On Fri, Jan 08, 1999 at 04:02:25PM +0700, Priyadi Iman Nurcahyo wrote:
> mau menambahkan kelebihan qmail/postfix dibanding sendmail...
> sendmail tidak dibuat berdasarkan filosofi UNIX, satu program
> menghandle seluruh pekerjaan (kata om djb, yang bikin sendmail
> tidak mengerti UNIX)...

Nah.. ini jagoannya qmail muncul :-)
Kalau postfix dibandingkan qmail bagaimana Mas Pri?

Saya lihat, qmail menggunakan metode RCPT TO tunggal, artinya untuk
email yang sama, dikirim ke, katakanlah, 20 recipients, maka qmail
akan membuka 20 pipe smtp secara paralel. Sedangkan postfix tetap
menggunakan multiple RCPT TO, sehingga untuk di atas, dia hanya perlu
membuat satu pipe smtp (bila host tujuan yang sama).

Dari segi efisiensi, mana sih yang lebih baik? Exim juga mendukung
multiple RCPT TO seperti postfix, cuma kalau postfix, begitu
transaksi selesai, dia tidak segera memutuskan sambungan tersebut,
tetapi memeriksa dulu, apa masih ada queue baru untuk host yang sama,
kalau ada ya lanjut ... :-) Sayangnya, exim itu monolitik, kalau set
paralel delivery-nya dibuat, mis. 120 ya lumayan, belum lagi kalau
traffic incoming mailnya deres banget (bisa diatur sih.. ).
Dulu, tempat saya pernah ada yang ngebom, kebetulan waktu itu
incoming smtp (exim) saya pasang di inetd, suram .. 128M habis.
Untunglah sekarang servernya sudah pasti tidak bisa dibom lagi, sudah
tamat :-)

BTW, Exim itu MTA favorit saya, sayang kalau dibuang :-)

Salam,

P.Y. Adi Prasaja


______________________________________________________________________
Utk berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED] 
Sudah cari di arsip? http://www.linux.or.id/milis.php3#arsip-id-linux
Utk info etika diskusi, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke