Kalau begitu bisa kita mulai dari milis (ini bahasa Indonesianya apa ya?:)) 
ini. Sebisa mungkin kita gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar serta 
sesuai konteks. Sesuai konteks maksudnya kalau sedang becanda mana enak pake 
bahasa EYD :))

Kalau sdh tidak nemu, baru pake bahasa asing

Yuuukk....:))
Sent from my BoldBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network

-----Original Message-----
From: "muara sianturi" <[email protected]>

Date: Wed, 28 Jan 2009 09:22:45 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [indobackpacker] Surat Cinta Kepada Kementrian Kebudayaan Malaysia


Setuju juragan..

Gak usah jauh-jauh berbicara tentang budaya dan penghargaan dan pencurian.

Menghargai bahasa Indonesia saja, orang Indonesia tidak bisa. Padahal bahasa 
Indonesia
itu warisan paling tinggi dalam kebudayaan Indonesia. Indonesia sudah memiliki 
bahasa
persatuan sejak 1928. Amerika Serikat saja baru mengakui bahasa Inggris sebagai 
bahasa
persatuan tahun 2007. Malaysia mana ada. Singapura boro-boro. Thailand, boleh 
lah.

Coba perhatikan kalimat2 di surat2 di milis ini, jarang yang bisa (atau mau) 
menggunakan bahasa Indonesia
secara konsisten dan sesuai aturan baku. Selalu saja dicampur dengan kosa kata 
bahasa Inggris 
padahal  padanan kata dalam bahasa Indonesianya sudah ada. Entah malas mencari 
atau malas berpikir.

Jadi tidak perlu menghujat orang lain. Anggap saja, masih untung ada bangsa 
lain yang mau 
melestarikan budaya kita.

salam,
muara rs


  ----- Original Message ----- 
  From: Hendrik Rupang 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, January 28, 2009 7:24 AM
  Subject: RE: [indobackpacker] Surat Cinta Kepada Kementrian Kebudayaan 
Malaysia


  Setuju boss...

  Saya setuju sekali pendapat Bung Benny. 
  Kebanyakan kita cuman pinter ngomel tanpa bertindak.
  Pada awalnya saya geram juga melihat beberapa kebudayaan kita
  "dimanfaatkat" oleh Malaysia.
  Setelah ke sana, ternyata bukan hanya kebudayaan kita saja yang di
  "manfaatkan" oleh mereka, beberapa kebudayaan Negara lain juga ternyata
  di"manfaatkan" oleh mereka. Seperti Thailand, India, dll

  Saya langsung berfikir, apakah mereka benar-benar mencuri kebudayaan?
  Bagaimana jika itu adalah hasil karya para Pekerja Seni Indonesia atau
  Negara lainnya yang di karyakan dengan lebih baik oleh pemerintah di sana?
  Secara pemerintah kita tidak terlalu respek dengan para pekerja seni.

  Apakah para pekerja seni Indonesia di sana bisa dianggap sebagai orang yang
  Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
  Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 
  . 
   

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Indonesian Backpacker Community
visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
http://www.backpacker-indonesia.info/


Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja

Milis Indobackpacker tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus 
dan menghemat bandwidth.

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

- Satu email perhari: [email protected]
- No-email/web only: [email protected]
- menerima email: [email protected]
- berhenti dari milist kirim email kosong : 
[email protected]
- Begabung kembali ke milist kirim email kosong : 
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke