Assalamu'alaikum wr.wb
Salam kenal buat indofirstaider
Sebenarnya sdh lama sy gbg dg milist ini tp br sempet lg sekarang ini. O ya
sekedar pemberitahuan bhw ada simposium : "Surgical Critical Care in
conjunction with annual meeting of Emergency and critical care
medicine"
pd tgl 8 - 10 Agustus 2005 di Hotel Horison Bandung
Biaya :
1. Symposium dokter : Rp.850.000
resident: Rp. 600.000
2. Workshop Dokter Resident
- vebtilator 400.000 300.000
- hemodinamic 400.000 300.000
monitoring
- ECG 400.000 300.000
- EBM (Evidence Base Medicine)
400.000 300.000
Pendaftaran :
1. UGD RSHS telp. : 022-2033925
2. 021-5705800 ext.201
Salam sejawat,
Nanang Sugiarto
--- kemalaz yapas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam Mas!
>
> Saya dinas Di BATAN Serpong!
>
> Sebenarnya untuk saya pribadi gak begitu jadi
> problema
> biaya mahal untuk suatu pelatihan atau seminar
> karena
> kalau saya anggap itu bagus dan bermanfaat untuk
> tugas
> saya dikantor yang menangani kira 1500 karyawan,
> saya
> bisa minta kantor untuk membiayai dan selama ini
> bisa
> berjalan dengan baik Dikantor saya juga punya
> komputer sendiri yang selalu tersambung dengan
> internet . Saya bisa on line sepanjang waktu dan
> surfing ilmu pengetahuan dan juga bisa diskusi
> dengan
> teman2 lain seperti kita saat ini atau teman2 dari
> indofirstaid yang lain seperti mas Agung yang gak
> bosan2 menjawab pertanyaan saya.
> Saya cuma memikirkan rekan-rekan kita yang lain mas.
> Yang nggak seberuntung kita dan itu masih banyak.
>
> Salam kenal sekali lagi ya mas Kita bisa diskusi
> lagi
> kapan2 kan? Mas Fabian tentu juga bersedia membagi
> ilmu dengan saya kalau suatu saat saya butuh bantuan
> kan?
>
> salam sejawat
>
> kemala
>
> --- Fabian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Dear Mbak Kemala,
> >
> > Mohon maaf saya menyebut Mas dalam e-mail
> > sebelumnya.
> > Kalau boleh tahu, Mbak ini PN dimana yaa.....?
> > Kebetulan saya bekerja di suatu perusahaan.
> > Pengalaman saya menunjukkan bahwa saya tidak perlu
> > menjadi ahli bedah syaraf atau ahli penyakit dalam
> > untuk dapat memberikan kontribusi saya bagi
> > perusahaan. Saya mengembangkan diri dengan banyak
> > membaca dan browsing internet untuk mendapat
> > informasi baru. Namun saya merasa ketertarikan
> luar
> > biasa terhadap occupational health dan saya
> > mendalaminya melalui sharing kepada sesama dokter
> > yang bekerja di perusahaan lain dan sesekali ikut
> > pertemuan para dokter. Saya juga mengikuti kursus
> > kompetensi dan mendapat manfaat yang sangat
> bernilai
> > dalam pekerjaan dan pengetahuan saya terhadap
> > pekerjaan saya saat ini. Sebelumnya saya adalah
> > praktisi yang sangat menyenangi emergency medicine
> > dan advance care. Kesenangan itu masih bisa
> berjalan
> > beriringan dengan tugas dan tanggungjawab saya
> > sekarang........enak kan....? Saya juga bisa
> menjadi
> > trainner dan membagi ilmu buat kolega.
> > Jadi Mbak Kemala, jangan putus arang........ Look
> at
> > the bright side......Make one main goal and
> > breakdown into several options and decide the
> > priority.......
> > Dokter kan juga manusia.....dan dokter sekarang
> kan
> > gak "sugih" semua, makanya uang yang saya tabung
> > saya gunakan untuk suatu pelatihan atau training
> > yang betul-betul saya perlukan dan bermanfaat
> untuk
> > pekerjaan saya. Sukur-sukur dibayarin perusahaan
> > atau dapet sponsor.
> > Kalau ada kasus bedah saraf atau ortopedik,
> > yaaa.....kita konsulkan kepada yang ahlinya saja,
> > dan kita cukup menguasai deteksi dan penanganan
> awal
> > serta mampu mentransfer ke fasilitas kesehatan
> yang
> > lebih baik.
> >
> > Salam,
> > Fabian
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of
> > kemalaz yapas
> > Sent: Thursday, July 28, 2005 12:07 PM
> > To: [email protected]
> > Subject: RE: [indofirstaid.com]: minta info PKB
> IPD
> > (Sekedar Keluhan )
> >
> >
> > Hallo mas Fabian!
