On Tue, 29 Sep 1998, Effendy Kho wrote:

> Terus gimana dengan biaya pelatihan ? Soalnya menurut saya lebih gampang
> melatih orang pake windows dari pada pake linux, installnya aja udah susah
> belum configurasi dll.

Biaya pelatihan, dan biaya maintenance paling sering menjadi "sasaran
tembak" dalam membandingkan LINUX vs MS. Tapi coba kita bandingkan

Biaya pelatihan untuk LINUX.. memang awalnya lama dan agak mahal (kalau
dihitung, cost waktu dsb), tetapi untuk jangka panjang adalah
menguntungkan, karena menyebabkan pengguna memiliki dasar pengetahuan yang
kuat, dan mudah mengadaptasi teknologi yang baru (perhatikan, rata-rata
Sys Adm atau User, tak pernah mengalami kesulitan berarti ketika harus
migrate ke sistem lain)  Saya berani sebutkan ini dengan pengalaman kita
sendiri.  setelah 3 bulan utak-atik LINUX,. di jamin rata-rata memahami
apa itu kernel, file system, shell dll.

Sedangkan biaya pelatihan untuk aplikasi MS, terasa murah kalau dipandang
dari sisi jangka pendek, tetapi ingat.. setiap sistem MS keluar yang baru,
dibutuhkan pelatihan baru.  Hal ini disebabkan pelatihan diaplikasi MS,
tidak memberikan "basic knowledge yang kuat".  

Satu lagi .. bekerja dengan aplikasi LINUX tidak berarti menggunakan
aplikasi dasar, tetapi bisa juga si penyedia aplikasi LINUX telah
menyediakan sistem yang telah dikustomisasi sesuai kebutuhan. sehingga
pengguna hanya menggunakan apa yang akan dia pakai untuk bekerja.

Jadi biaya pelatihan harus dihitung : 
                    biaya pelatihan awal + biaya pelatihan ulang

Biaya instalasi, dan maintenance harap dihitung dengan :

biaya instalasi, biaya sering down, biaya harus upgrade, dan sebagainya.

Suatu mesin LINUX (atau UNIX pada umumnya) memang "lebih sulit" sengaja
saya beri tanda kutip, karena "sulit ini sangat relativ sekali".  daripada
MS.  Tetapi sekali telah tersetup dengan baik, maka sistem akan stabil dan
jarang membutuhkan maintenance.  Sehingga secara TOTAL.. biaya maintenance
menjadi rendah.  Coba hitung dengan ... sistem yang harus sering diboot,
berapa biaya yang hilang karena :

- Tidak tersedianya sistem,
- Kerugian "kepercayaan" karena tidak tersedianya data.
- Reliability yang menurun misal karena hard disk crash, akibat Sistem 
  operasi sering mengakses hard disk.
- Data yang mungkin hilang,
- Upgrading dll.

Jadi kita harus membandingkan biaya maintenance secara lebih seksama.

Kedua point tadi "biaya pelatihan, dan biaya maintenance" lah yang
menjadikan pada saat ini banyak persh, (terutama di USA) beralih lagi dari
NT ke LINUX, atau dari Win-based ke LINUX.  Apalagi dengan dapat
dikonfigurasinya mesin LINUX sebagai XTterm, atau Network Computer.  

Memang "parameter" untuk penilaian biaya pelatihan, dan biaya maintenance,
sering "dimainkan" untuk menonjolkan salah satu product.  Sebagai seorang
yang bekerja dalam bidang akademik saya mencoba lebih "fair" dengan cara
menilai secara keseluruhan.

> Kayaknya kalo di tinjau dari sisi bisnis (waktu, solusi, sdm khusus).
> Walaupun hardware nya lebih mahal tapi waktu yang di hemat dan kemudahan
> pemakaiannya harus diperhitungkan juga.

Kemudahan pemakaian "easy to use" sering dicampur adukkan dengan "easy to
learn at the first time".  Easy to use atau lebih tepatnya usability,
harus dipertimbangkan bagaiaman mudahnya melakukan "suatu tugas".  Bukan
sekedar bagaimana mudahnya "mulai mempelajari suatu program".

Justru itu kalau kita bandingkan (waktu, solusi, sdm) maka seharusnya
apalagi untuk jangka panjang.  Malah pilihan kita ke LINUX .. karena

* Waktu 

- Sistem tidak perlu diboot, atau direinstall (installasi lebih cepat
  sistem bekerja lebih cepat, produkitifitas akan lebih tinggi)

* Solusi
  
 Lebih banyak jenis aplikasi yang tersedia dan bisa "dikustomise" di
lingkungan LINUX.. daripada di lingkungan WINDOZ..

* SDM
  
  Membentuk user yang memiliki "basic knowledge" yang lebih baik sehingga
  tidak perlu membutuhkan "trainning" setiap adanya aplikasi baru.

Khusus untuk SDM saya akan bicara masalah traninning.  Pada prinsipinya
trainning adalah proses "pemindahan system model dari designer" ke "system
model di user".  Untuk system yang memiliki consistency tinggi terhadap
pendahulunya (misal di LINUX, rata-rata system menggunakan tools yang
telah ada untuk membangung systembaru, tools make tools).  Akan
mempermudah proses trainning.

Hal inilah yang menjadikan saya berargumetnasi "bahwa pelatihan di LINUX
memang awalnya lama, tetapi untuk jangka lebih panjang, akan jauh
menguntungkan, karena terjadi konsistensi atau kesamaan antara produk
baru.

> Linux harusnya punya interface yang agak "mudah" terutama buat konfigurasi
> systemnya.
> Saya sih kalau untuk linux kayaknya lebih cocok buat "back office" dan
> windows untuk "front office" nya.

Kenapa kita selalu berdebat masalah GUI yang cocok, bukankah dengan LINUX
menjadikan kita bisa menyediakan GUI atau aplikasi dengan GUI khusus yang
sesuai dengan user (user centered design, atau bahkan kita kaitkan dengan
cultural fit dari si user).  Bukahkan ini malah terbuka di dunia LINUX,
dan telah tertutup di dunia WIndows.

Apabila kita makin mempelajari user interface, kita akan memahami bahwa,
mengapa harus ada 1 jenis GUI yang cocok buat seluruh jenis user.  Setiap
user dengan latar belakang kultur (termasuk budaya dalam pengertian
ethnic, dan lingkungan kerja) sudah barang tentu membutuhkan user
interface yang berbeda.  Sebagai contoh di Eropa dulu orang tidak memahami
maksud mail yang dilambangkan sebagai "kotak post" karena di Eropa kotak
post tidak berbentuk seperti itu.  Atau di beberapa negara warna ungu
lebih disukai sebagai background (Jepang...) karena alasan agama.

Untuk jelasnya masalah user centered ini bisa dilihat paper saya

http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made/artikel/paper_issm/

Jadi saya rasa tidak tepat kita menganggap satu GUI lebih baik, dan kita
memakai GUI "itu semena-mena" sebagai penilaian kecocokan suatu sistem.
Akan lebih tepat bila kita memahami task, user, environment, culture, dan
kita menentukan GUI.  LINUX membuka kesempatan itu.....  mengapa kita
harus menutupnya..

IMW


----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke