kentara kalau sekedar eyel2an.
---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Itu kan pendapat ente dan memang kelakuannya ente kan begitu.Kalau ente 
menganggap 1+1 =2 ya itu kan pendapat ente.Kalau ane berpendapat 
1+1=1.999999999999 kan akan diminta argumennya.Ente kalau sekolah ya harus 
kasih argument kenapa 1+1=1.9999999999. kan gitu baru bener. Ya jelas gak ada 
yg nanya apalagi argue apakah trump memuji Obama, ngapain ditanya krn semua 
kunyuk sudah tahu trump itu bukan memuji Obama malahan trump itu bashing Obama 
sampai sekarang. Yg gak tahu itu hanya 1 orang = bukan kunyuk = ente! Buset 
kaya’ gini argumennya? Sampai segini jauh masih gak tahu bahwa trump itu anti 
Obama. Pantesan orang2 kaya’ ini yg pendukung partai democrat sehingga partai 
democrat kalah sama trump. Lama2 kunyuk ini pengin jadi orang, biar ngerasain 
gimana ya prilaku manusia itu.Eh ngomong2 ente mau jadi kunyuk ndak? Nesare  
From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, March 20, 2017 10:48 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai   
Tidak semua perlu argumen. Hal yg sudah jelas seperti 1+1=2 itu tidak perlu 
argumen lagi, seandainya di-argue seperti 1+1=10(binary) itu ya cuman argumen 
kosong asal menang ngomong karena pada dasarnya 10(binary) itu nilainya ya sama 
dengan 2(decimal). Waktu Reuters menulis Trump praises Obama "very good man" 
juga tidak ada yg argue semua paham itu praise/pujian, tidak ada yg kemudian 
mempertanyakan "very good man=praise?". Hanya kunyuk yg pakai argument seperti 
anda itu. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Mana diskusinya?Milis ini ruang diskusi. Ente eyel2an. Ente gak diskusi.Ente 
ambil kesimpulan tanpa argument. Koq bisa:   
   - Waras disamakan dengan memuji?
   - Objektif disamakan dengan memuji?
   - Sudut pandang sejarah dikatakan benar lalu disamakan dengan memuji?
   - Tidak membela PKI dan tidak membela soeharto disamakan dengan memuji?
   - Tidak personal disamakan dengan memuji?
   - Dst…dst….
 Waktu anhar gonggong bilang kalau PKI menang juga bisa bunuh2, ente tahu ndak 
komentar ane apa?Waktu anhar gonggong anti komunisme , ente tahu ndak komentar 
ane apa? Argument ente apa bilang ane memuji anhar gonggong itu?Ente ‘kan ambil 
kesimpulan begini:Objektif = memuji?Waras = memuji?Tidak personal = memuji? Ayo 
jawab ini kan bahasa. Dimana logikanya bisa sama? Argumennya apa? Ente itu kan 
sibuk mau cari masalah menyerang ane. Dipakailah anhar gonggong itu krn ente 
kira ente yg bener.Persis dgn habib sidiq yg pake’ al maidah buat menyerang 
ahok. Ahok nya mah gak menyerang al quran dan Islam sama sekali. Kan ini modus 
operandinya ente menyerang Jokowi. Kentutpun ente pake buat menyerang orang. 
Selama ini kan sudah ane telanjangi kesalahan2 ente itu yg sdh begitu banyak: 
interest rate, private company vs public company dll.Ente itu gak ngerti tapi 
sok tahu! Bisanya caci maki/swearing: oon, vampire, kunyuk dll.Orang yg suka 
sumpah serapah seperti ini mana ada EQ? lucunya EQ ditimpakan ke ane sedangkan 
bung chan itu keluarin EQ itu buat ente??!!!!! Orang satu ini bener2 kelasnya 
lebih rendah dari seorang kunyuk! Ne’ ane sih memang ngaku ane adalah 
kunyuk….wong kunyuk bisa lebih bener drpd seorang manusia. Hebat kan?!!! Nesare 
  From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Sunday, March 19, 2017 12:55 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai   ini 
benar2 diskusi paling tidak bermutu, sudahlah sejak awal saya sudah bilang yg 
memuji si Gonggong itu kunyuk. 
kutipan:

Anhar gonggong ini salah satu sejarahwan Indonesia yang masih waras.

Dia tidak membela PKI maupun Soeharto. Dia melihatnya dari sudut pandang 
sejarah. Disini dia objektif Dia tidak personal.

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :Jonathan: 1 s/d 3 "very 
good man, great respect, great honor"  itu pujianNesare: diulang lagi nih yeah. 
Seakan2 kita semua ini kunyuk yg gak buta tuli. Hehehehe. Jonathan: sedang 4 "I 
very much look forward to dealing with the president in the future, including 
counsel" bukan pujianNesare: oh kalau trump mau kerja sama dengan Obama nanti 
itu bukan memuji ya?Kalau trump minta “counsel” ke obama, itu bukan memuji 
ya?Hehehehe. Ini baru Bahasa. Belum ngomong logika sama sekali! Jadi menurut 
ente trump memuji Obama! Hebattt….hebatttt….Karena pasti ada omongan Obama yang 
memuji trump, jadi trump dan Obama saling puji memuji! Pasti negara ente hebat 
karena semua musuh saling memuji!Begitu donk seharusnya negara superpower. 
Kasih contoh yang baik kenegara kami yang miskin! Jangan lari akh ke Russian 
hacking segala akh! Kita lagi eyel2an ttg anhar gonggong, bukan trump.Juga kami 
kunyuk2 indonesia miskin dan sederhana serta gak ngerti dengan hacking, wiretap 
dll. Jangan belagak kaya’ kunyuk kalau ente adalah orang!   Nesare  From: 
[email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Saturday, March 18, 2017 11:27 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai  
1 s/d 3 "very good man, great respect, great honor"  itu pujian

sedang 4 "I very much look forward to dealing with the president in the future, 
including counsel" bukan pujian
 "wiretap" itu omongan ngaco, fitnah, kemungkinan besar utk mengalihkan 
perhatian dari russian hacking

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :Goblok atau oon orang satu 
ini?Hehehehehe “trump praises Obama” huuraa huuraa…. Semua omongan Trump yang 
ane tulis itu adalah riil setelah meeting pertama trump dan Obama di gedung 
putih setelah trump jadi presiden:Trump bilang Obama “very good man”.Trump 
bilang obama “great respect”.Trump bilang the meeting was “great honor”.Trump 
bilang "I very much look forward to dealing with the president in the future, 
including counsel". Pertanyaan ane: apakah trump memuji Obama dengan kata2 itu? 
Ente jawab iya!Terakhir trump bilang Obama wiretap dia/trump plaza, ini juga 
memuji ya?Jadi secara keseluruhan trump memuji Obama dan juga sebaliknya Obama 
memuji trump.Kedua2nya saling memuji artinya partai democrat dan partai 
republic sehati sejalan sekarang ini ya?Logika?!!! Hehehehehehe. Nesare From: 
[email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, March 17, 2017 7:36 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai  Pada 
pemakaian kata2 itu media juga menyebut Trump memuji Obama:
WATCH: Trump praises ‘very good man’ Obama after White House meeting

 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Jonathan: 1 s/d 3 "very good man, great respect, great honor"  itu pujian

Nesare: jadi trump memuji Obama ya? Hehehehehe. Lah kalau trump memuji Obama 
junjungan partai democrat ente, kenapa ente caci maki trump? Ini juga logika 
ente ya?

 

Nih sekalian ane kupas dan maen logika2an ya:

Jonathan: Demikian juga yg anda katakan tentang Anhar Gonggong dibawah saya 
anggap kata2 itu merupakan pujian. Tetapi kalau anda berkata bukan pujian ya 
terserah anda saja

Nesare: sekarang pake istilah “anggap”, sedangkan tadinya buset omongannya 
keras sekali sampai pake “kunyuk”, “puja puji setinggi langit”, “EQ” segala. 
Terus pake’ istilah “terserah anda saja” hehehehehe. Orang seperti ente ini gak 
ada pride. Gak bisa integritas sama sekali. Sudah jelas omongannya lari dan 
mundur teratur karena salah. Tetapi gak pernah terima salah. Awalnya menyerang 
ane dengan menuduh ane memuji anhar gonggong. Ditanya komentarnya apa, eh bikin 
kalimat2 yg putar balik dan maen Bahasa saja.

 

Jonathan: Saya tidak merasa perlu eyel2an pujian atau bukan. Baik sebagai 
pujian, penilaian, pendapat, atau apapun, apakah sampai sekarang anda tentang 
Anhar Gonggong masih tetap sama?

Nesare: lihat disini ente tidak mempermasalahkan “pujian atau bukan”. Tadinya 
ente maki2 ane kunyuk!

Lalu kelihatannya kalimat terakhir nanya tapi pertanyaannya membingungkan. 
Emangnya pertanyaan? Nulis aja gak bisa, belum lagi baca, terus maunya oon oon 
orang seperti ane dan Jokowi. Dasaaarrrrrrr goblok!

 

Hehehehehe lucu. Sebetulnya substansi ane nulis itu gak pernah dibicarakan 
yaitu: “si Gonggong sejarahwan yang waras; si Gonggong tidak membela PKI maupun 
Soeharto; si Gonggong melihat dari sudut pandang sejarah; si Gonggong objektif; 
si Gonggong tidak personal”. “Orang” ini gak mampu membaca tulisan ane. Karena 
gobloknya plus mau menyerang ane, jadilah ditambah “memuji” sebagai atribut 
didepan semua ini.

 

Koq bisa ya:

Objektif = memuji?

Waras = memuji?

Tidak personal = memuji?

 

Yg ngeyel dan lari siapa?

Jadilah dirimu sendiri. Pelajari orang seperti Tatyana….punya kalibernya. Itu 
baru orang. Kalau ente itu orang2an!

 

Nesare

 

 

 

From: GELORA45@yahoogroupscom [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, March 17, 2017 5:04 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai

 

 

1 s/d 3 "very good man, great respect, great honor"  itu pujian

sedang 4 "I very much look forward to dealing with the president in the future, 
including counsel" bukan pujian

 

kutipan:

Kalau diganti sama trump seperti dibawah ini, gimana?

Trump bilang Obama “very good man”.

Trump bilang obama “great respect”.

Trump bilang the meeting was “great honor”.

Trump bilang "I very much look forward to dealing with the president in the 
future, including counsel".

 

Trump memuji Obama ya?

 

 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Oh sederhana ya?

Kan memang itu yg ane simpulkan:

Objektif = memuji?

Waras = memuji?

Tidak personal = memuji?

 

Makanya ane tanyakan berulang2 kali. Ini bahasa bukan logika. Moso’ ini logika? 
Hehehehehe.

Lucu akh….


(Message over 64 KB, truncated)

Kirim email ke