> > Tapi maaf ya mas saya bukan mas tapi "mbak".
> > Mungkin benar pendapat anda kalau membayar kita
> akan
> > lebih serius mengikuti seminar , dan dapat ilmu
> dari
> > seminar , tapi kalau terlalu mahal bukannkh kita
> > jadi gak jadi mengikuti seminar ? Jadinya malah
> gak
> > dapat ilmu sama sekali. Kita semua tahu bahwa
> dokter
> > umum yang pintar akan sangat memnabtu para dokter
> > spesialis karena kalau mereka merujuk pasien ,
> > mereka telah mempersiapkannya dengan benar.
> Bukankah
> > seharusnya para spesialis membantu para dokter
> umum
> > agar jadi pintar dengan membagi pengetahuan mereka
> > supaya dokter umum bisa banayk membantu (saling
> > bekerja sama?) Coba anda lihat seminar sehari
> bedah
> > syaraf yang akan datang , yang banyak ditujukan
> > untuk dokter umum , biayanya 250.000 rp.
> >
> > salam
> >
> > kemala
> >
> > Fabian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Dear Mas Kemala,
> >
> > Sekedar pendapat.....
> > Dokter umum merupakan dokter yang seharusnya serba
> > tahu walaupun tidak mendalami hanya di satu
> bidang.
> > Spesialis atau dokter ahli adalah konsultan yang
> di
> > Indonesia adalah dokter umum yang mengambil
> keahlian
> > khusus dan mendapatkan pengakuan dari institusi
> > pendidikan lanjutan. Seharusnya dokter konsultan
> > hanya dimintakan pendapat dan rencana
> > penatalaksanaan penderita untuk selanjutnya
> > mengembalikan penderita ke dalam pengawasan dokter
> > umum.
> > Kemajuan pengetahuan selain didapat dari sekolah
> > formal dapat melalui seminar maupun pelatihan.
> Namun
> > pada saat seminar seringkali juga peserta hanya
> > datang dan mendengarkan tanpa melakukan interaksi.
> > Umumnya karena tidak memiliki bahan catatan, hasil
> > penelitian untuk di argumentasikan, pengalaman
> > dilapangan untuk di share, maupun keberanian untuk
> > mengacungkan tangan dan bicara dihadapan sejawat
> > yang kita tidak tahu apakah memiliki level
> > pengetahuan yang seimbang. Apakah ini menjadi
> > efektif walaupun sudah keluar uang untuk bisa
> hadir?
> > Lain cerita bila seminar atau pelatihan itu
> gratis,
> > kan gak ada beban untuk mengetahui dan membawa
> > pulang hasil seminar atau diskusi untuk bahan
> follow
> > up. Lebih asik berburu cendera mata dari pabrikan
> > obat sponsor.....
> > Saat ini pendidikan untuk dokter mengarah kepada
> > pendidikan andragogi (bisa juga campuran) dimana
> > bahan yang akan dipelajari dipertukarkan kepada
> > sejawat sehingga informasi menjadi berkembang
> tanpa
> > kita menjadi malu untuk bicara. Lembaga pendidikan
> > dan pelatihan tertentu dapat memfasilitasi
> kebutuhan
> > ini dan jumlah peserta juga tidak banyak (supaya
> > bener-bener efektif). Nampaknya dimasa mendatang,
> > kemampuan seseorang akan dihargai atau akan
> memiliki
> > nilai berdasarkan kompetensinya dan bukan atas
> dasar
> > sertifikatnya semata-mata. Sertifikat atau ijazah
> > belum tentu dapat menunjukkan kompetensi
> seseorang.
> > Maka ada baiknya menabung dan pandai-pandai
> memilih
> > pelatihan dan atau kursus yang mendapatkan
> > kompetensi dibandingkan sertifikat kepesertaan
> > semata. Kompetensi ini akan menjadi memiliki harga
> > yang sesuai dengan uang yang kita keluarkan. Namun
> > pada saat menjalaninya tentu saja harus proaktif
> > karena yang menentukan kemajuan diri kita adalah
> > kita sendiri. Bukan begitu.......?
> >
> > Salam,
> > Fabian
> >
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of
>
=== message truncated ===
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12kbk2aj2/M=362339.6886522.7841160.1589681/D=grphealth/S=1705189881:TM/Y=YAHOO/EXP=1122727118/A=2894631/R=0/SIG=10pkrq6ru/*http://www.drugfree.org">Need
Help? Get Help!
Tools and Strategies for Healthy Drug-Free Living</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
25 Juni 2005: 2 Tahun IndoFirstAid.com
=======================================
Donatur IndoFirstAid melalui
Bank BNI cab UGM Yogya 0038436942 A/n. Yudhistira O.
Kirimkan pesan melalui [email protected]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/