On Wed, Nov 18, 1998 at 11:57:25PM +0700, B. 'Avatar' Avianto wrote:
> Responding to NanoTech mail at 03:21 PM 11/19/98 :
>
> @>porting ke linux. tapi sampai detik ini saya belum bisa "connect to ISP"
> @>walaupun sudah ada nasihat dari milis ini, sudah baca howto (sampai buka
> @>kamus), sudah d/l software untuk setting PPP.
>
> Udah coba ke:
> http://ldp.linux.or.id/HOWTO/contrib/ConnectToISP.txt (buatan mas Adhie)
> atau http://www.k-elektronik.org/ezine/linuxppp.txt (buatan Cyberbug)?
Kalau boleh menambahkan dikit...
Saya bukan orang komputer, dalam banyak hal, sangat alergi terhadap isi
script yang ada di sistem linux :-)
Sempat nge-print banyak docs, manual tentang ppp di linux, sampai se-abreg,
sampai bingung sendiri :-)
Berikut ini pengalaman pribadi setelah jalanin perintah man pppd dan
man chat :-) Disarankan, untuk dapat mengikuti jalan cerita ini, pembaca
melakukan hal yang sama.
Berdasarkan pengalaman pribadi, sekali lagi, saya hanya sempat mencoba dial
ke 1) ISP yang menggunakan sistem PAP untuk autentikasi user dial-up dan
2) ISP yang menggunakan OS unix (dalam hal ini linux).
Untuk 1) diperlukan file-2 konfigure sbb:
- /etc/ppp/options
- /etc/ppp/connect.script
- /etc/ppp/pap-secrets
Untuk 2) /etc/ppp/pap-secrets tidak saya perlukan (hmm.. bisa saja
ISP lain menyediakan/mengharuskan bentuk autentikasi semacam point 1).
Sebagai gantinya, dua setting tambahan pada file connect.script untuk
keperluan autentikasi.
Berikut ini isi dari file /etc/ppp/options:
asyncmap 0
debug
persist
noipdefault
defaultroute
modem
/dev/ttyS1
115200
crtscts
lcp-echo-interval 30
lcp-echo-failure 30
connect "chat -v -f /etc/ppp/connect.script"
user <user-name>
sedangkan /etc/ppp/connect.script:
TIMEOUT 5
ABORT ERROR
ABORT BUSY
ABORT NO ''
ATZ OK ATDT<no.telp.isp>
TIMEOUT 120
CONNECT ''
TIMEOUT 45
dan /etc/ppp/pap-secrets
<user-name> * <password utk dial>
<user-name> * <password utk dial>
...
Untuk isp 2) bentuk connect.script sbb:
TIMEOUT 5
ABORT ERROR
ABORT BUSY
ABORT NO ''
ATZ OK ATDT2895
TIMEOUT 60
CONNECT ''
TIMEOUT 45
ogin:--ogin:--ogin:--ogin:--ogin:--ogin:--ogin: <user-name>
word: <password utk dial>
Catatan:
- option persist pada /etc/ppp/options berfungsi supaya kalau proses dial
gagal atau terputus, maka secara otomatis pppd akan mendial ulang.
- bentuk ogin-:--ogin:--.. dst, atau word: bergantung pada konfigurasi pada
ISP, jadi perlu dicoba-coba dulu atau dilihat pada syslog, bentuk prompt
seperti apa yang digunakan ISP (ogin diambil dari login atau Login
sedangkan word diambil password atau Password). Bisa saja ISP menggunakan
bentuk lain, misalnya <username:>, untuk ini kita ambil saja name:
- option user <user-name> pada /etc/ppp/options tidak diperlukan untuk
dial-up ke ISP 2).
- kalau sudah ok, dan ingin aman (ini relatif) options debug dan -v waktu
invoke chat sebaiknya dihapus.
Selanjutnya tinggal aktifkan program pppd, misalnya:
# /usr/sbin/pppd
Untuk mematikan tinggal pakai 'killall pppd', atau untuk mematikan
connect.script, misalnya macet atau lainnya, tinggal beri perintah
'killall chat'
Ok.. sekali lagi, ini berdasar pengalaman pribadi, mudah-mudahan para user
yang masih 'newbie' macam saya ini bisa mengambil manfaatnya. Sayangnya
untuk ini semua 'prasarana' misalnya modem, line-telepon, pppd, chat sudah
harus beres.
Sebelumnya maaf kalau terlalu panjang so boros BW, maksudnya bukan seperti
itu :-) Senang sekali kalau ada yang mau menambahkan supaya scriptnya lebih
efisien.
Salam,
P.Y. Adi Prasaja
NB: kurang tahu juga ini relevan nggak, BTW saya pakai slackware (3.3 kalau
nggak salah, udah lupa), modem internal di com2 (us robotic),
pppd-2.3.5 (mudahan-mudahan tidak masalah dengan pppd-2.2.0, walaupun
sudah diusahakan diambil option yang kompatibel), dan kernel linux
versi 2.0.36 (thanks to Dian Pamilih <[EMAIL PROTECTED]>).
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Netiket autoresponder: [EMAIL PROTECTED]