Temans, Saya masih belum punya jawaban yang pasti mengapa produser Rumah Produksi yang jualan program dokumenter ke tivi berlangganan tidak terlalu antusias memproduksi tema-tema dari Indonesia. Ato si channel tivi berlangganan yang tidak antusias untuk membeli sehingga tidak ada yang mau memproduksi.
Kalo karena perijinan, saya pernah konfirmasi dengan rekan yang bekerja sebagai Liaison Officer untuk media asing yang akan membuat acara dokumenter, sekarang sudah bukan masalah. Mungkin ada rekan yang tahu proses bisnis di tv channel berlangganan seperti apa ya? Ketika memutuskan untuk memilih suatu negara sebagai materi untuk ditayangkan, apakah berdasarkan survey minat pelanggan, daya beli pelanggan di negara tsb, jumlah pelanggan, ato apa ya? Btw, kalaupun nanti ada acara dokumenter, hostnya semoga Nirina Zubir... :P tabik, Puguh --- In [email protected], Asanti Astari <santi...@...> wrote: > > > Saya sering nonton Discovery Travel & Living, atau NatGeo Adventure, dan saya > perhatikan di tivi-tivi itu suka ada acara pariwisata yg membahas suatu > negara spesifik, misalnya Fun Taiwan (khusus membahas Taiwan dgn presenter dr > Taiwan sendiri), America the Wright Way (ttg Amerika oleh presenter Ian > Wright), tentang China, atau India (presenternya jg orang India yg mendunia). > Kenapa kita ngga bikin juga ttg Indonesia? Saya yakin banyak anak muda > Indonesia jaman sekarang yg super kreatif dan mampu buat tayangan berkelas > internasional. Presenternya? wuihh, kalau Nicolas Saputra aja qualified buat > jadi VJ [VH1] yg lain juga pasti banyak. > > > Hehe.. ini cuman ide lho, terus terang saya sndiri ngga punya kapasitas utk > bikin acara kaya gitu krn kerjaan saya sama sekali gak berhubungan sama > Production House, Advertising atau media apapun. Mungkin ada temen2 disini yg > punya kapasitas tsb & Network utk itu? Saya cuman gemes aja tiap kali nonton > acara-acara itu, berpikir bahwa Indonesia pun layak dan pasti bisa juga > dibuat begitu. Efeknya pasti bagus bgt buat pariwisata Indonesia, juga > positioning pada dunia mengenai kekayaan budaya kita. > > Kalau pariwisata Taiwan aja bisa dibikin 1 season, Indonesia pasti bisa jadi > 2.. bahkan 4 season saking luasnya dan banyaknya yg musti diangkat ...hehehe. > > > Just a thought lhoo :)... Cheerso! > Santi > > > > > > ________________________________
