Responding to aldo mail at 05:15 AM 11/18/98 :
@>mau pelajari! Tolong jangan kita terus dibego-begoin gitchu, lama kelamaan
@>bisa menghilangkan niatan nanya/belajar orang-orang baru ini (masukin nama
@>gue di list newbie, kalo ada), abis kalo nanya ntar dibalik tanya lagi,
@>terus kapan kita bisa nambah elmu *NIX ini donk? Bukannya forum ini
@>tujuannya untuk memperluas & memperdalam pengetahuan LINUX, ada tanya-ada
@>jawab, ada pendapat-ada tanggapan, yg jelas kedua sistematika tersebut
@>sama-sama memberikan pandangan yang positif dari masing2 pihak dan lebih
@>mengarah pada penambahan informasi/pengetahuan.

Ada dua jenis pendekatan dalam menambah motivasi...
1. pendekatan bimbingan.
2. pendekatan 'sindiran'. (recursive ?)

Saya cenderung memakai pendekatan 'sindiran' karena saya *mungkin*
mengambil dari pengalaman pribadi saya yang cenderung *try first before you
ask*.
Mungkin anda belum tahun latar belakang saya :
1. Secara formal saya *sama sekali* tidak mempunyai pendidikan IT (saya di
arsitektur dan semua kemampuan IT saya dapatkan dari pendidikan non-formal).
2. Selama belajar dan menggunakan Linux saya lebih banyak bermotivasi
sendiri dan *jarang* sekali bertanya sebelum saya mencobanya. (kalau anda
perhatikan pertanyaan saya di milis ini kurang lebih 3 - 4 bulan lalu
adalah mengenai konek ke ISP yang ternyata merupakan masalah *umum*.)

Saya terjun ke Linux karena saya *butuh* sebuah UNIX workstation dalam
pekerjaan saya (webdesign's works) yang memungkin saya mempunyai webserver
sendiri. Ternyata dalam langkah kedepannya saya malah jadi main di Linux
sebagai *graphical workshop* dan *programming workshop*. Hal ini *sama
sekali* tidak pernah saya bayangkan ketika pertama kali install Linux (btw,
kalau anda mau tahu... saya pertama dapat CD Linux dari seorang rekan dan
hanya dapat komentar "nih CD Linux, loe partisi dulu HD loe trus bikin boot
disk..." sudah... hanya itu saja... dan saya tidak mengeluh karena ini
adalah tantangan)

Mungkin saya salah kalau menganggap semua orang seperti saya tetapi ada
satu hal yang membuat saya sering kesal adalah masalah *malas*nya seseorang
mencoba dulu dan ini diperparah dengan *malas*nya membaca manual atau help.
(RTFM.... it's true... and it's worse).

Saya tahu metode 'sindiran' mengundang resiko seperti mail saudara aldo,
tetapi 'I'll take that risk' karena nggak seru kalau seandainya semuanya
membimbing tanpa ada tokoh antagonisnya... =) Dan saya sih berharap
walaupun mendapat cap 'antagonis' tetapi tetap menjadi masukan buat yang
bertanya. 

@>Iya deh, segitu aja dulu - sorry kalo entarnya jadi flame, cuman opininya
@>newbie LINUX, yang ngerti Windo$e tapi terbelakang di LINUX. Tidur dulu
@>ahhh, abis selesai nge-ronda nih, huahhh.

Sori kalau kalimat ini jadinya sarkartis lagi... *Kita semua bukannya
newbie di dunia IT? Buat saya tidak ada tuh istilah *pakar* di dunia IT
karena dunia IT adalah *dynamic*"
Jadi kurang tepat memakai istilah newbie (saya pribadi kurang senang dengan
istilah ini... cenderung dipakai untuk merendahkan, mungkin istilah *less
experience* jauh lebih tepat) dalam bidang IT.
Terlebih di Linux yang perkembangan amat sangat cepat. Saya pribadi
mengalami hal ini setelah ber*main2* di Linux beberapa lama *ternyata* ada
hal yang *paling* standar yang saya lupakan atau bahkan tidak tau sama
sekali dibandingkan rekan2 saya yang *less experience* di Linux. (contoh:
saya baru tahu ada perintah *split* untuk membagi-bagi file dalam besaran
tertentu sehingga mudah untuk dipecah ke dalam beberapa disket).

@>NB. Seluruh kesan, rasa, uneg2 ini asli pendapat gue sendiri, dan sama
@>sekali nggak bermaksud mewakili newbie LINUX lainnya.

Tidak masalah di saya apakah ini pendapat pribadi atau tidak, yang jelas
saya sudah 'sadar' waktu memposisikan diri saya sebagai 'antagonis'. Tetapi
kritik anda saya terima dan saya ucapkan terimakasih banyak.
Oh iya, kalau anda merasa mail2 saya memang *sinis* kenapa nggak difilter
-> trash aja... toh masih banyak rekan lainnya seperti mas Ronny dan mas
Made yang bisa menjawabnya...<g> (duh... tuh kan, keinginan nyindir saya
nggak mau ilang... he he he... =P)


Regards,
B. 'Avatar' Avianto
[EMAIL PROTECTED]
http://www.avianto.com
------------------------------------------------------------
"What you end up with, after running an operating system concept through
these many marketing coffee filters, is something not unlike plain hot
water." - By Matt Welsh 
------------------------------------------------------------


----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Netiket autoresponder: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke