Koq bisa waras = memuji? Koq bisa objektf = memuji?
Koq bisa tidak personal = memuji? Ini masalah bahasa ya? Kalau masalah bahasa mestinya ente yang bukan kunyuk ngerti bedanya waras dan memuji; objektif dan memuji serta tidak personal dan memuji kan yang adalah tidak sama! Ngerti ndak waras tidak sama dengan memuji? Tahu tidak objektif tidak sama dengan memuji? Gendeng ya tidak personal disamakan dengan memuji? Bukan bahasalah sasaran ente itu. Sasaran itu mau bashing ane saja. persis kaya’ habib sidiq bashing ahok. Hanya alatnya yang beda: ente pake’ anhar gonggong dan habis sidiq pake’ al maidah. Ane kunyuk aja ngerti. Moso’ ente manusia ndak ngerti?!!!! Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, March 15, 2017 2:04 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai ha ha ha, ya dari kata2 anda sendiri: kutipan: Anhar gonggong ini salah satu sejarahwan Indonesia yang masih waras. Dia tidak membela PKI maupun Soeharto. Dia melihatnya dari sudut pandang sejarah. Disini dia objektif Dia tidak personal. ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <nesare1@... <mailto:nesare1@...> > wrote : Dari mana ente tahu saya memuji anhar gonggong? Nesare From: [email protected] <mailto:[email protected]> [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, March 15, 2017 12:15 PM To: Yahoogroups <[email protected] <mailto:[email protected]> > Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai Setelah tempo hari anda sedemikian memuji si Anhar Gonggong sekarang anda sedemikian kerasnya menyangkal telah memuji bahkan mengatakan orang menuduh segala, sebenarnya kenapa? Apakah anda balik kucing ganti posisi? Orang ganti posisi tidak apa2 kok, biasa saja. Tidak perlu sewot ngotot segala macam. ---In <mailto:[email protected]> [email protected], < <mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote : Ditulis lagi hehehehe. Sampai ngakak ane ini. Nesare From: <mailto:[email protected]> [email protected] [ <mailto:GELORA45@yahoogroupscom> mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, March 15, 2017 11:39 AM To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai Omongan si kunyuk ini khan jelas sekali berisi pujian, easily perceive. Saya rasa tidak perlu penjelasan tambahan lagi. Omongan si kunyuk: Anhar gonggong ini salah satu sejarahwan Indonesia yang masih waras. Dia tidak membela PKI maupun Soeharto. Dia melihatnya dari sudut pandang sejarah. Disini dia objektif Dia tidak personal. "Anhar gonggong ini salah satu sejarahwan Indonesia yang masih waras." hal ini menyatakan kebanyakan sejarahwan Indonesia tidak waras dan si Gongong ini dikatakan salah satu yang waras, bukankah hal ini berarti si Gonggong itu exceptional salah satu dari sedikit yang waras, atau dengan kata nge-trend disebut "one of the best". Kalau hal ini bukan pujian, terus apa lagi? "Dia tidak membela PKI maupun Soeharto." disini khan beliau bermaksud mengatakan si Gonggong itu imparsial, tidak memihak, pandangannya lurus, tidak membela salah satu pihak baik PKI ataupun Soeharto. Kalau ini bukan pujian, terus apa lagi? "Dia melihatnya dari sudut pandang sejarah." terlihat sekali dalam konteks diatas "PKI maupun Soeharto" sang penulis mengatakan si Gonggong melihat dari sudut pandang sejarah, dus maksud beliau sejarah yg dikemukakan si Gonggong itu benar. Kalau ini bukan pujian, terus apa lagi? "Disini dia objektif." si penulis memperjelas lagi betapa si Gonggong dalam mengemukakan sejarah "PKI maupun Soeharto" dengan objektif. Kalau ini bukan pujian, terus apa lagi? "Dia tidak personal." lagi2 disini menyangatkan arti, dalam konteks "PKI maupun Soeharto" tidak ada hal personal yg dikemukakan si Gonggong. Kalau ini bukan pujian, terus apa lagi? ---In <mailto:GELORA45@yahoogroupscom> [email protected], < <mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote : Oh sekarang lari ke EQ ya. Hehehehe. Sengaja ane gak mau nyinggung masalah EQ ini. Koq EQ tinggi bisa pake’ kunyuk kunyuk segala? Orang yg punya EQ itu empatinya tinggi. Kunyuk2in, goblok2in, oon2 in orang lain itu EQ?!!! Hehehehehe…. Ane sudah bilang kalau ente ini sudah defensive tambah parah ngeyelnya! Koq sekarang ada tambahan lagi bahwa ane “berdebat keras agar orang menerima pendapatnya”. Ente kan nuduh ane memuji anhar gonggong. Wong tuduhannya ngawur, lalu ane kasih tahu salah dan ngawurnya dimana. Apakah ente mau ane diam saja. Kalau iya itu namanya ente yg mau “berdebat keras agar orang menerima pendapatnya”. Dengan kata lain ente mau ngasih tahu khalayak ramai bahwa: Objektif = memuji? Waras = memuji? Tidak personal = memuji? Obvious kali ya? Mana ada obious. Gimana sih bhs inggris ente ini. ente ini katanya sdh tinggal dan warganegara amerika koq kaya’ gini aja gak tahu. Yang obvious itu apa? Objektif = memuji? Waras = memuji? Tidak personal = memuji? Hehehehe coba refleksi diri sendiri. mulailah dari kunyuk, eyel2an dan EQ ini. Siapa yg lebih pantas menyandang gelar2 ini? Nesare From: <mailto:[email protected]> [email protected] [ <mailto:[email protected]> mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, March 15, 2017 11:14 AM To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai Saya bisa melihat kebenaran simpton orang yg emotionalnya rendah "Biasanya mereka pun akan berdebat keras agar orang menerima pendapatnya." bahkan hal yang obious-pun tetap didebat habis. ---In <mailto:[email protected]> [email protected], < <mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote : Ane gak ngeyel loh. Ente nuduh ane muji anhar gonggong. Ane kasih argumennya dan bilang ente salah. Ente gak terima terus bilang ini eyel2an. Yg ngeyel itu ente. Ente bawa tulisan ane yg lama tapi gak ngerti membacanya. Terus ente main2 bahasa tarik kesimpulan sendiri bilang objektif = memuji; tidak personal = memuji; waras = memuji dst…dst… Ane salahkan dan kasih argument. Ente lari ke kunyuk dll tapi argumennya gak ada. Yg ada hanyalah Bahasa yg dibolak balik. Sekarang mau menuduh ane eyel2an? Hehehehehe. Ente tahu ndak prilaku ente itu kaya’ si habib siriq yg menyerang ahok pake’ almaidah? Ngerti ndak persamaannya? Kalo gak ngerti beginilah persamaannya: Ente menyerang ane pake’ anhar gonggong dengan tujuan menyalahkan ane Habib Siriq menyerang ahok pake’ al maidah dengan tujuan memenangkan pilkada. Coba dikunyah 3 kalimat diatas ini dan belajar instropeksi diri sendiri. Nesare From: <mailto:[email protected]> [email protected] [ <mailto:GELORA45@yahoogroupscom> mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, March 15, 2017 10:27 AM To: Yahoogroups < <mailto:[email protected]> [email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai Saya tidak merasa perlu melanjutkan eyel2an tidak ada gunanya seperti ini. Terserah anda saja kata2 itu pujian atau tidak. --- Ciri yang nyata dari orang dengan kecerdasan emosional yang rendah adalah cepat membuat opini lalu malas melakukan konfirmasi. Dengan kata lain, mereka hanya mengumpulkan informasi yang mendukung opininya dan mengabaikan bukti dari pendapat sebaliknya. Biasanya mereka pun akan berdebat keras agar orang menerima pendapatnya. <https://groups.yahoo.com/neo/groups/GELORA45/conversations/messages/204589?soc_src=mail&soc_trk=ma> https://groups.yahoo.com/neo/groups/GELORA45/conversations/messages/204589 ---In <mailto:[email protected]> [email protected], < <mailto:nesare1@...> nesare1@...> wrote : Yang jadiin eyel2an itu kan ente! Bukan ane! Sudah ane tulis, kasih komentar, koq masih ngeyel. Koq ane yang nulis dan ngasih tahu ane gak pernah muji2 anhar gonggong. Kenal juga kagak, emangnya ngapain ane muji2 dia? Dapet duit? Atau duit engkongnya anhar bakalan dikasih ke ane? Emangnya anhar gonggong pejabat dan orang kaya, sehingga ane harus muji2 dia? Kan bukan ini urusannya?!! Masalahnya ente mau menyerang ane! Bukan masalah anhar gonggong! Coba kalau mau diskusi yang bener! Jangan suka personal kampungan seperti ini. Malu dibaca public (kalau memang ada kemaluan)! Sudah ane tulis sanggahannya ane terhadap tuduhan ente: 1. Waras disamakan dengan memuji? 2. Objektif disamakan dengan memuji? 3. Sudut pandang sejarah dikatakan benar lalu disamakan dengan memuji? 4. Tidak membela PKI dan tidak membela soeharto disamakan dengan memuji? 5. Tidak personal disamakan dengan memuji? Ini kan salah semua. Baca juga ndak tulisan ane yg dulu, koq dibawa2 kesini sebagai referensi. Lucu banget! Moso’ ente lebih tahu drpd penulis artikel itu alias ane memuji anhar gonggong atau tidak? Ane saja kasih tahu ane tidak memuji, eh ngotot ndak percaya. (Message over 64 KB, truncated)
