> -----Original Message-----
> From: NanoTech [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Thursday, November 19, 1998 3:22 PM
>
> -------------
>         Misalnya bung Avatar mendapatkan kesulitan di suatu bidang (jangan
> linux ... ntar terlalu mudah untuk bung Avatar) dan Bung Avatar telah
> mencari
> mati-matian semua sumber yang ada (tanpa bertanya). Dan hasilnya
> NOL BESAR.
> lalu Bung Avatar bertanya pada "seorang yang mungkin lebih tahu".
> Dan orang
> tersebut menjawab secara offensif "baca dong buku bla bla bla,
> do it first"
> dan orang tersebut jawabannya tidak menyelesaikan masalah bung Avatar.
> Padahal bung Avatar telah membaca buku bla bla bla tersebut
> banyak kali dan
> berulang kali mencobanya. namun berhubung keterbatasan kemampuan kurang
> memahami "gimana cara mengatasi masalah ini".
> -------------

Nah ... ini masalah etika mungkin ... sering saya menjawab pertanyaan
di milis ini juga dengan pertanyaan lagi, contoh:
gimana sih install linux?

nggak ke fokus kan? ... sulit menjawabnya, jadinya dijawab dengan
pertanyaan lagi:
komputernya apa? Hd-nya berapa GB, udah ada OS lain? .... dst

Nah buat yang nanya ... coba kalau melempar pertanyaan usahakan lebih
detail,
kami yang akan menjawab lebih senang kalau kita tahu kondisinya jelas, jadi
jawaban bisa lebih terarah?
Kita nggak tahu orang sudah baca manual dll kalau dia nggak nyebut dulu,
nggak masalah surat itu jadi panjang, itu lebih berarti ketimbang nanya
dengan cuma satu baris

Saya cuma mengingatkan internet bukan cuma teknologi, ada etikanya sendiri
yang harus dipahami dan dilaksanakan.

Salam,

.jay.


----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Netiket autoresponder: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke