulai sama sekali membela ahok dan Jokowi! Baru menyalahkan ente 
saja! Bayangkan kalau ane sudah belah ahok dan Jokowi!NesareFrom: 
jonathangoeij@...
bung nesare saya tidak berniat eyel2an tidak ada isinya seperti ini, diskusi 
dgn anda saya akhiri.

--- nesare1@... wrote :Ngomong apa ini. Bahasa dewa jangan dibawa2 kesini. 
Kalau Bahasa dunia ane masih ngerti.Begitu juga kalau ndak tahu ane disekitar 
ahok dan Jokowi koq bisa menuduh ane “penjilat dan yes man”?memang para 
penjilat dan yes-man seperti anda, para dorna dan sengkuni, yg selalu memuja 
muji membela membabi buta sang junjunganlah yg justru menjerumuskan 
beliau.sudah gila ya? Tulisan sendiri dari dulu dan barusan ditulis lagi tidak 
dimengerti?!!Minta ampun gobloknya!!!!Ini pasti kunyuk yang nulis begini! 
Kunyuknya dari dunia laen bukan dari dunia sini!HeheheheheNesare 

Kirim email ke